Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kelayakhunian planet

Kelayakhunian planet adalah ukuran potensi dari planet atau satelit alami untuk mendukung kelayakhunian. Kehidupan mungkin berkembang dengan sendirinya pada suatu planet atau satelit alami, atau mungkin juga ditransfer dari planet lain, suatu proses teoretis yang dikenal sebagai panspermia. Karena eksistensi kehidupan luar bumi masih belum pasti adanya, sebagian besar kelayakhunian planet adalah perhitungan dari kondisi di Bumi dan karakteristik Matahari dan tata surya yang tampaknya menguntungkan makhluk hidup untuk berkembang–khususnya faktor-faktor yang menopang makhluk hidup yang kompleks, organisme multiselular, tidak hanya yang sederhana, organisme uniselular. Penelitian dan teori dalam hal ini adalah komponen dari ilmu planet dan disiplin yang muncul dari astrobiologi.

Sebuah planet yang diketahui sejauh mana cocok untuk kehidupan
Diperbarui 6 November 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kelayakhunian planet
Memahami kelayakhunian planet sebagian besar adalah perhitungan dari kondisi di Bumi, karena Bumi adalah satu-satunya planet yang diketahui menopang kehidupan.

Kelayakhunian planet (bahasa Inggris: planetary habitabilitycode: en is deprecated ) adalah ukuran potensi dari planet atau satelit alami untuk mendukung kelayakhunian. Kehidupan mungkin berkembang dengan sendirinya pada suatu planet atau satelit alami, atau mungkin juga ditransfer dari planet lain, suatu proses teoretis yang dikenal sebagai panspermia. Karena eksistensi kehidupan luar bumi masih belum pasti adanya, sebagian besar kelayakhunian planet adalah perhitungan dari kondisi di Bumi dan karakteristik Matahari dan tata surya yang tampaknya menguntungkan makhluk hidup untuk berkembang–khususnya faktor-faktor yang menopang makhluk hidup yang kompleks, organisme multiselular, tidak hanya yang sederhana, organisme uniselular. Penelitian dan teori dalam hal ini adalah komponen dari ilmu planet dan disiplin yang muncul dari astrobiologi.

Syarat mutlak untuk adanya kehidupan adalah sumber energi, dan gagasan kelayakhunian planet menunjukkan bahwa kriteria lain dari geofisika, geokimia, dan astrofisika harus dipenuhi sebelum suatu badan astronomi dapat mendukung kehidupan. Dalam rencana astrobiologi NASA, telah didefinisikan kriteria kelayakhunian utama sebagai "daerah luas untuk air, kondisi yang baik untuk terhubungnya molekul-molekul organik kompleks, dan sumber energi untuk menyokong metabolisme."[1]

Dalam menentukan potensi kelayakhunian suatu planet atau satelit, studi terfokus kepada komposisi, sifat orbit, atmosfer, dan interaksi kimia yang potensial. Karakteristik bintangnya yang penting mencakup massa dan luminositas, variabilitas yang stabil, tingkat logam yang tinggi. Planet dan satelit terestrial atau bebatuan dengan potensi kimiawi mirip Bumi adalah fokus utama dalam penelitian astrobiologi, meskipun teori kelayakhunian yang lebih spekulatif kadang mempertimbangkan biokimia alternatif dan jenis lain dari badan astronomi.

Terminologi klasifikasi

Katalog Eksoplanet Layak Huni[2] menggunakan estimasi kisaran temperatur permukaan untuk mengklasifikasikan eksoplanet:

  • hipopsikroplanet -- sangat dingin (< -50 °C)
  • psikroplanet -- dingin (< -50 hingga 0 °C)
  • mesoplanet -- suhu sedang (0-50 °C; jangan disamakan dengan definisi lain dari mesoplanet)
  • termoplanet -- panas (50-100 °C)
  • hipertermoplanet -- (> 100 °C)

Mesoplanet akan ideal untuk kehidupan yang kompleks, sedangkan hipopsikroplanet dan hipertermoplanet mungkin hanya mendukung kehidupan yang ekstrem.

HEC menggunakan istilah-istilah berikut untuk mengklasifikasikan eksoplanet berdasarkan massanya, dari yang terkecil sampai yang terbesar: asteroid, mercurian, subterran, terran, superterran, neptunian, dan jovian.

