Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kelebihan populasi manusia

Kelebihan populasi manusia adalah gagasan bahwa populasi manusia dapat tumbuh sedemikian besar sehingga tidak lagi mampu bertahan secara lestari oleh lingkungan atau sumber daya yang mendukungnya dalam jangka panjang. Topik ini umumnya dibahas dalam konteks populasi dunia, meskipun juga dapat merujuk pada kondisi di tingkat negara, kawasan, atau kota tertentu.

Wikipedia article
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kelebihan populasi manusia (atau lonjakan populasi manusia) adalah gagasan bahwa populasi manusia dapat tumbuh sedemikian besar sehingga tidak lagi mampu bertahan secara lestari oleh lingkungan atau sumber daya yang mendukungnya dalam jangka panjang. Topik ini umumnya dibahas dalam konteks populasi dunia, meskipun juga dapat merujuk pada kondisi di tingkat negara, kawasan, atau kota tertentu.

Sejak tahun 1804, jumlah manusia yang hidup di dunia telah meningkat dari 1 miliar menjadi 8 miliar berkat kemajuan pengobatan modern dan peningkatan produktivitas pertanian. Pertumbuhan populasi dunia mencapai puncaknya pada tahun 1968 sebesar 2,1% per tahun, dan sejak itu menurun menjadi 1,1%.[1] Menurut proyeksi terkini dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, populasi manusia global diperkirakan akan mencapai 9,7 miliar jiwa pada tahun 2050 dan memuncak sekitar 10,4 miliar pada dekade 2080-an sebelum menurun, seiring dengan turunnya angka fertilitas di seluruh dunia.[2]:14-30 Sejumlah model lain memperkirakan bahwa populasi akan menstabilkan diri sebelum atau sesudah tahun 2100.[3][4][5]

Sebaliknya, beberapa peneliti yang menganalisis data registrasi kelahiran nasional tahun 2022 dan 2023—mewakili separuh populasi dunia—menyatakan bahwa proyeksi PBB 2022 telah melebihkan tingkat fertilitas global sebesar 10–20% dan menjadi usang pada 2024. Mereka berpendapat bahwa tingkat fertilitas global mungkin telah turun di bawah ambang fertilitas pengganti untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia, dan populasi dunia akan mencapai puncaknya sekitar 9,5 miliar jiwa pada tahun 2061.[6] Laporan proyeksi PBB tahun 2024 memperkirakan bahwa populasi dunia akan mencapai puncaknya pada 10,29 miliar jiwa pada 2084 dan menurun menjadi 10,18 miliar pada 2100—sekitar 6% lebih rendah dari estimasi PBB tahun 2014.[7][8][9]

Pembahasan awal mengenai kelebihan penduduk dalam bahasa Inggris dipelopori oleh karya Thomas Malthus. Diskursus tentang kelebihan penduduk mengikuti alur pemikiran Malthusianisme dan bencana Malthusian,[10][11] yakni suatu peristiwa hipotetis ketika jumlah penduduk melampaui kapasitas pertanian, menimbulkan kelaparan atau perang perebutan sumber daya, yang berujung pada kemiskinan dan keruntuhan lingkungan. Pembahasan modern tentang kelebihan penduduk kemudian dipopulerkan oleh Paul Ehrlich melalui bukunya tahun 1968, The Population Bomb, beserta karya-karya lanjutannya.[12][13]

Ehrlich memandang kelebihan penduduk sebagai fungsi dari konsumsi berlebih,[14] dengan berpendapat bahwa kelebihan penduduk terjadi ketika suatu populasi tidak dapat mempertahankan diri tanpa menguras sumber daya tak terbarukan.[15][16][17]

