Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKerja paksa di bawah pemerintahan Jerman selama Perang Dunia II
Artikel Wikipedia

Kerja paksa di bawah pemerintahan Jerman selama Perang Dunia II

Penggunaan Kerja paksa dan Perbudakan di seluruh Eropa yang diduduki Jerman selama Perang Dunia II oleh Nazi Jerman berlangsung dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini adalah bagian penting dari eksploitasi ekonomi Jerman terhadap wilayah yang ditaklukkannya dan juga berkontribusi terhadap pemusnahan massal populasi di Eropa yang diduduki Jerman. Diperkirakan sekitar 12 juta orang dari hampir dua puluh negara Eropa telah diculik oleh Nazi Jerman, sekitar dua pertiganya berasal dari Eropa Tengah dan Eropa Timur.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kerja paksa di bawah pemerintahan Jerman selama Perang Dunia II
Penggunaan kerja paksa oleh Jerman Nazi
łapanka
Roundup jalanan (dalam bahasa Polandia disebut łapanka [waˈpanka]), mengambil atau menculik warga sipil secara acak di jalanan yang akan dideportasi ke Jerman untuk kerja paksa; Distrik Żoliborz, Warsawa, Polandia tahun 1941.
Kerja paksa orang asing
Numbers
sekitar 10 juta (tahun 1944)[1]
 termasuk:
     6.5 juta warga sipil
     2.2 juta tawanan perang
     1.3 juta tahanan kamp
Diculik
12 juta[1]
Tempat asal
Soviet (33.6%), Polandia (21.7%), Prancis (17.1%), Belgia, Belanda, Cekoslowakia, Yugoslavia, Italia, Bulgaria, Hungaria, Denmark, Yunani, Spanyol, Rumania dan lainnya[1]

Penggunaan Kerja paksa dan Perbudakan di seluruh Eropa yang diduduki Jerman selama Perang Dunia II oleh Nazi Jerman berlangsung dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.[2] Hal ini adalah bagian penting dari eksploitasi ekonomi Jerman terhadap wilayah yang ditaklukkannya dan juga berkontribusi terhadap pemusnahan massal populasi di Eropa yang diduduki Jerman. Diperkirakan sekitar 12 juta orang dari hampir dua puluh negara Eropa telah diculik oleh Nazi Jerman, sekitar dua pertiganya berasal dari Eropa Tengah dan Eropa Timur.[1]

Banyak pekerja yang meninggal akibat kondisi kehidupan mereka - penganiayaan yang ekstrem dan gizi buruk adalah penyebab utama kematian. Banyak lagi yang menjadi korban sipil yang terkena bom di tempat kerja paksa mereka selama perang berlangsung.[3] Di masa puncaknya, pekerja paksa mencari 20% dari total angkatan kerja Jerman, yaitu sekitar 15 juta pria dan wanita.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 4 John C. Beyer; Stephen A. Schneider. Forced Labour under Third Reich. Nathan Associates. Part1 Diarsipkan 2015-08-24 di Wayback Machine. and Part 2 Diarsipkan 2017-04-03 di Wayback Machine..
  2. ↑ Ulrich Herbert, Hitler's Foreign Workers: Enforced Foreign Labour in Germany under the Third Reich (1997)
  3. ↑ Czesław Łuczak (1979). Polityka ludnościowa i ekonomiczna hitlerowskich Niemiec w okupowanej Polsce [Civilian and economic policy of Nazi Germany in occupied Poland]. Poznań: Wydawnictwo Poznańskie. hlm. 136–. ISBN 832100010X. Diakses tanggal 11 October 2013. Also in: Eksploatacja ekonomiczna ziem polskich (Economic exploitation of Poland's territory) by Dr. Andrzej Chmielarz, Polish Resistance in WW2, Eseje-Artykuły.
  4. ↑ Panikos Panayi, "Exploitation, Criminality, Resistance. The Everyday Life of Foreign Workers and Prisoners of War in the German Town of Osnabrück, 1939–49," Journal of Contemporary History Vol. 40, No. 3 (Jul., 2005), pp. 483–502 in JSTOR
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Kerja paksa

melakukan pekerjaan di bawah ancaman sanksi atau hukuman

Perang Dunia II

konflik global tahun 1939-1945

Perang Dunia I

konflik global yang berawal di Eropa tahun 1914-1918

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026