Kastel Halych adalah sebuah kastel di Halych, Ukraina. Kastel pertama di lokasi ini dibangun pada abad ke-14 oleh raja Polandia Kazimierz III Agung untuk melindungi perbatasan Kerajaan Polandia setelah penggabungan Ruthenia Merah ke dalam kerajaan tersebut. Reruntuhan kastel para starosta Halych yang ada sekarang mendominasi bukit di atas Halych. Kastel ini merupakan monumen arsitektur yang memiliki signifikansi nasional.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Kastel Halych | |
|---|---|
| Halych, Oblast Ivano-Frankivsk | |
Kastel Halych | |
| Koordinat | 49°07′18.4″N 24°43′49.3″E / 49.121778°N 24.730361°E / 49.121778; 24.730361 |
| Pemilik saat ini |
Ukraina |
Kastel Halych (Ukrainian: Галицький замок, romanized: Halytskyi zamokcode: uk is deprecated ) adalah sebuah kastel di Halych, Ukraina. Kastel pertama di lokasi ini dibangun pada abad ke-14 oleh raja Polandia Kazimierz III Agung untuk melindungi perbatasan Kerajaan Polandia setelah penggabungan Ruthenia Merah ke dalam kerajaan tersebut.[1] Reruntuhan kastel para starosta Halych yang ada sekarang mendominasi bukit di atas Halych.[2] Kastel ini merupakan monumen arsitektur yang memiliki signifikansi nasional.[3]
Pembangunan kastel di Halych diperintahkan oleh Raja Kazimierz Agung, sebagaimana disebutkan dalam Kronik Katedral Kraków abad ke-14. Pada 1436, kastel ini diberikan kepada voivode Moldavia Iliaș I (setelah ia mengucapkan sumpah setia kepada Raja Władysław III dari Polandia). Pada 1509, kastel ini berhasil bertahan dari pengepungan pasukan Moldavia di bawah komando voivode Bogdan III Si Bermata Satu. Pada 1520, kastel direnovasi oleh voivode Ruthenia Otto Chodecki dari Ogończyk. Kastel ini terbakar pada akhir abad ke-16. Benteng tersebut dihancurkan oleh Tatar pada 1621. Kastel dibangun kembali pada 1627, kali ini sebagai struktur batu.[1]
Pada 1649, selama Pemberontakan Khmelnytsky, kastel direbut oleh pasukan Kozak. Kastel kembali berada di bawah kewenangan para starosta kerajaan pada 1658, dan rekonstruksinya segera dimulai di bawah arahan perwira infanteri Mahkota Franciszek Corazzini dari Avignon, yang selesai pada 1661. Pada masa itu, sistem pertahanan kastel dimodernisasi dengan pembangunan tanggul pertahanan dan redoubt.[1]
Selama Perang Polandia-Utsmaniyah, garnisun menyerahkan kastel kepada Utsmaniyah tanpa perlawanan pada 1676, sehingga komandan kastel Łachowski dipenggal atas perintah Raja Jan III Sobieski. Utsmaniyah merusak kastel itu, dan sejak saat itu bangunan tersebut tetap berupa reruntuhan.[2]
Setelah pembangunan benteng modern di Stanisławów, nilai strategis kastel Halych menurun drastis. Setelah Pembagian Pertama Polandia pada 1772, reruntuhan kastel beserta tanah sekitarnya berada di bawah Partisi Austria. Sebagian dinding dibongkar atas perintah otoritas Austria pada 1796. Sisa-sisa menara bangsawan dan kapel Santa Katarina masih bertahan hingga sekarang.[2]
Kubu pertahanan ini, yang dikelilingi parit dalam, dapat diakses melalui tiga gerbang dan memiliki lima menara. Menurut inspeksi tahun 1627, kompleks kastel mencakup gerbang batu dengan ruang bawah tanah yang digunakan untuk menyimpan buku-buku tanah dan kota. Di atasnya terdapat aula atau ruangan tanpa jendela, disertai sebuah kamar kecil yang digunakan para juru tulis. Di area gerbang juga terdapat sembilan ruangan yang dimanfaatkan para bangsawan dan warga kota untuk menyimpan harta benda mereka saat terjadi serangan musuh. Kompleks ini juga mencakup sebuah menara kecil yang terhubung dengan bangunan tambahan, sebuah menara batu dan dinding yang mengarah ke gereja dengan altar pahatan dari alabaster putih, serta sebuah menara kayu di ujungnya. Dari sudut kastel menuju kota terdapat jalan setapak yang diperkuat dan dijaga oleh dua menara, sementara di sisi selatan terdapat parit pertahanan. Pada masa itu, seluruh struktur beserta menara-menara tersebut dilaporkan memerlukan perbaikan besar yang mendesak.
Persenjataan kastel meliputi dua meriam perunggu, dua mortir perunggu, serta enam belas arkebus, meskipun hanya empat yang dilaporkan dalam kondisi dapat dikerahkan, sementara satu lainnya tidak memiliki popor. Selain itu, terdapat pula satu barel mesiu dan sebuah rantai besi sebagai bagian dari perlengkapan pertahanannya.[4]