Kelayang merupakan salah satu desa di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, provinsi Riau, Indonesia. Desa ini bisa menjadi pilihan bagi yang ingin refreshing dan jauh dari hiruk pikuk nya keramaian.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Kelayang | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Riau | ||||
| Kabupaten | Indragiri Hulu | ||||
| Kecamatan | Rakit Kulim | ||||
| Kode pos | 29352 | ||||
| Kode Kemendagri | 14.02.13.2008 | ||||
| Luas | ... km² | ||||
| Jumlah penduduk | ... jiwa | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| |||||
Kelayang merupakan salah satu desa di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, provinsi Riau, Indonesia. Desa ini bisa menjadi pilihan bagi yang ingin refreshing dan jauh dari hiruk pikuk nya keramaian.
Di Kelayang terdapat beberapa wisata persawahan, waduk/bendungan dan juga wisata perkebunan sayur mayur. Beberapat mahasiswa, pelajar, bahkan masyarakat umum datang ke desa ini untuk melakukan pengamatan atau study tour, karena desa ini termasuk subur, indah dan banyak keanekaragaman hayatinya
Orang Kelayang terkenal dengan keramah-tamahannya. Salah satu cermin hal ini adalah Sukamto, staf administrasi Kantor Desa Kelayang. Dia mengatakan bisa melayani masyarakat degan iklas dan penuh tanggung jawab karena karakter warga masyarakat yang ramah, simpati dan menghargai.
Menurut Sukamto jika bisa saling memahami, maka kebutuhan yang diperlukan oleh orang lain dan masalah-masalah yang dihadapinya, pasti bisa dicarikan solusinya. Tentu saja butuh kesabaran untuk menyelesaikannya, dan perlu kebijakan yang tepat dari pemerintahan desa untuk eksekusinya.
Konflik pertanahan juga terjadi di Desa Kelayang. Untuk penanggulangannya pemerintah desa mengadakan musyawarah dengan masyarakat, mengimplementasikan sistem informasi pertanahan serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan untuk kegiatan produktif dan berkelanjutan sesuai hak kepemilikannya.
Dalam hal menjaga lingkungan hidup, masyarakat melakukan pengelolaan sampah sehingga menjadi bahan berguna. Sementara Pemdes mengimplementasikan sistem monitoring dan evaluasi kualitas lingkungan.
Masyarakat Kelayang mengembangkan program ekonomi berbasis masyarakat, seperti BUMDes dan koperasi untuk upaya meningkatan pendapatannya.
keunikan di desa ini Karena memiliki bendungan atau waduk yang biasa di jadikan sumber air oleh warga sekitar selain itu juga bendungan ini sering di jadikan tempat wisata olah banyak masyarakat karena alam nya yang indah
salah satu kegiatan yang sering dilakukan masyarakat desa antara lain menanam padi yang biasanya dilakukan 2 kali dalam satu tahun biasanya saya juga ikut serta dalam proses kegiatan menanam padi di sawah saya sendiri, masyarakat biasane menanam padi secara bergantian agar sumber air tetap terjaga
organisasi di desa kelayang salah satunya kelompok tani ada 4 kelompok tani dengan tujuan yang sama yaitu memajukan petani agar makmur dan sukses keunikan nya yaitu 4 kelompok tani ini yang memiliki nama yang unik antara lain sumber rezeki sumber makmur, try karya bersama, dan basumeja, artikel ini semua saya tahu karena saya tinggal disana
Pembangunan yang terjadi di desa kelayang terutama di persawahan saat ini ialah mushola yang baru di bangun agar masyarakat mudah untuk melakukan ibadah dan dekat.Dulu nya musholla ini tidak ada di desa persawahan Kelayang, tetapi karena masyarakat yang makin banyak dan ramai makannya musholla ini di bangun.
untuk usaha tani di lahan saya sendiri yaitu menanam banyak sayuran seperti jagung,pare,timun,cabe,tomat,bayam, kangkung dan ada juga pohon buah buahan seperti jeruk, matoa,leci dan kelapa
perubahan yang terjadi di desa kelayang yaitu ada di lahan pertanian nya dulu lahan ini di tanami sawit namun sekarang di ali fungsi kan menjadi lahan pangan yang di tanami padi dan sayur,saya tau karena saya dulu menyaksikan pembongkaran lahan dari sawit ke lahan padi ini
kondisi yang menarik di persawahan kelayang di lihat dari penduduk yang banyak pindah dari persawahan di karenakan faktor bencana alam banjir contoh nya, karena keseringan banjir membuat penduduk jadi tidak betah dan memilih pindah ke dataran tinggi,adapun rumah yang mereka tinggalkan dulu ada sebagian yang di isi orang baru,dan ada juga yang terbengkalai saya bisa tahu hal ini karena saya bisa di bilang cukup lama tinggal di desa ini