Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kelompok Kampungan

Kelompok Kampungan adalah grup musik yang beraliran musik tradisional dan populer pada tahun 1970-an hingga 1980-an. Grup musik ini lahir dari komunitas Bengkel Teater Rendra di Yogyakarta. Mereka yang lahir dari komunitas penggagas ini adalah Bram Makahekum. Pada awalnya, Bram bersama Sawung Jabo dan Edi Haryono membuat gabungan barisan pemusik yang diberi nama Nyai Pilis. Nyai Pilis memiliki tugas mengawal pementasan Rendra dan Bengkel Teater. Dari berdirinya Nyai Pilis inilah muncul nama grup musik yang bernama Kelompok Kampungan. Dapat dikatakan juga, grup musik Kelompok Kampungan ini menjadi cikal bakal lahirnya Sirkus Barock, Kantata, Dalbo hingga Swami.

Wikipedia article
Diperbarui 12 Juli 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kelompok Kampungan adalah grup musik yang beraliran musik tradisional dan populer pada tahun 1970-an hingga 1980-an. Grup musik ini lahir dari komunitas Bengkel Teater Rendra di Yogyakarta. Mereka yang lahir dari komunitas penggagas ini adalah Bram Makahekum. Pada awalnya, Bram bersama Sawung Jabo dan Edi Haryono membuat gabungan barisan pemusik yang diberi nama Nyai Pilis. Nyai Pilis memiliki tugas mengawal pementasan Rendra dan Bengkel Teater. Dari berdirinya Nyai Pilis inilah muncul nama grup musik yang bernama Kelompok Kampungan. Dapat dikatakan juga, grup musik Kelompok Kampungan ini menjadi cikal bakal lahirnya Sirkus Barock, Kantata, Dalbo hingga Swami.[1]

Istilah Kampungan lahir dari orang-orang kota yang mengartikan Kampungan sebagai ungkapan dari ketidaksiapan, naif, bodoh, atau kurang ajar. "Kelompok ini bernama Kampungan karena bagaimanapun juga kami berasal dari kampung, kesenian kami bertolak dari spontanitas dalam menanggapi situasi yang mengelilingi dan melibatkan kami dalam permasalahan hidup sehari-hari. Permasalahan hidup yang menantang adalah masalah kebudayaan, masalah pergaulan antar manusia, masalah ekonomi, masalah sosial politik, ilmu pengetahuan yang kami serap semampu kami. Musik sebagai letusan pengalaman, lahir begitu saja dan menjadi tanggung jawab kami. Kami tidak berpretensi menggali musik tradisi ini dan itu, mencipta musik yang berkepribadian nasional, tapi yang jelas Kelompok Kampungan mencoba bikin musik berjiwa Kampungan, artinya kami siap dalam ketaksiapan, memanfaatkan peralatan yang bisa dijangkau, mempertanyakan keadaan sekarang dan masa depan. Lirik kami tidak manis-manis, tinggi-tinggi, seadanya saja," itu yang ditulis Bram Makahekum sebagai prakata di sampul kaset Mencari Tuhan yang dirilis Akurama Record pada 33 tahun yang lalu.[2]

Referensi

  1. ↑ Kelik M., Nugroho (2015). Almanak Musik Indonesia 2005–2015. Jakarta: Yayasan Tali Kemanusiaan. hlm. 145. ISBN 978-602-73654-0-7.
  2. ↑ Indonesia, Rolling Stone (2013-06-04). "Sakrielegious: Mencari Kelompok Kampungan". Rolling Stone Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-12-01. Diakses tanggal 2017-11-19.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Kelompok etnik di Indonesia

gambaran umum mengenai berbagai kelompok etnik di Indonesia

Mencari Tuhan

perdana dari grup musik Kelompok Kampungan yang dirilis pada tahun 1980 di bawah label Akurama Records. Pada album ini, Kelompok Kampungan memadukan musik bergaya

Sutomo

pahlawan nasional Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026