Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKematian Neda Agha-Soltan
Artikel Wikipedia

Kematian Neda Agha-Soltan

Rekaman kematian Nedā Āghā-Soltān meraih perhatian di dunia Barat setelah ia ditembak mati saat protes pemilihan Iran 2009. Āghā-Soltān, seorang murid filsafat, ikut dalam protes, diikuti oleh guru musiknya dan berjalan kembali ke mobilnya saat ia ditembak di dadanya. Pembunuh Neda dipersengketakan; menurut CNN, BBC, dan Fox News, ia ditembak oleh Basij, sebuah organisasi paramiliter. Kematiannya diabadikan pada sebuah video dan disiarkan di Internet, dan video tersebut menjadi titik perlawanan.

neda agha soltan
Diperbarui 12 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kematian Neda Agha-Soltan

Nedā Āghā-Soltān
Foto oleh Caspian Makan
Lahir23 Januari 1983
Teheran, Iran
Meninggal20 Juni 2009 (usia 26 tahun)[1]
Barat Jalan Kārgar di persimpangan antara Jalan Khosravi dan Sālehi,[2]
Tehrān, Iran
35°43′8.57″N 51°23′30.60″E / 35.7190472°N 51.3918333°E / 35.7190472; 51.3918333 (Lokasi kematian Neda Agha-Soltan)
Sebab meninggalDitembak
MakamPemakaman Behesht-e Zahrā, selatan Tehran
Tempat tinggalJalan Meshkini, Wilayah Tehrānpars, Tehrān[3]
KebangsaanIran
AlmamaterUniversitas Islam Āzād (semester kedua Teologi)[4][5]
Tempat kerjaAgensi perjalanan keluarga[6]
Dikenal atasMeninggal saat protes pemilihan Iran 2009
Partai politikUmumnya dikenal sebagai apolitis
Find a Grave: 38657685 Modifica els identificadors a Wikidata

Rekaman kematian Nedā Āghā-Soltān (bahasa Persia: نِدا آقاسلطانcode: fa is deprecated  – Nedā Āġā Soltān; 23 Januari 1983 – 20 Juni 2009) meraih perhatian di dunia Barat setelah ia ditembak mati saat protes pemilihan Iran 2009. Āghā-Soltān, seorang murid filsafat, (meskipun tidak terpengaruhi secara politik, tetapi mendukung para pendukung Mousavi) ikut dalam protes, diikuti oleh guru musiknya dan berjalan kembali ke mobilnya saat ia ditembak di dadanya. Pembunuh Neda dipersengketakan; menurut CNN, BBC, dan Fox News, ia ditembak oleh Basij, sebuah organisasi paramiliter. Kematiannya diabadikan pada sebuah video dan disiarkan di Internet, dan video tersebut menjadi titik perlawanan.

Kematian Agha-Soltan disebut sebagai "kematian paling banyak dilihat dalam sejarah manusia." Kematiannya menjadi lambak perjuangan para pengunjuk rasa Iran menentang pemilihan yang dipersengketakan dari Presiden Mahmoud Ahmadinejad.

Referensi

  1. ↑
  2. ↑
  3. ↑ Neda Soltan's Family Reportedly Forced Out of Home by Iranian Authorities. Fox News. 25 June 2009.
  4. ↑ http://www.cnn.com/2009/WORLD/meast/06/23/iran.neda.profile/index.html
  5. ↑ Election outrage that turned Neda into a political protester Diarsipkan 2016-08-26 di Wayback Machine.; Guy Adams, The Independent, 24 June 2009
  6. ↑

Pranala luar

  • Documentary investigating the death of Neda Agha-Soltan, with pictures and witness accounts di YouTube
  • Video of her death wins prestigious 2009 George Polk Award for Videography
  • Caspian Makan: 'I cannot believe it yet. I still think I will see Neda again'; The Guardian, 15 November 2009
  • Photos: Who Was Neda Agha-Soltan? Diarsipkan 2013-08-26 di Wayback Machine. – a photo essay by TIME
  • Iran Bans Prayers for 'Angel of Freedom' Neda Agha Soltan; Damien McElroy, The Telegraph, 22 June 2009
  • Family, Friends Mourn 'Neda' Diarsipkan 2009-06-24 di Wayback Machine.; Borzou Daragahi, Los Angeles Times, 23 June 2009
  • Neda, an Opera by Nader Mashayekhi: Pathos without Kitsch Diarsipkan 2010-06-29 di Wayback Machine.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Hati nurani

Chechen Kedua dan memprotes presiden Rusia saat itu, Vladimir Putin. Neda Agha-Soltan tewas ketika memprotes pemilu presiden Iran 2009 berdasarkan hati nurani

Kematian Ali Jawad al-Sheikh

Kematian Khaled Mohamed Saeed Kematian Hamza Ali Al-Khateeb Kematian Neda Agha-Soltan Report of the Bahrain Independent Commission of Inquiry (PDF) (Report)

Kematian Khaled Mohamed Saeed

lagi dan dihukum sepuluh tahun penjara pada 3 Maret 2014. Kematian Neda Agha-Soltan Kematian Hamza Ali Al-Khateeb Kematian Ali Jawad al-Sheikh Mohamed

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026