Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kena mata

Kena Mata atau 'ain adalah sebuah keyakinan bahwa seseorang dapat membahayakan mencelakakan atau menyihir orang lain dengan cara hanya sekadar melihat korbannya. Biasanya disebabkan oleh rasa iri yang menjadi dengki.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kena mata
Globe icon.
Konten dan perspektif penulisan artikel ini tidak menggambarkan wawasan global pada subjeknya. Silakan bantu mengembangkan atau bicarakan artikel ini di halaman pembicaraannya, atau buat artikel baru, bila perlu. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Kena mata

Kena Mata atau 'ain adalah sebuah keyakinan bahwa seseorang dapat membahayakan mencelakakan atau menyihir orang lain dengan cara hanya sekadar melihat korbannya. Biasanya disebabkan oleh rasa iri yang menjadi dengki.[1]

Kena mata dalam pandangan Islam

Dalam terminologi Islam, kena mata disebut penyakit 'ain yang berkaitan dengan pengaruh dari pandangan mata yang disertai sifat dengki atau iri kadang terjadi pula pada rasa takjub atau cinta terhadap yang dipandang. Hal ini dapat muncul dari orang yang jahat ataupun orang yang baik, baik pelaku melakukannya dengan sengaja ataupun tidak sengaja, semuanya dengan izin Allah. Pandangan mata tersebut menjadi jalan yang dimanfaatkan oleh setan sehingga memiliki potensi bahaya bagi orang yang terkena.[2]

Berkata Imam Ibnu Atsir dalam An-Nihayah: “Dikatakan bahwa seseorang terkena 'ain, yaitu apabila musuh atau orang-orang dengki memandangnya lalu pandangan itu memengaruhinya hingga menyebabkannya jatuh sakit."[3]

Berkata Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari: “’Ain adalah pandangan suka disertai hasad yang berasal dari tabiat yang jelek, yang dapat menyebabkan orang yang dipandang itu tertimpa suatu bahaya.”.[4] Ia menambahkan, “Bahwa 'ain dapat terjadi bersama rasa takjub walau tanpa adanya sifat iri, walau dari orang yang mencintai dan dari seorang yang shalih (tanpa disengaja)." [5]

Dalam kasus yang khusus, penyakit ini bahkan dapat terjadi meski tanpa melihat langsung korbannya semisal melalui foto atau video. Bahkan orang buta sekalipun yang hanya mendengar cerita yang membangkitkan jiwanya untuk mendengki.[6]

Berkata Imam Ibnul Qayyim dalam Zadul Ma’ad: "Jiwa orang yang menjadi penyebab 'ain bisa saja menimbulkan penyakit 'ain tanpa harus dengan melihat. Bahkan terkadang ada orang buta, kemudian kepadanya diceritakan tentang sesuatu, jiwanya bisa menimbulkan penyakit 'ain, meskipun dia tidak melihatnya. Ada banyak penyebab yang bisa menjadi sebab-sebab terjadinya 'ain, meskipun dengan cerita saja tanpa melihat langsung”[7]

Penyakit 'ain ini ditanggulangi dengan cara dituntunkan bagi orang yang terpukau atas sesuatu untuk mengucapkan doa keberkahan atas sesuatu tersebut. Selain itu dapat pula diobati dengan ruqyah yang syar'i. Melazimkan doa harian untuk perlindungan diri masing-masing. Sedangkan penggunaan jimat dan gantungan penolak bala tidak diperkenankan dalam Islam.

Perkataan Nabi ﷺ: “Apabila seorang dari kalian melihat sesuatu dari saudaranya, atau melihat diri saudaranya, atau melihat hartanya yang menakjubkan, maka hendaklah ia mendoakan keberkahan untuk saudaranya tersebut, karena sesungguhnya penyakit 'ain benar-benar ada.”[8]

Rujukan

  1. ↑ https://www.rri.co.id/index.php/ranai/kesehatan/536240/kenali-penyakit-ain-dan-cara-mengatasinya
  2. ↑ Penyakit ‘Ain, Sebab, Pencegahan dan Terapinya
  3. ↑ An-Nihayah 3/332
  4. ↑ Fathul Bari 10/200
  5. ↑ Fathul Baari, 10/205
  6. ↑ Penyakit 'Ain Melalui Foto dan Video - Muslim.Or.Id
  7. ↑ Zadul Ma’ad 4/149
  8. ↑ HR. Ahmad dari Abdullah bin ‘Amir, Ash-Shahihah, no. 2572

Pranala luar

(Inggris) Mashallah: what it means, when to say it and why you should

  • l
  • b
  • s
Ilmu sihir di Indonesia
Pesugihan
  • Babi ngepet
  • Jenglot
  • Nyi Blorong
  • Nyai Puspa Cempaka
  • Tuyul
Pengasihan
  • Susuk
  • Jaran Goyang
  • Semar Mesem
  • Pelet
Penglarisan
  • Jin peludah
Penyembuhan
  • Batatamba
  • Suwuk
Penangkal
  • Singlar
Kekuatan
  • Besi kersani
  • Kanuragan
  • Debus
  • Karang
  • Pangabaran
  • Sima
Ramalan
  • Primbon
  • Palintangan
  • Titen
Ilmu hitam
  • Permayo
  • Santet
  • Sikir
  • Teluh
  • Tenung
Lainnya
  • Halimunan
  • Kena mata
  • Ragasukma
  • Sirep
  • Pembungkam
  • Terawangan
Laku
  • Mutih
  • Rowot
Jimat
  • Besi kuning
  • Getah katilayu
  • Ikan tempel
  • Pancar merah
  • Pring pethuk
  • Sada lanang
  • Tali pocong
Pekerjaan
  • Cenayang
  • Bissu
  • Dukun
  • Juru kunci
  • Pawang hujan
  • Sikerei
Serbaneka
  • Ajian
  • Klenik
  • Tumbal
  • Persatuan Dukun Nusantara
  • Pasal Santet
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Evil eye.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
  • FAST
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Spanyol
Lain-lain
  • IdRef
  • İslâm Ansiklopedisi
  • Yale LUX
Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kena mata dalam pandangan Islam
  2. Rujukan
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Jempol terjepit

Latin, simbol ini dipercaya dapat mengusir kena mata, dengki, dan lain-lain. Hiasan jempol kejepit sering dikenakan sebagai jimat keberuntungan. Sedangkan

Tan Malaka

tokoh komunis Indonesia

Koin Keadilan

tetapi ada kondisi mata saya yang selaput atasnya robek dan terkena virus sehingga penglihatan saya tidak jelas dan apabila terkena sinar saya tidak tahan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026