Katedral Santo Domingo de la Calzada yang bernama resmi Katedral Juruselamat dan Santa Maria adalah sebuah gereja katedral Katolik yang terletak di desa Santo Domingo de la Calzada di La Rioja, Spanyol. Gereja ini didedikasikan untuk Juruselamat dan Santa Maria.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Katedral Santo Domingo de la Calzada | |
|---|---|
| Katedral Juruselamat dan Santa Maria | |
| bahasa Spanyol: Catedral de Santo Domingo de la Calzadacode: es is deprecated | |
Katedral Santo Domingo de la Calzada | |
Koordinat: 42°26′27.9″N 2°57′12.7″W / 42.441083°N 2.953528°W / 42.441083; -2.953528Lihat peta diperbesar Koordinat: 42°26′27.9″N 2°57′12.7″W / 42.441083°N 2.953528°W / 42.441083; -2.953528Lihat peta diperkecil | |
| Informasi umum | |
| Lokasi | Santo Domingo de la Calzada |
| Negara | Spanyol |
| Denominasi | Gereja Katolik Roma |
| Arsitektur | |
| Status | Katedral |
| Status fungsional | Aktif |
| Administrasi | |
| Keuskupan Agung | Keuskupan Calahorra y La Calzada-Logroño |
Katedral Santo Domingo de la Calzada yang bernama resmi Katedral Juruselamat dan Santa Maria (bahasa Spanyol: Catedral de Santo Domingo de la Calzadacode: es is deprecated ) adalah sebuah gereja katedral Katolik yang terletak di desa Santo Domingo de la Calzada di La Rioja, Spanyol. Gereja ini didedikasikan untuk Juruselamat dan Santa Maria.
Santo Domingo de la Calzada ada di Camino de Santiago. Kota ini dinamai Saint Dominic de la Calzada, yang membantu para peziarah yang melakukan perjalanan melalui distrik tersebut. Dominikus meninggal pada tahun 1109.[1] Ia dimakamkan di gereja desa, yang kemudian menjadi gereja perguruan tinggi pada abad ke-12 dan dibangun kembali dalam skala yang lebih ambisius. Bangunan ini dinaikkan statusnya menjadi katedral pada abad ke-13.
Saat ini katedral tersebut merupakan salah satu katedral milik Keuskupan Calahorra y La Calzada-Logroño, yang lainnya berada di Calahorra dan Logrono
Fasad katedral berisi patung Emeterius dan Celedonius, orang suci yang terkait dengan Calahorra.
Retable ini dipahat pada tahun 1537-40 oleh Damián Forment dengan gaya Renaissance. Pada abad ke-20, gereja ini dipindahkan dari Ujung Timur gereja.

Sebuah mukjizat dikaitkan dengan Dominikus yang menyatakan bahwa dua ekor ayam matang yang dipenggal kepalanya dibangkitkan untuk bersaksi mendukung seorang peziarah yang dituduh melakukan pencurian. Sepasang keturunan ayam dipelihara sepanjang waktu di loteng paduan suara katedral. Keturunan lainnya disimpan di tempat perlindungan ziarah setempat.[2] Keajaiban serupa juga terjadi pada ayam jantan Barcelos di Portugal.
Camino de Santiago ditetapkan sebagai serial Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.