Kannikadass William Antony adalah seorang prelatus Katolik Roma India, yang menjabat sebagai uskup emeritus Mysore. Pengunduran diri Antony resmi diterima oleh Paus Fransiskus pada Januari 2024, setelah serangkaian dakwaan melawannya, yang meliputi tuduhan pelecehan seksual, penyalahgunaan keuangan dan kontroversi lainnya pada masa jabatannya. Ia memegang gelar uskup emeritus Mysore. Pensiunan Uskup Agung Bernard Moras diangkat untuk menjabat sebagai administrator apostolik keuskupan tersebut setelah pengunduran dirinya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Kannikadass William Antony | |
|---|---|
| Uskup emeritus Mysore | |
| Keuskupan | Keuskupan Mysore |
| Penunjukan | 25 Januari 2017 |
Masa jabatan berakhir | 13 Januari 2024 |
| Pendahulu | Thomas Anthony Vazhapilly |
| Penerus | Francis Serrao |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 18 Mei 1993 oleh Ignatius Pinto |
Tahbisan uskup | 27 Februari 2017 oleh Thomas Anthony Vazhapilly |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 27 Februari 1965 Pollibetta, Karnataka, India |
| Kewarganegaraan | India |
| Denominasi | Katolik Roma |
| Sejarah tahbisan Kannikadass William Antony | |
|---|---|
Tahbisan diakonal | |
| Ditahbiskan oleh | Francis Michelappa |
| Tanggal tahbisan | 1992 |
Tahbisan imamat | |
| Ditahbiskan oleh | Ignatius Pinto |
| Tanggal tahbisan | 18 Mei 1993 |
Tahbisan episkopal | |
| Konsekrator utama | Thomas Anthony Vazhapilly |
| Ko-konsekrator | Bernard Blasius Moras Anthony Swamy Thomasappa |
| Tanggal konsekrasi | 27 Februari 2017 |
| Tempat konsekrasi | Katedral Santo Yosef dan Santa Filomena, Mysuru |
Kannikadass William Antony (lahir 27 Februari 1965) adalah seorang prelatus Katolik Roma India, yang menjabat sebagai uskup emeritus Mysore. Pengunduran diri Antony resmi diterima oleh Paus Fransiskus pada Januari 2024, setelah serangkaian dakwaan melawannya, yang meliputi tuduhan pelecehan seksual, penyalahgunaan keuangan dan kontroversi lainnya pada masa jabatannya.[1] Ia memegang gelar uskup emeritus Mysore. Pensiunan Uskup Agung Bernard Moras diangkat untuk menjabat sebagai administrator apostolik keuskupan tersebut setelah pengunduran dirinya.
Msgr. Antony lahir pada 27 Februari 1965 di Pollibetta, Mysore. Ia adalah putra tunggal dari pasangan M. G. Antony dan J. Philomena. Ia menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Sekolah Gembala Baik, Sekolah Santa Maria, dan Sekolah Tinggi Santa FIlomena, semuanya terletak di Mysore.[2]
Setelah merampungkan pendidikan menengah, ia masuk Seminari Minor Santa Maria di Bannimantap, Mysore, dan masuk ke Kolese Santa Filomena di Mysore. Kemudian, ia merampungkan gelar sarjana dalam bidang filsafat dan setahun bermukim di Biara Santa Antonius Dornahalli, K. R. Nagar sebelum pindah ke Seminari Kepausan Santo Petrus di Bangalore untuk menjalani pendidikan teologi.
Ia menerima gelar magister dalam hukum kanon dari Institut Kepausan Santo Petrus di Bangalore dan juga menerima gelar sarjana dalam bindang pendidikan dan gelar magister dalam bidang Kekristenan dari Universitas Mysore.[3]
Pada 1992, Antony ditahbiskan menjadi deakon oleh Francis Michelappa, Uskup Mysore saat itu. Setahun kemudian, pada 18 Mei 1993, ia ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Mysore oleh Ignatius Pinto, Uskup Agung Emeritus Bangalore dan kemudian Uskup Shimoga.[4]
Fr. Antony diangkat menjadi Uskup Mysore pada 26 Januari 2017. Ia menggantikan Uskup Thomas Vazhapilly, yang pensiun usai mencapai usia pensiun kanonik.[2][5] Ia menerima penahbisan episkopal dan mulai menjabat pada Senin, 27 Februari 2017 di Katedral Santo Yosef dan Santa Filomena, Mysuru. Ia juga aktif terlibat dalam sektor pendidikan, terutama dalam pengembangan sekolah dan kolese.[6]
Pada 7 Januari 2023, uskup Antony mengambil waktu cuti dari Keuskupan Mysore. Uskup Agung Emeritus Bangalore, Bernard Moras[7] diumumkan dilantik menjadi Administrator Apostolik Keuskupan Mysore oleh Dikasteri Vatikan untuk Evangelisasi.