Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKariolisis
Artikel Wikipedia

Kariolisis

Kariolisis adalah proses larutnya kromatin di dalam inti sel yang terjadi secara alami atau dikarenakan adanya kerusakan pada jaringan tubuh. Ciri-ciri dari terjadinya kariolisis adalah inti sel akan menjadi sangat pucat dan tidak berbentuk.

Wikipedia article
Diperbarui 5 Juli 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kariolisis
Gambar sel jantung yang mengalami piknosis dan kariolisis, dilihat di bawah mikroskop 400x

Kariolisis adalah proses larutnya kromatin di dalam inti sel yang terjadi secara alami atau dikarenakan adanya kerusakan pada jaringan tubuh.[1] Ciri-ciri dari terjadinya kariolisis adalah inti sel akan menjadi sangat pucat dan tidak berbentuk.[2][3]

Etimologi

Istilah kariolisis berasal dari bahasa Yunani karyo yang memiliki arti ‘inti’ dan lýsis yang memiliki arti ‘melepaskan’ atau ‘merusak’.[4]

Proses

Proses kerusakan sel diawali dengan kerusakan pada organ-organ sel dan penggumpalan kromatin.[2] Dalam kasus kerusakan sel yang lebih akut, mula-mula inti sel mengalami kondensasi atau pengentalan (piknosis).[2] Setelah piknosis, kariolisis akan terjadi dan diikuti dengan pecahnya inti sel (karioreksis).[2]

Kariolisis terjadi saat terdapat kerusakan pada jaringan tubuh atau sel itu sendiri karena luka yang cukup parah.[1] Para penderita kifosis, yaitu kelainan pada tulang belakang, umumnya memiliki jumlah sel dengan kariolisis yang sangat tinggi.[5] Selain itu, adanya racun di dalam darah juga dapat meningkatkan jumlah sel yang mengalami kariolisis.[3]

Kariolisis menyebabkan inti sel menjadi sangat pucat dan kehilangan bentuk aslinya.[2][3]

Referensi

  1. 1 2 "Karyolysis". Meriam Webster. Diakses tanggal 2014-06-01.
  2. 1 2 3 4 5 Zachary, James F.; McGavin, M. Donald . 2012 . Pathologic Basis of Veterinary Disease, Fifth Edition . Missouri: Elsevier, Inc.
  3. 1 2 3 Cowell, Rick L.; Tyler, Ronald D. . 2002 . Diagnostic Cytology and Hematology of the Horse . Missouri: Mosby, Inc.
  4. ↑ "karyolysis". Dictionary.com. Diakses tanggal 2014-06-03.
  5. ↑ Dangerfield, Peter H. . 2008 . Research into Spinal Deformities 6 . Liverpool: IOS Press . ISBN 978-1-58603-888-5

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Etimologi
  2. Proses
  3. Referensi

Artikel Terkait

Nekrosis

akhir dari jalur ini inti terlarut dalam sitoplasma, disebut sebagai kariolisis. Jalur kedua adalah bentuk sekunder nekrosis yang ditampilkan terjadi

Piknosis

mengalami piknosis. Setelah piknosis, kromatin di dalam inti sel akan larut (kariolisis) yang diikuti dengan pecahnya inti sel (karioreksis). Selain terjadi secara

Karioreksis

(piknosis). Setelah piknosis, kromatin di dalam inti sel akan mulai larut (kariolisis) yang diikuti dengan karioreksis. Saat karioreksis terjadi, inti sel akan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026