Pada tanggal 28 Maret 2025, sebuah bangunan yang masih dalam pembangunan yang ditujukan untuk kantor pusat Badan Pemeriksa Keuangan runtuh di Bangkok, Thailand, setelah gempa bumi besar yang berasal dari Myanmar. Gempa ini mengakibatkan sedikitnya 92 pekerja tewas dan 9 luka-luka, sementara 4 orang masih belum diketahui keberadaannya hingga saat ini. Bangunan ini sudah mencapai puncaknya dan 30% selesai dan, pada saat runtuh, sedang menjalani pemasangan pipa dan dinding kaca. Pencakar langit itu adalah satu-satunya bangunan yang terkena dampak gempa bumi di Thailand, dan keruntuhannya merupakan salah satu contoh kegagalan struktural paling mematikan dalam sejarah Thailand.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Bagian dari gempa bumi Myanmar 2025 | |
| |
| Tanggal | 28 Maret 2025 (2025-03-28) |
|---|---|
| Lokasi | Jalan Kamphaeng Phet, Bangkok |
| Koordinat | 13°48′8″N 100°32′50″E / 13.80222°N 100.54722°E / 13.80222; 100.54722[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Keruntuhan_gedung_pencakar_langit_Bangkok_2025¶ms=13_48_8_N_100_32_50_E_type:event <span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">13°48′8″N</span> <span class=\"longitude\">100°32′50″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\"> / </span><span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">13.80222°N 100.54722°E</span><span style=\"display:none\"> / <span class=\"geo\">13.80222; 100.54722</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwBA\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt6\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwBQ\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwBg\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Keruntuhan_gedung_pencakar_langit_Bangkok_2025&params=13_48_8_N_100_32_50_E_type:event\" class=\"external text\" id=\"mwBw\"><span class=\"geo-default\" id=\"mwCA\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwCQ\"><span class=\"latitude\" id=\"mwCg\">13°48′8″N</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwCw\">100°32′50″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwDA\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDQ\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDg\"></span></span><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwDw\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwEA\">13.80222°N 100.54722°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwEQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEg\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwEw\">13.80222; 100.54722</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwFA\"/></span>"}' id="mwFQ"/> |
| Jenis | Kegagalan struktur |
| Penyebab | Gempa bumi Myanmar 2025 |
| Tewas | 92[1] |
| Cedera | 9[2] |
| Hilang | 4 |
Pada tanggal 28 Maret 2025, sebuah bangunan yang masih dalam pembangunan yang ditujukan untuk kantor pusat Badan Pemeriksa Keuangan[3] runtuh di Bangkok, Thailand, setelah gempa bumi besar yang berasal dari Myanmar.[4][5][6] Gempa ini mengakibatkan sedikitnya 92 pekerja tewas dan 9 luka-luka, sementara 4 orang masih belum diketahui keberadaannya hingga saat ini.[7][8][9] Bangunan ini sudah mencapai puncaknya dan 30% selesai dan, pada saat runtuh, sedang menjalani pemasangan pipa dan dinding kaca.[10] Pencakar langit itu adalah satu-satunya bangunan yang terkena dampak gempa bumi di Thailand, dan keruntuhannya merupakan salah satu contoh kegagalan struktural paling mematikan dalam sejarah Thailand.
