Kejuaraan Major Counter-Strike, atau Kejuaraan Major Valve, umumnya dikenal sebagai Major, adalah turnamen esports Counter-Strike (CS) disponsori oleh Valve, selaku pengembang permainan ini. Major pertama yang resmi diakomodasi oleh Valve diadakan pada tahun 2013 di Jönköping, Swedia dan diorganisir oleh DreamHack dengan total hadiah sebesar US$250.000 dan dibagi di antara 16 tim. Turnamen ini, bersama dengan 19 turnamen Major berikutnya, dimainkan di Counter-Strike: Global Offensive. Pada tahun 2023, Counter-Strike 2 (CS2) dirilis, sehingga seluruh kompetisi esports Counter-Strike, termasuk Major, dimainkan di CS2.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Musim atau kompetisi terkini: | |
Final MLG Major Championship: Columbus pada tahun 2016 | |
| Olahraga | Olahraga elektronik |
|---|---|
| Didirikan | 2013 |
| Jumlah tim | 16 tim (2013–2017) 24 tim (2018–2024) 32 tim[1] (2025–sekarang) |
| Negara | Internasional |
| Lokasi | Beragam |
| Juara terkini | Team Vitality (Gelar ke-3) |
| Juara terbanyak | Astralis (4 gelar) |
| Mitra televisi | Twitch, Steam.tv, YouTube |
| Sponsor | Valve |
Kejuaraan Major Counter-Strike,[a] atau Kejuaraan Major Valve,[b] umumnya dikenal sebagai Major, adalah turnamen esports Counter-Strike (CS) disponsori oleh Valve, selaku pengembang permainan ini. Major pertama yang resmi diakomodasi oleh Valve diadakan pada tahun 2013 di Jönköping, Swedia dan diorganisir oleh DreamHack dengan total hadiah sebesar US$250.000 dan dibagi di antara 16 tim. Turnamen ini, bersama dengan 19 turnamen Major berikutnya, dimainkan di Counter-Strike: Global Offensive. Pada tahun 2023, Counter-Strike 2 (CS2) dirilis, sehingga seluruh kompetisi esports Counter-Strike, termasuk Major, dimainkan di CS2.
Sejak saat itu, Major circuit telah berkembang dengan pesat, dengan turnamen baru-baru ini menawarkan total hadiah sebesar US$1.250.000 dan menghadirkan tiga puluh dua tim dari seluruh dunia. Major dianggap sebagai turnamen paling penting dan bergengsi di kancah Counter-Strike.
Juara saat ini adalah Team Vitality, yang memenangkan Major ketiga mereka di StarLadder Budapest Major 2025, Major ketiga yang diadakan dalam permainan Counter-Strike 2. Astralis memegang rekor gelar Major terbanyak dengan empat gelar.
Counter-Strike: Global Offensive adalah permainan video penembak orang pertama multipemain yang dikembangkan oleh Hidden Path Entertainment dan Valve. Permainan ini merupakan permainan keempat dalam seri Counter-Strike. Permainan pertama dalam seri ini, Counter-Strike 1.6, secara resmi dirilis pada tahun 2000 dan permainan kompetitif dimulai segera setelahnya. Turnamen internasional pertama saat itu adalah Kejuaraan Cyberathlete Professional League Winter 2001, dianggap sebagai “Major” pertama.[2] Kejuaraan CPL Summer and Winter, bersama dengan World Cyber Games, Electronic Sports World Cup, dan Intel Extreme Masters, dianggap sebagai Major oleh komunitas, meskipun Valve tidak mensponsori atau memberikan sebutan resmi untuk turnamen tersebut.[2]
Tim-tim Swedia, seperti SK Gaming,[3][4] mendominasi di awal masa-masa Major, tetapi tim asal Polandia yang dikenal dengan sebutan "the Golden Five" merupakan tim yang paling sukses.[5][6] Banyak tim dari berbagai belahan dunia yang kemudian memenangkan Major, termasuk Team 3D dari Amerika Serikat pada CPL Winter 2002[7] dan WCG 2004,[8] NoA dari Norwegia pada CPL Winter 2004,[9] mibr dari Brasil pada ESWC 2006,[10] dan WeMade FOX dari Korea Selatan pada WEM 2010.[11]
