Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kebun Raya Massenrempulu

Kebun Raya Massenrempulu adalah kebun raya yang terletak di Desa Batu Mila, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Kebun raya ini berfungsi sebagai kawasan konservasi tumbuhan, penelitian, pendidikan, sekaligus objek wisata daerah yang mendukung aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal.

kebun raya di Indonesia
Diperbarui 31 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Infotaula de geografia políticaKebun Raya Massenrempulu
kebun raya Suntingan nilai di Wikidata

Tempat
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 3°42′18.71208″S 119°47′57.41923″E / 3.7051978000°S 119.7992831194°E / -3.7051978000; 119.7992831194 
Negara berdaulatIndonesia
Provinsi di IndonesiaSulawesi Selatan
KabupatenEnrekang
KecamatanMaiwa
DesaBatu Mila Suntingan nilai di Wikidata
NegaraIndonesia Suntingan nilai di Wikidata

Kebun Raya Massenrempulu adalah kebun raya yang terletak di Desa Batu Mila, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Kebun raya ini berfungsi sebagai kawasan konservasi tumbuhan, penelitian, pendidikan, sekaligus objek wisata daerah[1] yang mendukung aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal.

Kebun Raya Massenrempulu berlokasi di jalur poros Makassar–Parepare menuju kawasan wisata Tana Toraja.[1] Letak kebun raya ini berada pada 70 – 155 m dpal dengan luas 300 hektar. Suhu kebun raya ini berada pada kisaran 18° – 33 °C.[2]

Sejarah

Gagasan pendirian Kebun Raya Massenrempulu berawal pada tahun 2004 ketika Bupati Enrekang saat itu, La Tinro La Tunrun, melakukan kunjungan ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Jakarta. Setelah melalui tahap audiensi dan survei lokasi bersama LIPI, ditetapkanlah Desa Batu Mila yang semula berupa kawasan terbuka sebagai lokasi pembangunan di antara empat kandidat lokasi lainnya (Desa Karrang, Desa Bambapuang, dan Desa Kadinge). Gagasan pembangunan kebun raya disampaikan oleh bupati Enrekang kepada Ketua DPRD Enrekang melalui surat No. 522.51/929/SETDA. Pada 19 Juli 2005, Ketua DPRD menyetujui rencana pembangunan dengan mengeluarkan surat Nomor: 102/DPRD/2005 [1]

Hari jadi Kebun Raya Masserempulu dirayakan pada 14 Maret 2007 untuk memperingati penanaman perdana di kebun raya tersebut oleh Bupati Enrekang saat itu, H. La Tinro La Tunrung, bersama perwakilan LIPI dan masyarakat.[1] Pada tahun 2009, Kebun Raya Massenrempulu telah ditetapkan sebagai kawasan wisata dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA).[2] Pada tahun 2012, kebun raya ini ditetapkan sebagai salah satu kebun raya prioritas nasional karena memenuhi kriteria pengelolaan, status lahan, infrastruktur, serta koleksi tanaman.[1]

Koleksi

Kebun Raya Massenrempulu difokuskan untuk konservasi tumbuhan endemik Sulawesi yang memiliki tingkat keanekaragaman tinggi, khususnya yang berasal dari kawasan Wallacea. Koleksi meliputi berbagai jenis tanaman hias, tanaman obat, tanaman buah, serta tumbuhan yang memiliki fungsi dalam upacara adat.[1] Pada kebun raya ini, koleksi tanaman ditata sesuai tema taman, mulai dari taman air, taman wangi, taman formal, taman amphiteater, taman koleksi herba, taman tematik Wallacea, area hijau, tanaman Mexicoa, dan area koleksi campuran bioregion seluruh daerah Nusantara.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Lahe, Ridwan (2021-10-30). "Analisis Perkembangan Kebun Raya Massenrempulu Enrekang Di Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang 2004-2019". Phinisi Integration Review (dalam bahasa Inggris). 4 (3): 442–451. doi:10.26858/pir.v4i3.24422. ISSN 2614-2317.
  2. 1 2 3 Widya Ningsih (2021-08-15). "Dampak Objek Wisata Kebun Raya Massenrempulu Enrekang Terhadap Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat Batu Mila Enrekang". Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event: 115–122. doi:10.33649/pusaka.v3i2.104. ISSN 2656-1301.

Pranala luar

Artikel bertopik geografi atau tempat Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Koleksi
  3. Referensi
  4. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026