Kejuaraan Eropa Wanita UEFA 2022 adalah edisi ke-13 turnamen sepak bola Kejuaraan Eropa Wanita UEFA. Putaran final edisi ini diselenggarakan di Inggris dari tanggal 6 hingga 31 Juli 2022. Inggris pernah menjadi tuan rumah edisi 2005, saat masih diikuti 8 tim. Turnamen ini awalnya dijadwalkan berlangsung dari 7 Juli hingga 1 Agustus 2021, tetapi karena pandemi COVID-19 di Eropa pada awal 2020, turnamen ini ditunda dan diubah namanya. 16 tim berpartisipasi pada putaran final. Asisten wasit video (VAR) dan teknologi garis gawang digunakan dalam putaran final.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Informasi turnamen | |
|---|---|
| Tuan rumah | Inggris |
| Jadwal penyelenggaraan | 6–31 Juli 2022 |
| Jumlah tim peserta | 16 (dari 1 konfederasi) |
| Tempat penyelenggaraan | 10 (di 8 kota) |
| Hasil turnamen | |
| Juara | |
| Tempat kedua | |
| Statistik turnamen | |
| Jumlah pertandingan | 31 |
| Jumlah gol | 95 (3,06 per pertandingan) |
| Jumlah penonton | 574.865 (18.544 per pertandingan) |
| Pemain terbaik | |
| Pencetak gol terbanyak | (6 gol) |
| Pemain muda terbaik | |
← 2017 2025 → | |
Kejuaraan Eropa Wanita UEFA 2022 adalah edisi ke-13 turnamen sepak bola Kejuaraan Eropa Wanita UEFA. Putaran final edisi ini diselenggarakan di Inggris dari tanggal 6 hingga 31 Juli 2022. Inggris pernah menjadi tuan rumah edisi 2005, saat masih diikuti 8 tim.[1][2] Turnamen ini awalnya dijadwalkan berlangsung dari 7 Juli hingga 1 Agustus 2021,[3] tetapi karena pandemi COVID-19 di Eropa pada awal 2020, turnamen ini ditunda dan diubah namanya.[4][5][6] 16 tim berpartisipasi pada putaran final. Asisten wasit video (VAR) dan teknologi garis gawang digunakan dalam putaran final.[7]
Tuan rumah Inggris menjuarai turnamen ini setelah mengalahkan Jerman pada pertandingan final di Stadion Wembley dengan skor 2–1 setelah melalui perpanjangan waktu.[8] Sementara itu, Prancis dan Swedia sama-sama mengalami kekalahan pada babak semifinal. Selaku juara, Inggris bertanding dalam Finalissima Wanita 2023 perdana melawan Brasil selaku juara Copa América Femenina 2022.[9]
Inggris adalah satu-satunya negara yang mengajukan penawaran sebelum batas waktu.[10] Hungaria dan Austria sebelumnya telah menyatakan minat untuk mengajukan penawaran sebagai tuan rumah penyelenggara.[11]:808 Inggris dikonfirmasi sebagai tuan rumah dalam rapat Komite Eksekutif UEFA di Dublin, Republik Irlandia, pada 3 Desember 2018.[1][2][12] Mereka sebelumnya telah menjadi tuan rumah penyelenggara edisi 2005, yang digambarkan sebagai titik balik perkembangan sepak bola wanita, dengan jumlah penonton di stadion dan televisi yang melebihi ekspektasi.[11]:800
Sebuah studi pada Januari 2022 membahas manfaat Inggris menjadi tuan rumah turnamen ini dalam hal wisata olahraga. Meskipun fokus utamanya adalah pada sepak bola laki-laki, Inggris sudah dikenal sebagai pusat global dalam dunia sepak bola. Studi tersebut juga mempertimbangkan dampak positif dari ajang olahraga besar bagi negara tuan rumah, meskipun dalam kasus ini tidak diperlukan pembangunan stadion atau infrastruktur baru. Disebutkan bahwa Inggris berniat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendorong perkembangan sepak bola wanita serta memperkuat citranya sebagai salah satu pusat utama sepak bola wanita di dunia.[11]:800
Meadow Lane di Nottingham dan London Road di Peterborough awalnya termasuk dalam daftar stadion ketika The Football Association mengajukan tawaran untuk menjadi tuan rumah turnamen. Kedua stadion ini kemudian digantikan oleh City Ground di Nottingham dan St Mary's di Southampton guna memenuhi persyaratan dari UEFA.[13][14] City Ground digantikan oleh Leigh Sports Village ketika daftar akhir lokasi pertandingan dikonfirmasi pada Agustus 2019.[15] Pada 23 Februari 2020, Old Trafford di Manchester Raya dikonfirmasi sebagai lokasi pertandingan pembuka yang diikuti oleh Inggris,[16] sementara Stadion Wembley menjadi lokasi pertandingan final.
Berikut merupakan 10 stadion yang kemudian diumumkan oleh UEFA.[17][18][19]
| London (Wembley) |
Manchester (Old Trafford) |
Sheffield | Southampton |
|---|---|---|---|
| Stadion Wembley | Old Trafford | Bramall Lane | Stadion St Mary's |
| Kapasitas: 90.000 | Kapasitas: 74.879 | Kapasitas: 32.702 | Kapasitas: 32.505 |
| Brighton and Hove | |||
| Stadion Community[a] | |||
| Kapasitas: 31.800 | |||
| Milton Keynes | |||
| Stadion MK | |||
| Kapasitas: 30.500 | |||
| London (Brentford) |
Rotherham | Leigh | Manchester (Bradford) |
| Stadion Brentford Community | Stadion New York | Leigh Sports Village | Stadion Akademi |
| Kapasitas: 17.250 | Kapasitas: 12.021 | Kapasitas: 7.800[20] | Kapasitas: 4.400[21] |
Pengumuman rencana penyelenggaraan pada 2019 mendapat kritik dari The Guardian, yang mencatat bahwa dalam penawaran, terdapat penekanan untuk menggunakan Stadion Wembley, padahal rencananya stadion itu hanya akan digunakan untuk pertandingan final.[11]:808 Media tersebut dan lainnya juga mengkritik bahwa meskipun turnamen akan menggunakan stadion-stadion di berbagai bagian negara, tidak satu pun yang berada di wilayah Timur Laut.[11]:808[22] Kekhawatiran geografis ini juga menjadi topik utama dalam reaksi negatif di media sosial. Sebuah studi pada 2019 mencatat bahwa sepak bola wanita telah berkembang pesat setelah Kejuaraan Eropa Wanita UEFA 2005 yang diselenggarakan di wilayah Barat Laut, sementara studi pada tahun 2020 menunjukkan bahwa wilayah Timur Laut merupakan lokasi yang menonjol bagi sepak bola wanita.[11]:811–812 Kurangnya stadion yang dipilih di wilayah Midlands juga mendapat kritik menjelang pelaksanaan turnamen.[22]
Kapasitas stadion juga mendapat sorotan. Pemain Islandia Sara Björk Gunnarsdóttir, mengkritik penggunaan Stadion Akademi yang biasanya berkapasitas 7.000 penonton, tetapi selama turnamen hanya diizinkan menampung 4.700 orang akibat pembatasan UEFA yang melarang penggunaan area berdiri. Keputusan untuk menyertakan stadion tersebut disebut "memalukan" dan "tidak menghormati", serta dianggap tidak mencerminkan perkembangan sepak bola wanita.[23] Leigh Sports Village juga mengalami pembatasan yang sama, sehingga hanya dapat menampung 8.100 penonton dari kapasitas biasanya yang mencapai 12.000.[24]