Kauman adalah salah satu kelurahan di kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, provinsi Kalimantan Barat, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Kauman | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Kalimantan Barat | ||||
| Kabupaten | Ketapang | ||||
| Kecamatan | Benua Kayong | ||||
| Kode Kemendagri | 61.04.18.1001 | ||||
| Kode BPS | 6106061006 | ||||
| Luas | ... km² | ||||
| Jumlah penduduk | ... jiwa | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| |||||
Kauman adalah salah satu kelurahan di kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, provinsi Kalimantan Barat, Indonesia.
Tidak ada bukti tertulis tentang berdirinya desa ini, tetapi dari tradisi lisan turun temurun, diketahui bahwa pendirinya berasal dari Brunei Darussalam Brunei bergelar "Datok Kaya Laksamana".
Di desa ini pula berdiri sebuah masjid tertua dan pertama kali berdiri di Ketapang bernama masjid "aT-Taqwa" yang telah mengalami pemindahan. Awalnya masjid ini berada di tepian suangai pawan, karena pengaruh erosi, masjid tersebut dipindah beberapa ratus meter dari tempat semula.
Di desa ini terdapat sebuah rumah yang sangat unik, dikenal dengan "Rumah Batu" yang masih ditinggali oleh keturunan Datok Kaya Laksamana. Rumah ini dianggap unik karena arsitektur dan ornamennya sudah maju pada masanya, di mana pada masa itu belum dikenal sama sekali oleh masyarakat ketapang pembuatan rumah dari semen dan keramik serta jendela yang terbuat dari kaca berwarna warni.