Pada tanggal 16 September 2013, setahun setelah peluncuran Global Offensive, Valve mengumumkan hadiah sebesar US$250.000 yang didanai oleh komunitas untuk kejuaraan resmi perdana Major CS:GO.[12] Sebagian dari uang tersebut didanai oleh komunitas melalui update Arms Deal, yang memungkinkan para pemain untuk membeli skin dalam permainan.[2] Valve mengumumkan bahwa turnamen ini akan berlangsung di Swedia dan diorganisir oleh DreamHack.[13] Turnamen ini berlangsung pada akhir November dan dimenangkan oleh tim dari Swedia, Fnatic, dengan mengalahkan Ninjas in Pyjamas di babak final.[14][15] Setelah Dreamhack 2013, Valve mengumumkan bahwa mereka akan bekerja sama dengan penyelenggara turnamen untuk menyelenggarakan tiga turnamen besar setiap tahunnya. Turnamen Major ini merupakan ajang paling bergengsi dalam kancah kompetitif CS:GO, dan prestasi para pemain profesional sering kali dinilai dari penampilan mereka di turnamen-turnamen ini.[16][17][18]
Major di awal-awal masanya, pertandingan didominasi oleh tim-tim asal Swedia, seperti Fnatic dan NiP, berhasil memenangkan empat dari enam Major pertama. NiP bermain di lima dari enam grand final pertama. Ketika Fnatic memenangkan Cologne 2015, mereka menjadi tim pertama yang memenangkan Major back to back, dan tim pertama yang memenangkan Major ketiga secara total.[19] Hanya tim asal Denmark, Astralis, yang menyamai jumlah tersebut.
Pada akhir tahun 2015, Valve mengumumkan bahwa MLG akan menjadi tuan rumah Major pertama di Amerika Utara.[20] Pada tanggal 23 Februari 2016, dengan akan diselenggarakannya MLG Columbus 2016, Valve mengumumkan peningkatan permanen pada total hadiah dari US$250.000 menjadi US$1.000.000 .[21][22] Akan tetapi, Valve mengurangi jumlah Major setiap tahunnya dari tiga menjadi dua. Luminosity Gaming, tim asal Brasil, memenangkan ajang tersebut dan menjadi tim non-Eropa pertama yang memenangkan Major.[23] Pemain ini juga kemudian memenangkan Major secara back-to-back, dengan kemenangan kedua mereka sebagai SK Gaming di ESL One Cologne 2016.[16]
Gambit Esports, yang sebagian besar terdiri dari pemain-pemain dari Kazakhstan, memenangkan PGL Major Kraków 2017 dan menjadi tim Asia dan CIS pertama yang memenangkan Major.[24] Pada tanggal 13 Desember 2017, manajer umum ELEAGUE, penyelenggara ELEAGUE Major: Boston 2018, mengumumkan perubahan format yang dirancang oleh Valve bersama ELEAGUE dengan memperluas jumlah tim di Major yang awalnya dari enam belas tim menjadi dua puluh empat tim.[25] Major ini juga merupakan Major pertama yang diadakan di beberapa kota, karena babak penyisihan grup diadakan di Atlanta di Turner Studios.[26]
Setelah Boston 2018, tim asal Denmark Astralis menjadi tim teratas di CS:GO dan salah satu tim terbaik dalam sejarah Counter-Strike.[27] Dengan kemenangan di London 2018, Katowice 2019, dan Berlin 2019, Astralis menjadi tim pertama yang memenangkan tiga Major secara beruntun dan total empat Major yang dimenangkan pada tahun 2017.[28] Setelah Berlin 2019, Valve dan ESL mengumumkan Major berikutnya, ESL One Rio 2020, yang akan menjadi Major pertama yang diselenggarakan di Amerika Selatan.