Keyakinan bahwa populasi global akan tumbuh melampaui kemampuan bumi untuk menopangnya merupakan topik perdebatan yang panjang. Pihak yang menganggap kelebihan penduduk manusia sebagai masalah nyata berpendapat bahwa meningkatnya konsumsi sumber daya dan polusi telah melampaui daya dukung lingkungan, sehingga menyebabkan lonjakan populasi.[18] Hipotesis ini sering dikaitkan dengan isu-isu lain seperti momentum populasi, kehilangan keanekaragaman hayati,[19][20] kelaparan dan malnutrisi,[21] penipisan sumber daya, serta dampak keseluruhan dari jejak ekologis manusia.[22]

Para pengkritik pandangan ini menegaskan bahwa pertumbuhan penduduk global kini sedang melambat, dan kemungkinan akan mencapai puncaknya—bahkan mungkin menurun—sebelum abad ini berakhir.[23]:27 Mereka berpendapat bahwa kekhawatiran terhadap ledakan populasi telah dilebih-lebihkan, mengingat penurunan angka kelahiran yang cepat serta inovasi teknologi memungkinkan populasi tetap lestari pada tingkat yang diproyeksikan. Kritikus lain menilai bahwa kekhawatiran terhadap kelebihan penduduk mengabaikan persoalan yang lebih mendesak, seperti kemiskinan atau konsumsi berlebih, serta sering kali dilatarbelakangi oleh bias rasial atau menempatkan beban tidak proporsional pada Selatan Global, wilayah yang menyumbang pertumbuhan penduduk terbesar.[24][25]

Lihat pula

  • Kehilangan keanekaragaman hayati
  • Perangkap demografis
  • Transisi demografis
  • Prinsip Gaia
  • The Limits to Growth
  • Perencanaan populasi manusia
  • Bencana Malthusian
  • Lonjakan populasi
  • Batas-batas planet
  • Antinatalisme
  • Kelebihan populasi hewan peliharaan
  • Ekonomi keadaan mantap
  • Pertumbuhan populasi nol

Dokumenter dan karya seni

  • An Essay on the Principle of Population
  • Fatal Misconception
  • Don't Panic — The Truth about Population
  • The Population Bomb
  • What a Way to Go: Life at the End of Empire
  • Planet of the Humans
  • Ten Billion

