Pada tanggal 6 Februari 2024, pemerintah Chili mengkonfirmasi kematian dari mantan presiden Sebastián Piñera pada usia 74 tahun. Dia meninggal pada sebuah kecelakaan helikopter ketika sedang berlibur di komunitas Danau Ranco, yang terletak di sebelah selatan dari wilayah Los Ríos. Helikopter yang dipilotinya jatuh sekitar 40 meter dari pesisir selatan Danau Ranco di Ilihue, timur dari Danau Ranco.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Tanggal |
|
|---|---|
| Lokasi |
|
| Jenis | Kematian dan pemakaman kenegaraan |
| Penyebab | Kecelakaan helikopter |
| Penyelenggara | Pemerintah Chili |
Pada tanggal 6 Februari 2024, pemerintah Chili mengkonfirmasi kematian dari mantan presiden Sebastián Piñera pada usia 74 tahun. Dia meninggal pada sebuah kecelakaan helikopter ketika sedang berlibur di komunitas Danau Ranco, yang terletak di sebelah selatan dari wilayah Los Ríos. Helikopter yang dipilotinya jatuh sekitar 40 meter dari pesisir selatan Danau Ranco di Ilihue, timur dari Danau Ranco.[1]
Pada malam harinya, Presiden Gabriel Boric, dalam sebuah pengumuman dari La Moneda Palace, mengumumkan masa berkabung nasional selama tiga hari dan menyatakan bahwa Piñera akan menerima sebuah pemakaman kenegaraan.[2][3][4][5]
Peta lokasi kecelakaan helikopter di Danau Ranco yang menyebabkan kematian Sebastián Piñera | |
| Ringkasan Kecelakaan | |
|---|---|
| Tanggal | 6 Februari 2024 (2024-02-06) |
| Ringkasan | Jatuh ke danau tidak lama setelah terbang, dalam penyelidikan |
| Lokasi | |
| Jumlah tewas | 1 |
| Jumlah cedera | 3 |
| Jumlah selamat | 3 |
| Pesawat | |
| Jenis pesawat | Robinson R44 Raven II |
Sebastián Piñera memiliki sebuah kediaman di wilayah Teluk Coique di komunitas Futrono. Pada 6 Februari 2024, dia menghadiri acara makan siang bersama dengan adik perempuannya Magdalena, pebisnis Ignacio Guerrero, dan anak dari Ignacio, Bautista[6][7] di kediaman pebisnis José Cox di wilayah Ilihue komunitas Danau Ranco. Piñera menerbangkan helikopter Robinson R44 Raven II miliknya, dengan registrasi CC-PHP, menyebrangi danau dari kediamannya.[8] Setelah makan siang selesai, ketika penerbangan pulang dimulai, dia kehilangan kendali atas helikopternya hanya beberapa meter dari pesisir, dan jatuh menghantam permukaan danau dan tenggelam ke Danau Ranco di wilayah Ilihue tidak jauh dari tempat asal terbang.[9][10][11] Pihak Kepolisian Chili menerima laporan kecelakaan ini pada jam 14:57 (UTC−03:00), dengan laporan awal mengindikasikan adanya satu kematian dan tiga orang yang selamat.[11][12]
Kerabat dekat dari mantan presiden menyatakan bahwa jarak pandang helikopter mungkin tertutup dikarenakan jendela yang berembun. Hanya kurang dari 40 menit yang dilalui di antara telepon darurat yang diterima kepolisian dan jenazah Piñera diserah terimakan kepada kepolisian.[13] Mantan menteri Karla Rubilar menyatakan kepada wartawan bahwa, menurut adiknya Magdalena, yang juga menumpangi helikopter, kata-kata terakhirnya adalah: "Kamu loncat terlebih dahulu, karena jika aku loncat bersamamu, helikopternya akan terbalik dan menimpa kita semua."[14]
Jenazah Piñera ditemukan oleh Angkatan Laut Chili dari kedalaman 28 m (92 ft).[1][15] Kematiannya dikonfirmasi sekitar jam 17:00 melalui sebuah pernyataan dari biro persnya dan sebuah pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Publik, Carolina Tohá.[16] Direkorat Jenderal Penerbangan Sipil mengkonfirmasi bahwa ketiga penumpang lain dari pesawat tersebut selamat.[17] Pada saat kecelakaan, terdapat sebuah badai yang cukup kuat di sekitar wilayah ini.[18] Menurut La Nación, Piñera awalnya selamat dari kecelakaan tersebut, tetapi hantaman akibat jatuh menyebabkan dia tidak sadar dan tidak dapat melepas sabuk pengamannya, yang mengakibatkan dirinya tenggelam.[19][20]
Setelah kematian Piñera dikonfirmasi, Presiden Gabriel Boric mengumumkan tiga hari berkabung nasional pada pernyataan di televisi tidak lama setelah jam 18:00. Dia juga menyatakan rencana untuk pemakaman kenegaraan, dengan Menteri Luar Negeri Alberto van Klaveren sebagai pemimpin komite pengatur.[21] Boric memuji Piñera sebagai seorang "demokrat sejak awal."[22]
