Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKekuatan politik tumbuh dari laras senjata
Artikel Wikipedia

Kekuatan politik tumbuh dari laras senjata

Kekuatan politik tumbuh dari laras senjata adalah sebuah peribahasa yang dicetuskan oleh pemimpin komunis Tiongkok Mao Zedong. Peribahasa tersebut awalnya dipakai oleh Mao pada sebuah pertemuan darurat Partai Komunis Tiongkok pada 7 Agustus 1927, pada permulaan Perang Saudara Tiongkok. Mao memakai peribahasa tersebut untuk kedua kalinya pada 6 November 1938, saat pidatonya dalam sesi plenari keenam dari Komite Pusat VI PKT; lagi-lagi, pidato tersebut menyinggung soal Perang Saudara, dan kini juga dengan Perang Dunia II. Potongan dari pidato tahun 1938 ditonjolkan dan dimasukkan dalam Karya-karya Pilihan karya Mao, dengan judul "Masalah-masalah Perang dan Strategi". Terakhir pada 1964, peribahasa tersebut kembali digaungkan dan dipopulerisasikan dalam Kutipan dari Ketua Mao Tse-Tung karya Mao.

Wikipedia article
Diperbarui 28 Januari 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kekuatan politik tumbuh dari laras senjata (Hanzi: 枪杆子里面出政权; Pinyin: Qiānggǎn zi lǐmiàn chū zhèngquán) adalah sebuah peribahasa yang dicetuskan oleh pemimpin komunis Tiongkok Mao Zedong. Peribahasa tersebut awalnya dipakai oleh Mao pada sebuah pertemuan darurat Partai Komunis Tiongkok pada 7 Agustus 1927, pada permulaan Perang Saudara Tiongkok.[1] Mao memakai peribahasa tersebut untuk kedua kalinya pada 6 November 1938, saat pidatonya dalam sesi plenari keenam dari Komite Pusat VI PKT; lagi-lagi, pidato tersebut menyinggung soal Perang Saudara, dan kini juga dengan Perang Dunia II. Potongan dari pidato tahun 1938 ditonjolkan dan dimasukkan dalam Karya-karya Pilihan karya Mao, dengan judul "Masalah-masalah Perang dan Strategi". Terakhir pada 1964, peribahasa tersebut kembali digaungkan dan dipopulerisasikan dalam Kutipan dari Ketua Mao Tse-Tung karya Mao.[2]

Referensi

  1. ↑ Li, Gucheng, ed. (1995). A glossary of political terms of the People's Republic of China (Edisi illustrated). Chinese University Press. hlm. 325. ISBN 978-9622016156.
  2. ↑ Mao, Zedong (1972). Quotations from Chairman Mao Tse-Tung. Peking: Foreign Languages Press. hlm. 61. ISBN 9780835123884.

Pranala luar

  • Quotations from Mao Tse Tung, Mao Tse Tung Internet Archive (marxists.org)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Revolusi bukanlah sebuah pesta makan malam

makan". Kekuatan politik tumbuh dari laras senjata "Programmatic literature written under the oil lamp". Xinhua News Agency. 2021-04-19. Diarsipkan dari asli

Perang Arab–Israel 1948

tahap kedua dan terakhir perang Palestina 1947–1949

Mao Zedong

Ketua ke-1 Partai Komunis Tiongkok dan pendiri Republik Rakyat Tiongkok (1893–1976)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026