Keprak, bel keprak, atau klotekan adalah sebuah alat yang terbuat dari kayu yang menghasilkan suara keras khas kayu ketika dipukulkan. Alat ini berfungsi menggantikan lonceng dan gong yang dianggap lebih meriah ketika Kamis Putih sehingga terbangun suasana yang lebih khidmat untuk mengingat penderitaan dan pengorbanan Yesus.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Keprak, bel keprak, atau klotekan[1][2][3] (juga disebut crotalus dan matraca) adalah sebuah alat yang terbuat dari kayu yang menghasilkan suara keras khas kayu ketika dipukulkan. Alat ini berfungsi menggantikan lonceng dan gong yang dianggap lebih meriah ketika Kamis Putih sehingga terbangun suasana yang lebih khidmat untuk mengingat penderitaan dan pengorbanan Yesus.[4]