Pelaksanan pemakaman dimulai ketika sebuah pesawat Angkatan Udara Chili (FACh) yang membawa jenazah Piñera, setelah sebuah otopsi di Valdivia, mendarat di Bandara Internasional Arturo Merino Benítez di Santiago. Presiden Gabriel Boric, didampingi sejumlah menteri, menerima jenazah dan keluarga di ramp FACh Group 10. Kemudian, pihak Angkatan Udara melakukan penghormatan, dan prosesi berlanjut menuju kantor Kongres Nasional, di mana jenazah Piñera disemayamkan secara kenegaraan hingga pagi hari tanggal 9 Februari. Kemudian, jenazah akan dibawa ke Santiago Metropolitan Cathedral untuk kebaktian pemakaman. Setelah kebaktian, jenazah akan dibawa ke Pemakaman Parque del Recuerdo untuk pemakaman pribadi, dengan sebuah peringatan akan diadakan di Istana La Moneda Palace oleh penjaga istana dan Presiden Boric sepanjang perjalanan.[23][24][25]
Presiden Gabriel Boric menyatakan bahwa kematian Piñera menggerakan dan membuat negara berkabung dalam situasi yang sulit karena Kebakaran hutan Chili 2024. Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa "dengan penyesalan mendalam, saya ingin menyampaikan belasungkawa saya secara pribadi harus menyampaikan kepada anak-anaknya, keluarganya dan semua yang dekat dengannya dan semua yang menjadi bagian dari dua pemerintahannya". Mantan presiden Michelle Bachelet menyatakan penyesalannya akan kematian Piñera dan menyatakan dia menilai tinggi "komitmennya terhadap negara kita dan demokrasi, dan juga kerja tanpa lelah dan pelayanannya untuk negara".[butuh rujukan] Menteri Dalam Negeri Carolina Tohá menyatakan kekagetannya akan kematian Piñera dan menyampaikan rasa solidaritasnya untuk keluarga dan teman-temannya; dia juga menjabarkan Piñera sebagai "seorang presiden demokratik".[butuh rujukan]
Daniel Jadue, wali kota Recoleta, mengekpresikan penyesalannya akan kematian Piñera meskipun mereka memiliki "perbedaan mendalam",[butuh rujukan] dan mengirimkan belasungkawanya untuk keluarga, teman-teman dan rekan partai. Mantan Menteri Tenaga Kerja kabinet Piñera Evelyn Matthei menjabarkan dia sebagai "sahabat yang baik, pemimpin yang baik. Penuh semangat untuk Chili, dan bersemangat untuk hidup," dan memberikan "belasungkawa yang paling jujur untuk Cecilia dan seluruh keluarganya."[butuh rujukan] Piñera's former education and social development minister Joaquín Lavín offered his prayers to Piñera's family.[butuh rujukan]
Mantan kandidat presiden konservatif José Antonio Kast menyatakan bahwa Piñera "merupakan seorang pelayan publik yang hebat dan memberikan tahun-tahun terbaik dalam hidupnya melayani Chili".[butuh rujukan]
Pembawa acara Televisi Mario Kreutzberger menjabarkan bahwa Piñera sebagai "selalu sangat bersahabat dan mau bekerja sama dengan kita. Kehidupannya dan kariernya tidak diragukan lagi ditandai oleh pekerjaannya untuk pelayanan publik, yang membawanya ke tampuk Kepresidenan dua kali."[butuh rujukan] Figur Televisi Martín Cárcamo juga memberikan belasungkawanya, menyatakan "Aku mewawancarai dia beberapa kali, lebih dari sekali, kita dapat berbicara tanpa kamera. Selalu mau dan terbuka untuk sebuah percakapan, apapun itu mengenai topik negara besar atau hal yang sederhana mengenai hidup itu sendiri."[butuh rujukan]
Klub sepakbola Colo-Colo, yang sebelumnya dimiliki secara sebagian oleh Piñera, menyatakan belasungkawa atas kematiannya.[butuh rujukan] Pablo Milad, presiden dari National Professional Football Association (ANFP) menyatakan belasungkawanya, dan menyatakan bahwa Piñera akan diingat sebagai "sebuah tokoh yang selalu tertarik akan pembangunan dan modernisasi sepakbola Chili, dalam memperbaiki dan memperbarui infrastruktur stadion kita dan mempromosikan sebuah budaya olah raga dan hidup yang sehat kepada warga Chili."[butuh rujukan] Sebagai tambahan, dia mengkonfirmasi bahwa Piñera akan selalu diingat bersama dengan korban dari kebakaran hutan di Chili Tengah dengan sebuah mengheningkan cipta selama satu menit sebelum Supercopa de Chile 2024.[butuh rujukan]
Menyusul berita kematian Piñera, Televisión Nacional de Chile mengubah logonya dengan menambahkan warna hitam sebagai ekspresi berkabung.[butuh rujukan]
Jimmy Sánchez, salah satu dari 33 pekerja tambang yang diselamatkan dari Kecelakaan tambang Copiapó 2010, menyatakan bahwa sebuah kehormatan bisa bertemu dengan Piñera, dan menyatakan dia berterima kasih untuk "dia mengembalikan kehidupan kami kembali."[24]