[29] Rio 2020, yang awalnya dijadwalkan pada bulan Mei, kemudian ditunda hingga November karena pandemi COVID-19. Major yang diadakan pada bulan November diumumkan dengan total hadiah sebesar US$2.000.000 menggabungkan jumlah total keseluruhan hadiah yang berasal dari bulan Mei.[30] Pada bulan September 2020, Rio Major secara resmi dibatalkan karena COVID-19.[31] Pada bulan Desember 2020, Valve memindahkan Major 2021 dari bulan Mei ke bulan Oktober dan November, dengan alasan kekhawatiran akan pandemi.[32] Pada tanggal 14 Januari 2021, Valve mengumumkan bahwa kejuaraan tersebut akan diadakan antara 23 Oktober hingga 7 November di Stockholm.[33] Setelah lebih dari dua tahun sejak Major berlangsung, pergelaran Major kemudian berlanjut di Stockholm 2021, dengan tim favorit Natus Vincere mendominasi turnamen tersebut dan menjadi tim pertama dalam sejarah CS:GO yang memenangkan Major tanpa kalah dalam satu map di sepanjang turnamen berlangsung.[34]
FaZe Clan memenangkan PGL Major Antwerp 2022, mengalahkan Natus Vincere 2-0, dan menjadi tim internasional pertama dalam sejarah CS:GO yang memenangkan Major.[35]
ESL One Rio 2020 Major yang sebelumnya dibatalkan, digantikan dengan IEM Rio Major 2022 dan diadakan di Rio de Janeiro, Brasil pada 31 Oktober - 13 November 2022. Outsiders, adalah nama netral untuk organisasi esports Virtus.pro dikarenakan hubungan dengan pemerintah Rusia terkait dengan invasi Rusia ke Ukraina tahun 2022, memenangkan turnamen tersebut dengan mengalahkan Heroic di babak grand final dengan skor 2-0.[36][37]
BLAST Paris Major 2023 diadakan di Paris pada tanggal 8 Mei - 21 Mei 2023 dengan total hadiah sebesar US$1.250.000 .[38] Tidak lama setelah pengumuman Counter-Strike 2, akun Twitter resmi CS:GO mengumumkan bahwa BLAST Paris Major akan menjadi CS:GO Major terakhir dengan major berikutnya yang akan diselenggarakan pada bulan Maret 2024 di CS2.[39] Team Vitality, organisasi asal Perancis, berhasil mengalahkan GamerLegion, dengan skor 2-0 dan meraih gelar Major CS:GO terakhir.
Major Counter-Strike 2 pertama diumumkan di PGL Major Copenhagen 2024 yang diselenggarakan pada tanggal 17-31 Maret di Royal Arena.[40] 40 Pada tanggal 12 November 2023, Perfect World, yang mendistribusikan Counter-Strike 2 di Tiongkok, mengumumkan major kedua setelah perilisan Counter-Strike 2, yang akan diselenggarakan di Shanghai pada tanggal 1-15 Desember 2024.[41]
Pada tanggal 3 Januari 2025, Valve mengumumkan ekspansi kedua jumlah tim menjadi tiga puluh dua tim, dimulai dengan BLAST Austin Major 2025.[42]
| Tim | Major yang dimenangkan | ||
|---|---|---|---|
| Astralis | 4 | 0 | Atlanta 2017, London 2018, Katowice 2019, Berlin 2019 |
| Fnatic | 3 | 1 | Jönköping 2013, Katowice 2015, Cologne 2015 |
| Team Vitality | 3 | 0 | Paris 2023, Austin 2025, Budapest 2025 |
| Natus Vincere | 2 | 4 | Stockholm 2021, Copenhagen 2024 |
| Virtus.pro | 2 | 1 | Katowice 2014, Rio 2022[e] |
| Ninjas in Pyjamas | 1 | 4 | Cologne 2014 |
| FaZe Clan | 1 | 4 | Antwerp 2022 |
| Team Envy | 1 | 1 | Cluj-Napoca 2015 |
| Team LDLC | 1 | 0 | Jönköping 2014 |
| Luminosity Gaming | 1 | 0 | Columbus 2016 |
| SK Gaming | 1 | 0 | Cologne 2016 |
| Gambit Esports | 1 | 0 | Kraków 2017 |
| Cloud9 | 1 | 0 | Boston 2018 |
| Team Spirit | 1 | 0 | Shanghai 2024 |
| Team Liquid | 0 | 1 | |
| Immortals | 0 | 1 | |
| ENCE | 0 | 1 | |
| AVANGAR | 0 | 1 | |
| G2 Esports | 0 | 1 | |
| Heroic | 0 | 1 | |
| GamerLegion | 0 | 1 | |
| The MongolZ | 0 | 1 | |