Lihat juga

  • Kehidupan ekstraterestrial
  • Eksoplanet
  • Daftar bintang dengan planet ekstrasurya yang telah dikonfirmasi

Referensi

  1. ↑ "Goal 1: Understand the nature and distribution of habitable environments in the Universe". Astrobiology: Roadmap. NASA. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-03-11. Diakses tanggal 2007-08-11.
  2. ↑ "PHL's Exoplanets Catalog - Planetary Habitability Laboratory @ UPR Arecibo". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-05-21. Diakses tanggal 2023-02-26.
  • l
  • b
  • s
Astrobiologi
Disiplin ilmiah
  • Astrokimia
  • Astrofisika
  • Ilmu atmosfer
  • Biokimia
  • Biologi evolusioner
  • Eksoplanetologi
  • Geomikrobiologi
  • Mikrobiologi
  • Paleontologi
  • Ilmu keplanetan
Topik utama
  • Abiogenesis
  • Allan Hills 84001
  • Biomolekul
  • Biosignature
  • Persamaan Drake
  • Bentuk kehidupan pertama
  • Analog Bumi
  • Kehidupan ekstraterestrial
  • Kurasi sampel ekstraterestrial
  • Ekstremofil
  • Jenis biokimia hipotetis
  • Daftar mikroorganisme yang diujikan di luar angkasa
  • Molekul yang terdeteksi di luar angkasa
  • Planet samudera
  • Panspermia
  • Perlindungan keplanetan
  • Search for extraterrestrial intelligence (SETI)
  • Meteorit Yamato
Kelaikhunian
planet
  • Kelaikhunian sistem bintang biner
  • Kelaikhunian sistem bintang tipe K
  • Kelaikhunian satelit alami
  • Kelaikhunian sistem katai merah
  • Zona laik huni lingkar bintang
  • Daftar eksoplanet yang kemungkinan layak huni
  • Tholin
  • Air cair ekstraterestrial
  • Zona laik huni galaksi
  • Planet super laik huni
Misi
luar angkasa
Orbit Bumi
  • BIO
  • BIOCORE
  • Biolab
  • Bion
  • BIOPAN
  • Biosatellite program
  • E-MIST
  • ERA
  • Eu:CROPIS
  • EXOSTACK
  • EXPOSE
  • Lunar Micro Ecosystem
  • O/OREOS
  • OREOcube
  • Tanpopo
  • VEGGIE
Mars
  • Beagle 2
  • ExoMars Trace Gas Orbiter
  • Fobos-Grunt
  • Mars Science Laboratory
    • Curiosity
  • Mars 2020
    • Perseverance
  • Phoenix
  • Viking
  • Misi Mars Uni Emirat Arab
  • Tianwen-1
Komet dan
asteroid
  • Hayabusa2
  • OSIRIS-REx
  • Rosetta
Direncanakan
  • BioSentinel
  • Dragonfly
  • Europa Clipper
  • ExoMars
    • Rosalind Franklin
    • Kazachock
  • HX-1
Diusulkan
  • BRUIE
  • CAESAR
  • Enceladus Explorer
  • Enceladus Life Finder
  • Enceladus Life Signatures and Habitability
  • Europa Lander
  • ExoLance
  • Explorer of Enceladus and Titan
  • Icebreaker Life
  • Journey to Enceladus and Titan
  • Laplace-P
  • Life Investigation For Enceladus
  • Misi pengembalian sampel Mars
  • Oceanus
  • THEO
  • Trident
Dibatalkan
  • Astrobiology Field Laboratory
  • Beagle 3
  • Biological Oxidant and Life Detection
  • Living Interplanetary Flight Experiment
  • Mars Astrobiology Explorer-Cacher
  • MELOS
  • Northern Light
  • Red Dragon
  • Terrestrial Planet Finder
Institusi
dan program
  • Astrobiology Society of Britain
  • Astrobiology Science and Technology for Exploring Planets
  • Breakthrough Initiatives
    • Breakthrough Listen
    • Breakthrough Message
    • Breakthrough Starshot
  • Carl Sagan Institute
  • Center for Life Detection Science
  • European Astrobiology Network Association
  • NASA Astrobiology Institute
  • Nexus for Exoplanet System Science
  • Ocean Worlds Exploration Program
  • Spanish Astrobiology Center
  • Category Category
  • Commons page Commons
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Terminologi klasifikasi
  2. Lihat juga
  3. Referensi

Artikel Terkait

Uranus

planet ketujuh dari matahari

Saturnus

planet keenam dari matahari

Pembentukan dan evolusi Tata Surya

Pembentukan Tata Surya oleh peluruhan gravitasi awan molekul dan sejarah geologi selanjutnya

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026