Kensuke Takahashi adalah mantan pemain futsal asal Jepang. Sebagai pemain, ia pernah bergabung ke dalam skuat tim nasional futsal Jepang pada era 2010-an. Hingga awal 2026, ia adalah pelatih tim nasional futsal Jepang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Informasi pribadi | |||
|---|---|---|---|
| Nama lengkap | Kensuke Takahashi | ||
| Tanggal lahir | 8 Mei 1982 | ||
| Tempat lahir | Asahikawa, Hokkaido, Jepang | ||
| Tinggi | 173 m (567 ft 7 in) | ||
| Posisi bermain | Pemain sayap | ||
| Karier junior | |||
| 1998–2001 | SMA Asahikawa Jitsugyo (sepak bola) | ||
| 2001–2003 | Universitas Juntendo (sepak bola) | ||
| 2003–2004 | Universitas Juntendo | ||
| Karier senior* | |||
| Tahun | Tim | Tampil | (Gol) |
| 2003–2004 | Divertido S.S.P | ||
| 2004–2008 | Bardral Urayasu | ||
| 2008–2010 | Caja Segovia FS | ||
| 2010–2011 | UD Guadalajara FS | ||
| 2011–2016 | Bardral Urayasu | ||
| Tim nasional | |||
| 2004–2012 | Jepang | ||
| Kepelatihan | |||
| 2017–2018 | Bardral Urayasu | ||
| 2018–2021 | Indonesia | ||
| 2019–2021 | Indonesia U-20 | ||
| 2019–2021 | Indonesia wanita | ||
| 2021–2024 | Jepang U-20 | ||
| 2021–2024 | Jepang (asisten) | ||
| 2024– | Jepang | ||
| * Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik | |||
Kensuke Takahashi (高橋 健介code: ja is deprecated , Takahashi Kensuke, lahir 8 Mei 1982 ) adalah mantan pemain futsal asal Jepang. Sebagai pemain, ia pernah bergabung ke dalam skuat tim nasional futsal Jepang pada era 2010-an.[1] Hingga awal 2026, ia adalah pelatih tim nasional futsal Jepang.
Lahir pada tahun 1982 di Asahikawa, Hokkaido, Jepang, Takahashi lulus dari Sekolah Menengah Pertama Midorigaoka Kota Asahikawa dan Sekolah Menengah Kejuruan Bisnis Asahikawa Hokkaido. Ia bermain sepak bola di tingkat sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Ketika ia masuk Universitas Juntendo pada tahun 2001, ia beralih fokus dari bermain sepak bola ke futsal di tahun ketiga kuliahnya.
Pada tahun 2004, ia bergabung ke klub PREDATOR (kini bernama Bardral Urayasu). Pada tahun 2007, F.League, liga futsal profesional Jepang, digelar untuk pertama kalinya. Ia mencetak tujuh gol sepanjang musim 2007–08 bagi klubnya.[2] Pada Juli 2008, ia bergabung dengan Caja Segovia FS di Liga Divisi Utama Futsal Spanyol. Ia menandatangani kontrak profesional dengan nomor 10. Pada musim 2009–10, ia menjadi pemain utama Kaha Segovia FS. Pada tahun 2010, ia bergabung dengan UD Guadalajara FS di Divisi Utama Spanyol. Pada Mei 2011, ia kembali bergabung ke klub lamanya Bardral Urayasu. Ia masuk ke dalam 5 pemain terbaik di musim F.League 2011–12.[2] Ia memutuskan pensiun sebagai pemain pada akhir musim 2015–16.[2]
Pada Mei 2004, ia berpartisipasi dalam Kejuaraan Futsal AFC 2004. Pada November 2004, ia berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia Futsal FIFA 2004. Dalam kedua kompetisi tersebut, ia adalah pemain termuda di tim nasional futsal Jepang. Pada Mei 2005, ia berpartisipasi dalam Kejuaraan Futsal AFC 2005.
Ia tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia Futsal FIFA 2008 karena cedera lutut kanannya. Pada tahun 2012, ia berpartisipasi dalam turnamen terakhirnya untuk tim nasional, Piala Dunia Futsal FIFA 2012..
Pada 2016, Takahashi ditunjuk sebagai direktur teknik Bardral Urayasu[3] sebelum menjadi pelatih kepala setahun kemudian.[3]
Pada April 2018, ia ditunjuk oleh Federasi Futsal Indonesia sebagai pelatih tim nasional futsal Indonesia.[4] Ia bertanggung jawab atas tim futsal nasional senior, baik pria maupun wanita, serta timnas futsal U-20. Ia berhasil membawa tim putri ke babak perempat final Kejuaraan Futsal Wanita AFC 2018, menjadikannya yang pertama sepanjang sejarah tim ini berpartisipasi.[5] Pada Kejuaraan Futsal AFF 2018. ia berhasil mengantarkan timnas futsal senior meraih tempat ketiga kejuaraan.[6] Dalam karier kepelatihan timnas U-20, ia berhasil menempatkan tim ini di peringkat keempat pada Kejuaraan Futsal U-20 AFC 2019.[7] Di tahun yang sama, ia berhasil membawa timnya ke final Kejuaraan Futsal AFF 2019, sebelum kalah atas Tailan di partai puncak.[8]
Kontrak Takahashi berakhir pada pertengahan 2021. Ia tidak mau memperpanjang kontraknya sebagai pelatih timnas Indonesia dengan alasan keluarga.[9][10]
Usai mundur dari kepelatihan timnas Indonesia, pada 2021 Asosiasi Sepak Bola Jepang menunjuknya sebagai pelatih tim nasional futsal U-20 Jepang sekaligus tim nasional futsal Jepang.[11][12][13]
Pada Juli 2024, ia diangkat oleh JFA sebagai kepala pelatih baru tim nasional futsal Jepang.[14] Ia menggantikan Kenichiro Kogure yang mengundurkan diri dari posisi tersebut pada hari yang sama.[15]