Pencakar langit tersebut, yang terletak di Jalan Kamphaeng Phet, di sebelah Terminal Pusat Krung Thep Aphiwat dan dekat Pasar Akhir Pekan Chatuchak di Bangkok,[11] memiliki tinggi 33 lantai, dengan ketinggian 137 m or 449 ft, sebelum runtuh.[12] Pembangunan telah dimulai pada tahun 2020 dan bangunan tersebut mencapai puncaknya pada bulan April 2024 menurut China Railway No.10 Engineering Group.[13] Kontraktornya adalah Italian-Thai Development di bawah pengawasan China Railway Engineering Corporation.[14] Pada saat gempa bumi, fasad kaca dan pemasangan dalam sedang ditambahkan. Anggaran pembangunan adalah 2,13 miliar baht (USD 63 juta).[14]
Pada tanggal 28 Maret 2025 pukul 12:50:52 MMT (06:20:52 UTC), a Mw 7.7 gempa bumi berkekuatan Mw 7,7 mengguncang Region Sagaing di Myanmar, dengan episentrum dekat Mandalay, kota terbesar kedua di negara tersebut. Gempa di patahan mencapai intensitas MMI tertinggi sebesar X (Ekstrem).[15] Meskipun Bangkok terletak lebih dari 1.000 kilometer dari episentrum, guncangan hebat terasa di kota tersebut karena sifat supershear dari patahan seismik dan tanah lunak Bangkok yang memperkuat energi yang dilepaskan oleh gempa bumi, yang menyebabkan keruntuhan.[16]
Menteri Pertahanan Thailand Phumtham Wechayachai awalnya menyatakan bahwa "sedikitnya tiga orang tewas dalam keruntuhan bangunan dan 90 orang hilang".[12] Upaya pencarian dan penyelamatan di tempat kejadian sedang berlangsung.[17] Beberapa jenazah telah ditemukan. Sebanyak lebih dari 100 orang lainnya, sebagian besar buruh, diyakini terjebak di bawah reruntuhan,[18] dan jumlah tersebut berkurang menjadi 79 orang keesokan harinya.[19] Per tanggal 18 April, 47 orang dipastikan tewas dan 9 orang dibawa ke rumah sakit terdekat, sementara 47 orang lainnya yang terjebak di bawah reruntuhan dilaporkan masih hidup.[3][20] Petugas penyelamat membawa pengeruk untuk mulai menyisir tempat kejadian untuk mencari korban selamat. Pengeruk mengeruk tanah yang menumpuk dan sebuah derek dikerahkan untuk memindahkan puing-puing.[20] Beberapa korban keruntuhan diyakini sebagai pekerja dari Myanmar.[21]
Setelah gempa bumi, Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra mengunjungi tempat kejadian keruntuhan pada malam hari tanggal 28 Maret[22] dan memerintahkan pembentukan panitia ahli untuk menyelidiki keruntuhan tersebut dalam waktu seminggu.[23] Pada tanggal 2 April, dia mengunjungi tempat kejadian tersebut lagi dan bertemu dengan keluarga korban keruntuhan.[24] Pada tanggal 4 April, Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, meminta maaf atas keterlambatan upaya penyelamatan.[25]
Amerika Serikat mengerahkan personel untuk membantu upaya penyelamatan di lokasi tersebut.[26] Kedutaan Besar Israel juga mengirimkan perangkat pemindai yang digunakan untuk mencari korban selamat.[27]
Kewenangan setempat mulai melakukan penyelidikan terhadap "mutu pembangunan, bahan yang digunakan, dan hal aturan bangunan untuk ketahanan gempa apakah telah diikuti dengan baik."[28] Pada tanggal 30 Maret, Menteri Perindustrian Akanat Promphan mengatakan dalam pertemuan pers di tempat kejadian bahwa "anomali" telah ditemukan pada baja dan sampel yang diambil.[29] Pada tanggal 31 Maret, seorang pria ditangkap karena secara keliru mengklaim bahwa istrinya terjebak di dalam gedung.[30]
Di Republik Rakyat Tiongkok, pembahasan daring mengenai runtuhnya gedung disensor dengan cara yang sama seperti komentar mengenai proyek ampas tahu.[31][32]
Kementerian Perindustrian Thailand kemudian mengatakan bahwa salah satu batang baja yang digunakan di gedung Kantor Badan Pemeriksaan Keuangan yang runtuh itu di bawah standar dan berasal dari perusahaan Tiongkok di Thailand.[33] Perusahaan yang menyediakannya telah diperintahkan untuk tutup sejak Desember 2024.[34]