Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKelenken
Artikel Wikipedia

Kelenken

Kelenken adalah sebuah genus dari burug phorusrhacidae, yang merupakan sebuah kelompok punah dari burung predator besar yang tak bisa terbang, yang hidup di wilayah yang sekarang merupakan Argentina pada pertengahan Miosen sekitar 15 juta tahun lalu. Satu-satunya spesimen yang diketahui dari genus ini ditemukan oleh seorang anak kuliahan Guillermo Aguirre-Zabala di Comallo, Patagonia, dan dijadikan sebagai holotipe untuk genus dan spesies baru Kelenken guillermoi pada 2007. Nama genusnya merujuk kepada sebuah jiwa pada mitologi Tehuelche, sementara nama spesifiknya menghormati penemunya. Holotipenya terdiri dari salahsatu kerangka paling lengkap yang diketahui di antara phorusrhacid lainnya, beserta dengan tulang kaki bawah tarsometatarsus dari tulang falang. Penemuan Kelenken menjelaskan anatomi burung teror, karena sebelumnya hewan-hewan ini masih belum diketahui banyak. Kerabat terdekat burung ini yang masih hidup adalah burung seriema.

Wikipedia article
Diperbarui 25 Agustus 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kelenken

Kelenken Suntingan nilai di Wikidata
Periode Pertengahan Miosen (Colloncurum)
~15 jtyl
PreЄ
Є
O
S
D
C
P
T
J
K
Pg
N

Kerangka rekonstruksi di Museum Dinosaurus Prefektur Fukui
Taksonomi
KelasAves
OrdoCariamiformes
FamiliPhorusrhacidae
SubfamiliPhorusrhacinae
GenusKelenken Suntingan nilai di Wikidata
Sara Bertelli, 2007
Tata nama
Dinamakan berdasarkanKelenken (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Distribusi

Suntingan nilai di Wikidata
Artikel takson sembarang

Kelenken adalah sebuah genus dari burug phorusrhacidae ("burung teror"), yang merupakan sebuah kelompok punah dari burung predator besar yang tak bisa terbang, yang hidup di wilayah yang sekarang merupakan Argentina pada pertengahan Miosen (Langhium - Serravalium) sekitar 15 juta tahun lalu. Satu-satunya spesimen yang diketahui dari genus ini ditemukan oleh seorang anak kuliahan Guillermo Aguirre-Zabala di Comallo, Patagonia, dan dijadikan sebagai holotipe untuk genus dan spesies baru Kelenken guillermoi pada 2007. Nama genusnya merujuk kepada sebuah jiwa pada mitologi Tehuelche, sementara nama spesifiknya menghormati penemunya. Holotipenya terdiri dari salahsatu kerangka paling lengkap yang diketahui di antara phorusrhacid lainnya, beserta dengan tulang kaki bawah tarsometatarsus dari tulang falang. Penemuan Kelenken menjelaskan anatomi burung teror, karena sebelumnya hewan-hewan ini masih belum diketahui banyak. Kerabat terdekat burung ini yang masih hidup adalah burung seriema.

Kelenken merupakan burung yang tidak bisa terbang dengan kaki yang panjang, pelvis yang ramping, sayap kecil, dan tengkorak nesar dengan paruh berkait yang panjang dan tinggi.[1]

Referensi

  1. ↑ Degrange, Federico J. (2020). "A revision of skull morphology in Phorusrhacidae (Aves, Cariamiformes)". Journal of Vertebrate Paleontology. 40 (6): e1848855. Bibcode:2020JVPal..40E8855D. doi:10.1080/02724634.2020.1848855. S2CID 234119602.
Pengidentifikasi takson
Kelenken
  • Wikidata: Q133129
  • Wikispecies: Kelenken
  • EoL: 47444327
  • GBIF: 4966577
  • IRMNG: 1474098
  • Open Tree of Life: 3600058
  • Paleobiology Database: 105905

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Titanis

salah satu phorusrhacid terbesar dan terakhir seperti Devincenzia dan Kelenken. Seperti anggota phorusrhacidae lainnya, Titanis memiliki kaki yang memanjang

Cariamiformes

menurut jam molekuler Seriema kaki merah, Cariama cristata (Cariamidae) Kelenken (Phorusrhacidae) Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Animalia Filum: Chordata

Phorusrhacos

salahsatu burung predator terbesar yang pernah ada, bersama dengan Titanis, Kelenken dan Brontornis. Phorusrhacos memiliki kaki yang sangat kuat, dapat berlari

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026