Kepudang sungu kelek coklat adalah salah satu jenis burung dalam keluarga Campephagidae yang berhabitat di dataran rendah dan hutan hujan area pegunungan bawah hingga ketinggian 1.100 mdpl. Burung ini memiliki nama lokal, yaitu Ormasyee (Berbai).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Kepudang sungu kelek coklat
| |
|---|---|
| Coracina boyeri | |
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 22706516 |
| Taksonomi | |
| Kelas | Aves |
| Ordo | Passeriformes |
| Famili | Campephagidae |
| Genus | Coracina |
| Spesies | Coracina boyeri G. R. Gray, 1846 |
| Distribusi | |
| Endemik | Pulau Papua |
Kepudang sungu kelek coklat (Coracina boyeri) adalah salah satu jenis burung dalam keluarga Campephagidae yang berhabitat di dataran rendah dan hutan hujan area pegunungan bawah hingga ketinggian 1.100 mdpl. Burung ini memiliki nama lokal, yaitu Ormasyee (Berbai).[1][2]
Kepudang sungu kelek coklat berukuran 22 cm. Secara umum, jenis ini berukuran lebih kecil dibanding kepudang sungu besar dengan tubuh berwarna abu-abu kebiruan, mahkota abu-abu pucat, serta memiliki kekang dan dagu berwarna hitam. Suaranya berupa nada panjang, menusuk, dan sengau “kiiieeeuuu!”, yang dapat meninggi maupun menurun.[1]