Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKecelakaan helikopter Sekadau 2026
Artikel Wikipedia

Kecelakaan helikopter Sekadau 2026

Kecelakaan helikopter di Sekadau 2026 merupakan kecelakaan yang terjadi pada 16 April 2026 ketika sebuah helikopter jenis Airbus H130 jatuh di sebuah perbukitan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat dan menyebabkan seluruh penumpang meninggal dunia.

Wikipedia article
Diperbarui 29 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kecelakaan helikopter Sekadau 2026
Ringkasan kecelakaan
TanggalApril 16, 2025; 12 bulan lalu (2025-04-16)
RingkasanJatuh di Bukit Puntak, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat
Lokasi
  • Desa Tapang-Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, 00°12'00" LS dan 110°44'00" BT
Pesawat
Jenis pesawatAirbus H130
OperatorPT Matthew Air Nusantara
RegistrasiPK-CFX
AsalHelipad PT Cipta Mahkota, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat
TujuanHelipad PT Graha Agro Nusantara 1, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat
Orang dalam pesawat8
Penumpang6
Awak2
Tewas8
Selamat0

Kecelakaan helikopter di Sekadau 2026 merupakan kecelakaan yang terjadi pada 16 April 2026 ketika sebuah helikopter jenis Airbus H130 jatuh di sebuah perbukitan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat dan menyebabkan seluruh penumpang meninggal dunia.

Kronologi

Pada 16 April 2026 sebua Helikopter jenis Airbus Helicopter EC 130 T2 dengan registrasi PK-CFX yang dioperasikan oleh PT Matthew Air Nusantara dilaporkan jatuh saat menjalankan penerbangan dari Pangkalan Heliopter PT Cipta Mahkota di Kabupaten Melawi menuju Pangkalan Helikopter PT Graha Agro Nusantara 1 di Kabupaten Kubu Raya.[1]

Helikopter ini lepas landas pada pukul 07.37 WIB kemudian sempat mengirim sinyal darurat pada pukul 08.39 saat perjalanan di atas wilayah hutan Kabupaten Sekadau dengan perkiraan kejadian berada di koordinat 00°12'00" LS dan 110°44'00" BT, sekitar 114 kilometer dari Pos SAR Sintang dengan arah radial 258°. Selanjutnya 09.15 pesawat dinyatakan hilang kontak dan pada pukul 10.43 WIB AirNav Indonesia menerbitkan notifikasi darurat (DETRESFA).[2][3]

Pada pukul 11.000 tim dari Pos SAR Sintang diberangkatkan menuju lokasi kejadian disusul dengan dua tim tambahan tim penyelamatan dan tim komunikasi, lengkap dengan peralatan pendukung termasuk alat bantu pencari arah dan Starlink. Operasi pencarian ini juga melibatkan Polres Sintang, AirNav Pontianak, Brimob, BPBD, Basarnas, pemerintah kecamatan dan desa setempat, serta masyarakat.[4]

Lokasi perbukitan yang terjal membuat para tim penyelamat sulit mencari keberadaan helikopter sehingga pada tanggal 16 April 2026 tim penyelamat hanya menemukan serpihan ekor helikopter yang berjarak 3 kilometer ke arah barat dari titik awal hilang kontak.[5] Keesokannya pada 17 April 2026 tim SAR akhirnya menemukan bangkai helikopter di dinding bukit dengan kemiringan 65 derajat serta bekas sapuan baling-baling sepanjang 500 meter.

Pada hari yang sama semua korban berhasil ditemukan dengan tujuh korban terjepit di dalam helikopter sementara satu korban lainnya terlempar dan tersangkut di pohon sekitar 1 meter dari badan pesawat. Semua korban tewas yang terdiri dari 2 kru, 4 penumpang Indonesia, dan 2 penumpang asal Malaysia kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Anton Soedjarwo Polda Kalimantan Barat, Pontianak.[6]

Kemudian pada 24 April 2026 masyarakat setempat melakukan upacara adat Mudas Buang Pamali di Kampong Ulu Peniti, Desa Tapang Tingang dihadiri oleh Bupati Sekadau. Upacara adat ini merupakan kearifan masyarakat lokal yang diyakini secara turun menurun berguna untuk menolak bala dan unsur negatif pascabencana.[7]

Rujukan

  1. ↑ "Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai". Suara Kalbar.
  2. ↑ "Helikopter Hilang Kontak di Kalbar". Detiknews.
  3. ↑ "Begini Kronologi Hilangnya Helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau". MetroTV.
  4. ↑ "Update Helikopter Jatuh di Sekadau: Semua 8 Korban Ditemukan Tewas". CNN Indonesia.
  5. ↑ "Basarnas: Helikopter yang jatuh ditemukan di hutan Sekadau Kalbar". Antaranews.
  6. ↑ "Semua Korban Heli Jatuh di Sekadau Ditemukan Tewas". Kompas.
  7. ↑ "Bupati Sekadau Hadiri Upacara Adat Mudas Buang Pamali di Tapang". Kabupaten Sekadau.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kronologi
  2. Rujukan
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026