Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Keresidenan Sumatera Timur

keresidenan di Gubernemen Sumatra, Hindia Belanda
Diperbarui 17 Maret 2020

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Keresidenan Sumatera Timur
Artikel ini berisi tentang Sumatera Timur sebagai keresidenan di Hindia Belanda. Untuk Sumatera Timur sebagai negara bagian di Republik Indonesia Serikat, lihat Negara Sumatera Timur.
Keresidenan Sumatera Timur
Keresidenan di Hindia Belanda
1873–1942

Peta berbahasa Melayu Keresidenan Sumatera Timur (1909)
Ibu kotaMedan
Luas 
• 1930
94.583[1] km2 (36.519 sq mi)
Populasi 
• 1930
1.693.200[2]
Sejarah
Sejarah 
• Didirikan
1873
• Dibubarkan
1942
Sekarang bagian dariProvinsi Sumatera Utara dan Riau

Keresidenan Sumatera Timur (bahasa Belanda: Residentie Oostkust van Sumatracode: nl is deprecated ) adalah sebuah subdivisi administratif Hindia Belanda yang beribukota di Medan. Letaknya di Sumatra bagian utara. Pada tahun 1938, terdapat 10.026 kilometer persegi perkebunan di bagian utara keresidenan yang dikenal dengan Kawasan Perkebunan.[1][3][4]

Afdeling

AfdeelingCatatanWilayah administratif modern
Langkatwilayah yang sama dengan Kesultanan LangkatKabupaten Langkat, Binjai
Deli/SerdangKesultanan Deli dan SerdangKabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Medan
Simalungun/KarolandWilayah Batak. Terdiri dari sub-wilayah Simalungun (lima negara bagian asli) dan sub-wilayah Karoland (lima kerajaan Karo)Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Pematangsiantar
AsahanTerdiri dari tiga sub-wilayah: Asahan (Kesultanan Asahan), Batubara (lima negara bagian asal) dan Labuhanbatu (empat negara bagian asal)Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Tanjungbalai
Bengkalisdihilangkan oleh perubahan batas wilayah pada tahun 1938Bagian dari provinsi Riau

Residen

Berikut daftar residen yang pernah memerintah Sumatera Timur.[5]

Nama Awal menjabat Akhir menjabat
S. Locker de Bruijne 1 Juni 1873 27 Oktober 1877
J. Faes 27 Oktober 1877 12 Januari 1880
L. de Scheemaker 12 Januari 1880 20 Februari 1881
R.C. Kroesen 20 Februari 1881 12 Juni 1885
A.A. Hoos 12 Juni 1885 9 Oktober 1886
G.A. Scherer 9 Oktober 1886 22 Februari 1889
W.J.M. Michielsen 22 Februari 1889 2 Juni 1894
P.J. Kooreman 2 Juni 1894 4 April 1899
H.A. van Steenstraten 4 April 1899 24 Juli 1902
G. Schaap 24 Juli 1902 25 Oktober 1905
J. Ballot 25 Oktober 1905 16 Februari 1910
W.J. Rahder 16 Februari 1910 29 November 1913
S. van der Plas 29 November 1913 12 Agustus 1915
1915–1938 di bawah gubernur
F.J. Bruggeman 30 Desember 1938 Pendudukan Jepang

Referensi

  1. 1 2 Dootjes 1938, hlm. 47.
  2. ↑ Dootjes 1938, hlm. 50.
  3. ↑ Topografische Inrichting (Batavia) 1915.
  4. ↑ Heyligers 1912.
  5. ↑ Mahadi 1978, hlm. 49–50.

Daftar pustaka

  • Edisaputra (1987). Sumatera dalam Perang Kemerdekaan: Perlawanan Rakyat Semesta Menentang Jepang, Inggris dan Belanda. Jakarta: Yayasan Bina Satria '45. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Jakobi, Tgk. Abdul Karim (9 September 1992). Aceh Daerah Modal: Long March ke Medan Area. Jakarta Timur: Yayasan Seulawah RI-001. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Mahadi (1978). Sedikit "Sejarah Perkembangan Hak-Hak Suku Melayu Atas Tanah di Sumatera Timur" (Tahun 1800–1975). Bandung: Penerbit Alumni. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Piekaar, Arie Johannes (1981) [1949]. Atjèh en de Oorlog met Japan [Aceh dan Peperangan dengan Jepang: Buku II]. Diterjemahkan oleh Bakar, Aboe. Banda Aceh: Pusat Dokumentasi dan Infomasi Aceh. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Pulungan, Arifin (1979). Kisah dari Pedalaman: Sebuah Epos Perang Kemerdekaan RI di Daerah Sumatera Utara dan Aceh. Medan: Dian Corporation. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Silitonga, Hasoloan (2004). Kolonel A.E. Kawilarang Komandan Sub Terr VII Komando Sumatera Memimpin Perang Gerilya di Tapanuli–Sumatera Timur Tahun 1948–1949 Agresi Militer Kolonial Belanda ke-II. Jakarta: Yayasan Purna Juang Sub Teritorial VII/Tapanuli–Sumatera Timur. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)

Pranala luar

  • Plantagegeld Nederlands Indië, Sumatra, Java en de Molukken.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Afdeling
  2. Residen
  3. Referensi
  4. Daftar pustaka
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Keresidenan Tapanuli

wilayah administratif di Hindia Belanda

Kegubernuran di Hindia Belanda

Kegubernuran atau gubernemen adalah nama dari beberapa gewest di Hindia Belanda (kini Indonesia): Dependensi Aceh - 1874 - ibukota Kutaraja (kini Banda

Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat

kerajaan di Asia Tenggara

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026