Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kebijakan Tetangga Baik

Kebijakan Tetangga Baik adalah kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden Amerika Serikat Franklin Roosevelt terhadap Amerika Latin. Meskipun kebijakan ini diterapkan pada masa pemerintahan Roosevelt, politikus abad ke-19 Henry Clay merintis kebijakan ini sekaligus mencetuskan istilah "Tetangga Baik".

Wikipedia article
Diperbarui 18 Februari 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kebijakan Tetangga Baik
Untuk kegunaan lain, lihat Kebijakan Tetangga Baik (disambiguasi).
Presiden Brasil Getúlio Vargas (kiri) dan Presiden AS Franklin D. Roosevelt (kanan) tahun 1936

Kebijakan Tetangga Baik adalah kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden Amerika Serikat Franklin Roosevelt terhadap Amerika Latin. Meskipun kebijakan ini diterapkan pada masa pemerintahan Roosevelt, politikus abad ke-19 Henry Clay merintis kebijakan ini sekaligus mencetuskan istilah "Tetangga Baik" (Good Neighbor).

Prinsip utama kebijakan ini adalah non-intervensi dan non-interferensi dalam urusan dalam negeri Amerika Latin. Kebijakan ini juga menegaskan kembali prinsip bahwa Amerika Serikat akan menjadi "tetangga baik" dan terlibat dalam hubungan timbal balik dengan negara-negara Amerika Latin.[1] Pemerintahan Roosevelt berharap kebijakan baru ini menciptakan kesempatan ekonomi baru dalam bentuk perjanjian dagang yang saling menguntungkan dan memperkuat pengaruh Amerika Serikat di Amerika Latin. Akan tetapi, banyak negara Amerika Latin yang tidak percaya dengan kebijakan ini.[2]

Lihat pula

  • Anti-Amerikanisme
  • Perang Dingin
  • Kolosus Dari Utara
  • Intervensionisme (politik)
  • Hubungan Amerika Latin–Amerika Serikat
  • Doktrin Monroe
  • Korolarium Roosevelt
  • Pendudukan Amerika Serikat di Haiti

Referensi

  1. ↑ Rabe, Stephen G (2006). "The Johnson Doctrine". Presidential Studies Quarterly. 36 (1): 45–58. ISSN 1741-5705.
  2. ↑ Gilderhus, Mark T (2006). "The Monroe Doctrine: Meanings and Implications". Presidential Studies Quarterly. 36 (1): 5–16. doi:10.1111/j.1741-5705.2006.00282.x. ISSN 1741-5705.

Bacaan lanjutan

  • Dallek, Robert. Franklin D. Roosevelt and American Foreign Policy, 1932-1945 (1995) excerpt and text search
  • Pike, Fredrick B. FDR's Good Neighbor Policy: Sixty Years of Generally Gentle Chaos (2010) excerpt and text search
  • Stuckey, Mary E. The Good Neighbor: Franklin D. Roosevelt and the Rhetoric of American Power (Michigan State University Press; 2013) 376 pages; Explores the metaphor of the "good neighbor" as key to FDR's rhetoric in and beyond foreign affairs. excerpt and text search

Pranala luar

  • "The Good Neighbor policy". United States History. Online Highways, LLC. 1995–2005.

Templat:Franklin D. Roosevelt

  • l
  • b
  • s
Intervensi Amerika Serikat di Amerika Latin
Kebijakan
  • Doktrin Monroe (1823)
  • Amendemen Platt (1901–1904)
  • Korolarium Roosevelt/Ideologi Pentungan Besar (1904)
  • Kebijakan Tetangga Baik (1933)
  • Diplomasi Dolar
Perang
  • Perang Meksiko–Amerika Serikat (1846-1848)
  • Perang Spanyol–Amerika Serikat (1898)
  • Perang Perbatasan (1910–19)
  • Keterlibatan Amerika Serikat di Revolusi Meksiko (1916–19)
Aksi dan
pendudukan terbuka
  • Ekspedisi Paraguay (1858)
  • Pemisahan Panama dari Kolombia (1903) (Perjanjian Hay–Bunau-Varilla)
  • Pendudukan Honduras
  • Pendudukan Nikaragua (1912–33)
  • Pendudukan Veracruz (1914)
  • Pendudukan Haiti (1915–34)
  • Pendudukan Republik Dominika (1916–24)
  • Pendudukan Republik Dominika (1965–66)
  • InvasiGrenada (1983)
  • Invasi Panama (1989)
Aksi rahasia
  • Kudeta Guatemala 1954
  • Invasi Teluk Babi (1961)
  • Operasi MONGOOSE
  • Proyek FUBELT
  • Kudeta Chili 1973
Klaim sengketa
  • Upaya kudeta Venezuela 2002
  • Pemberontakan Haiti 2004
Lainnya
  • Krisis Rudal Kuba (1962)
  • Skandal sebar senjata ATF
  • Kebijakan luar negeri Amerika Serikat
  • Hubungan Amerika Latin –Amerika Serikat

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Referensi
  3. Bacaan lanjutan
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Kebijakan Tetangga Eropa

negara-negara tetangganya. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong stabilitas, keamanan dan kesejahteraan di kawasan-kawasan tetangga Uni Eropa, baik di Selatan

Daerah Khusus Ibukota Jakarta

ibu kota Indonesia dan provinsi di Pulau Jawa, Indonesia

Utsman bin Affan

Khalifah Kekhalifahan Rasyidin ke-3 (m. 644–656)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026