Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Karystos kuno

Karystos ; adalah negara kota kuno di Euboia. Dalam Iliad, kota ini disebutkan dipimpin oleh Abantes. Dalam Perang Yunani-Persia, armada Persia pernah berlabuh di Karystos pada 490 SM dan menaklukan rakyatnya. Tak lama setelah armada Yunani mengalahkan armada Persia pada Pertempuran Salamis, armada Athena yang dipimpin oleh Themistokles meminta uang dari kota ini. Pada masa Thukydides kota ini dihuni oleh orang Dryopes. Tokoh terkenal dari Karystos antara lain Antigonos, penulis dari abad ke-3 SM, dan Diokles, dokter dari abad ke-4 SM.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Karystos (bahasa Yunani: Κάρυστοςcode: el is deprecated ); (dekat Karystos modern) adalah negara kota kuno di Euboia. Dalam Iliad, kota ini disebutkan dipimpin oleh Abantes.[1] Dalam Perang Yunani-Persia, armada Persia pernah berlabuh di Karystos pada 490 SM dan menaklukan rakyatnya.[2] Tak lama setelah armada Yunani mengalahkan armada Persia pada Pertempuran Salamis, armada Athena yang dipimpin oleh Themistokles meminta uang dari kota ini.[3] Pada masa Thukydides kota ini dihuni oleh orang Dryopes.[4] Tokoh terkenal dari Karystos antara lain Antigonos, penulis dari abad ke-3 SM, dan Diokles, dokter dari abad ke-4 SM.

Catatan kaki

  1. ↑ Homeros, Iliad 2.539.
  2. ↑ Herodotos, Historia 6.99.
  3. ↑ Herodotos, Historia 8.112.
  4. ↑ Thukydides, Sejarah Perang Peloponnesos 7.57.

Pranala luar

  • (Inggris) Situs resmi

Basis data pengawasan otoritas: Geografis Sunting di Wikidata
  • Pleiades

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan kaki
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Invasi Yunani pertama oleh Persia

Kyklades, armada Persia akhirnya tiba di ujung selatan Euboea, di Karystos. Penduduk Karystos menolak menyerahkan sandera kepada Persia. Akibatnya pasukan

Pertempuran Eurymedon

Tidak ada perkiraan jumlah korban dari kedua belah pihak pada sumber-sumber kuno. Plutarkhos menyebutkan bahwa, menyusul kemenangan ganda ini, "meskipun dia

Pengepungan Eretria

hingga akhirnya tiba di Euboia. Di kota Karystos di pesisir Euboia, pasukan Persia meminta tentara tetapi rayat Karystos menolak memenuhi permintaan Persia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026