Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKerajaan Badau
Artikel Wikipedia

Kerajaan Badau

Kerajaan Badau adalah sebuah kerajaan yang pernah didirikan di Pulau Belitung pada abad ke-16 Masehi. Raja pertamanya bernama Datuk Mayang Gresik dengan pusat pemerintahan terletak di Pelulusan. Peninggalan Kerajaan Badau menjadi koleksi bagi Museum Badau.

Wikipedia article
Diperbarui 21 Juli 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kerajaan Badau adalah sebuah kerajaan yang pernah didirikan di Pulau Belitung pada abad ke-16 Masehi. Raja pertamanya bernama Datuk Mayang Gresik dengan pusat pemerintahan terletak di Pelulusan. Peninggalan Kerajaan Badau menjadi koleksi bagi Museum Badau.

Pendirian

Kerajaan Badau didirikan pada abad ke-16 Masehi.[1] Raja pertama dari Kerajaan Badau bernama Datuk Mayang Gresik.[2] Asal Datuk Mayang Gresik dari Pulau Jawa.[3] Ia datang ke Pulau Belitung sekitar tahun 1520 M.[1]

Wilayah kekuasaan

Wilayah Kerajaan Badau terletak di Pulau Belitung.[4] Pusat pemerintahan Kerajaan Badau adalah daerah Pelulusan.[5] Wilayah kekuasaan utama dari Kerajaan Badau meliputi Badau, Ibul, Bange, Bentaian, dan Simpang Tiga. Kekuasaan Kerajaan Badau juga mencakup wilayah Buding, Manggar, dan Gantung.[5]

Peninggalan

Kerajaan Badau memiliki peninggalan berupa benda sejarah dan budaya. Benda-benda peninggalan Kerajaan Badau menjadi koleksi di Museum Badau. Beberapa di antaranya ialah bilah keris, pedang, gong, kelinang, dan galu rasul. Terdapat pula peninggalan berupa tombak yang disebut tombak berambu sebanyak 2 item.[3]

Referensi

  1. 1 2 Arsip Nasional Republik Indonesia (2017). Citra Kabupaten Belitung Timur dalam Arsip. Jakarta: Arsip Nasional Republik Indonesia. hlm. 5. ISBN 978-602-6503-05-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Siburian, R., dan Haba, J., ed. (2016). Konservasi Mangrove dan Kesejahteraan Masyarakat. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia. hlm. 28. ISBN 978-979-461-993-3. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: editors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 Zukhri, N., Haryadi, D., dan Cholilah, J. (2015). Ibrahim (ed.). Brandingisasi Model Pengembangan Pariwisata Berbasis Momentum Laskar Pelangi di Pulau Belitung (PDF). Yogyakarta: Istana Media. hlm. 28. ISBN 978-602-310-007-1. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Soemohadiwidjojo, A. T. (2017). Rhien (ed.). Travel Writing is Fun. CV Rasi Terbit. hlm. 135. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. 1 2 Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid I (PDF). Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 144. ISBN 978-979-8250-66-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pendirian
  2. Wilayah kekuasaan
  3. Peninggalan
  4. Referensi

Artikel Terkait

Museum Badau

museum di Indonesia

KRI Badau (841)

milik TNI AL, KRI Badau merupakan kapal perang milik Angkatan Bersenjata Kerajaan Brunei, lebih spesifiknya Angkatan Laut Kerajaan Brunei, yang dinamai

Kerajaan Balok

dan putri dari Datuk Mayang Gresik yang merupakan Raja Kerajaan Badau. Pada akhir abad ke-17 M, Kerajaan Balok memperoleh perlindungan dari Kesultanan Palembang

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026