Referensi

  1. ↑
  2. ↑
  3. ↑
  4. ↑
  5. ↑
  6. ↑ Ip, Greg; Adamy, Janet (13 May 2024). "Suddenly There Aren't Enough Babies. The Whole World Is Alarmed". The Wall Street Journal. News Corp. Diakses tanggal 13 May 2024.
  7. ↑ Shan, Lee Ying (11 July 2024). "Global population to peak within this century as birth rates fall, United Nations report says". CNBC. Diakses tanggal 12 July 2024.
  8. ↑ Dougherty, Danny (11 July 2024). "Earth's Population Should Peak Before the End of the Century". The Wall Street Journal. News Corp. Diakses tanggal 12 July 2024.
  9. ↑ World Population Prospects 2024: Summary of Results (PDF) (Report). United Nations Department of Economic and Social Affairs, Population Division. 11 July 2024. Diakses tanggal 12 July 2024.
  10. ↑ "Human Overpopulation: Still an Issue of Concern?". Scientific American (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 13 March 2021.
  11. ↑ Fletcher, Robert; Breitling, Jan; Puleo, Valerie (9 August 2014). "Barbarian hordes: the overpopulation scapegoat in international development discourse". Third World Quarterly. 35 (7): 1195–1215. doi:10.1080/01436597.2014.926110. ISSN 0143-6597. S2CID 144569008.
  12. ↑
  13. ↑ Ehrlich, Paul; Ehrlich, Anne (2013). "Can a collapse of global civilization be avoided?". Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences. 280 (1754) 20122845. doi:10.1098/rspb.2012.2845. PMC 3574335. PMID 23303549. S2CID 2822298.
  14. ↑ Paul Ehrlich; Anne H. Ehrlich (4 August 2008). "Too Many People, Too Much Consumption". Yale Environment 360. Yale School of the Environment. Diakses tanggal 9 January 2021.
  15. ↑ Ehrlich, Paul R. Ehrlich & Anne H. (1990). The population explosion. London: Hutchinson. hlm. 39–40. ISBN 978-0-09-174551-6. Diakses tanggal 20 July 2014. When is an area overpopulated? When its population cannot be maintained without rapidly depleting nonrenewable resources [39] (or converting renewable resources into nonrenewable ones) and without decreasing the capacity of the environment to support the population. In short, if the long-term carrying capacity of an area is clearly being degraded by its current human occupants, that area is overpopulated.
  16. ↑ Ehrlich, Paul R; Ehrlich, Anne H (2004), One with Nineveh: Politics, Consumption, and the Human Future, Island Press/Shearwater Books, hlm. 76–180, 256
  17. ↑ Ehrlich, Paul R; Ehrlich, Anne H (1991), Healing the Planet: Strategies for Resolving the Environmental Crisis, Addison-Wesley Books, hlm. 6–8, 12, 75, 96, 241
  18. ↑
  19. ↑ Brashares, Justin; Arcese, Peter; Sam, Moses (2001). "Human demography and reserve size predict wildlife extinction in West Africa". Proceedings of the Royal Society of London. Series B: Biological Sciences. 268 (1484): 2473–2478. doi:10.1098/rspb.2001.1815. PMC 1088902. PMID 11747566.
  20. ↑ Cafaro, Philip; Hansson, Pernilla; Götmark, Frank (2022). "Overpopulation is a major cause of biodiversity loss and smaller human populations are necessary to preserve what is left". Biological Conservation. 272 109646. Bibcode:2022BCons.27209646C. doi:10.1016/j.biocon.2022.109646.
  21. ↑ Daily, Gretchen; Ehrlich, Anne; Ehrlich, Paul (1994). "Optimum human population size". Population and Environment. 15 (6): 469–475. Bibcode:1994PopEn..15..469D. doi:10.1007/BF02211719. S2CID 153761569.
  22. ↑ Dasgupta, Partha (2019). Time and the Generations: Population Ethics for a Diminishing Planet. Columbia University Press.
  23. ↑
  24. ↑
  25. ↑

Bacaan lanjutan

Lihat entri overpopulation di kamus bebas Wikikamus.
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Human overpopulation.
  • Matthew Connelly, Fatal Misconception: The Struggle to Control World Population. Harvard University Press, 2010. ISBN 9780674034600
  • David Foreman, Man Swarm: How Overpopulation is Killing the Wild World. Livetrue Books, 2015. ISBN 978-0986383205
  • Karen Shragg, Move Upstream: A Call to Solve Overpopulation. ISBN 978-0988493834 (diterbitkan November 2015). Diskusi buku oleh penulis, Maret 2017 (video, 91 menit).
  • Alan Weisman, Countdown: Our Last, Best Hope for a Future on Earth? Little, Brown and Company, (2013) ISBN 0316097756
  • Thomas Robertson, The Malthusian Moment: Global Population Growth and the Birth of American Environmentalism (2012), Rutgers University Press.
  • J.R. McNeill, Peter Engelke, The Great Acceleration: An Environmental History of the Anthropocene since 1945 (2016).
  • Portal Lingkungan
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Dokumenter dan karya seni
  3. Referensi
  4. Bacaan lanjutan

Artikel Terkait

Kelebihan penduduk manusia

Ledakan populasi manusia atau kelebihan penduduk manusia adalah kondisi terlalu banyak manusia di Bumi sehingga sumber daya yang ada tidak cukup untuk

Kelebihan populasi

Kelebihan populasi atau overpopulation adalah sebuah kondisi di mana populasi sebuah spesies lebih besar dari daya dukung lingkungannya. Hal ini dapat

Penis manusia

organ reproduksi luar bagi laki-laki

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026