Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kanibalisme pada unggas

Kanibalisme pada unggas adalah tindakan satu individu dari spesies unggas yang memakan semua atau sebagian dari individu lain dari spesies yang sama sebagai makanan. Perilaku ini lazim ditemui pada kawanan ayam peliharaan yang dipelihara untuk produksi telur, meskipun dapat juga terjadi pada kalkun peliharaan, burung pegar, dan spesies unggas lainnya. Unggas menciptakan tatanan dominasi sosial yang dikenal sebagai orde patuk. Ketika tekanan terjadi di dalam sebuah kawanan, mematuk dapat meningkatkan agresi dan meningkat menjadi kanibalisme. Kanibalisme dapat terjadi sebagai akibat dari mematukan bulu yang menyebabkan daerah gundul dan berdarah pada kulit unggas. Kanibalisme dapat menyebabkan tingkat kematian yang besar dalam kawanan dan penurunan besar dalam produksi karena stres yang ditimbulkannya. Pematukan "lubang angin", kadang-kadang disebut 'kanibalisme kloaka', dianggap sebagai bentuk terpisah dari pematuk kanibalistik karena ini terjadi pada unggas yang bulunya masih baik dan hanya kloaka yang menjadi sasaran pematukan. Ada beberapa penyebab yang dapat memicu perilaku kanibalisme pada ayam, seperti cahaya dan panas berlebih, ukuran kerumunan, nutrisi, cedera/kematian, genetika, dan perilaku yang dipelajari individu unggas. Penelitian telah dilakukan untuk mencoba memahami mengapa unggas terlibat dalam perilaku ini, karena tidak sepenuhnya dipahami. Ada metode untuk mengurangi kanibalisme seperti dengan mengatur ukuran kerumunan, pemangkasan paruh, manipulasi cahaya, seleksi genetika, dan kacamata unggas.

Wikipedia article
Diperbarui 14 Desember 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kanibalisme pada unggas
Seekor ayam yang hendak mematuk ayam lain

Kanibalisme pada unggas adalah tindakan satu individu dari spesies unggas yang memakan semua atau sebagian dari individu lain dari spesies yang sama sebagai makanan. Perilaku ini lazim ditemui pada kawanan ayam peliharaan yang dipelihara untuk produksi telur, meskipun dapat juga terjadi pada kalkun peliharaan, burung pegar, dan spesies unggas lainnya.[1] Unggas menciptakan tatanan dominasi sosial yang dikenal sebagai orde patuk.[1] Ketika tekanan terjadi di dalam sebuah kawanan, mematuk dapat meningkatkan agresi dan meningkat menjadi kanibalisme.[2] Kanibalisme dapat terjadi sebagai akibat dari mematukan bulu yang menyebabkan daerah gundul dan berdarah pada kulit unggas.[3] Kanibalisme dapat menyebabkan tingkat kematian yang besar dalam kawanan dan penurunan besar dalam produksi karena stres yang ditimbulkannya. Pematukan "lubang angin", kadang-kadang disebut 'kanibalisme kloaka', dianggap sebagai bentuk terpisah dari pematuk kanibalistik karena ini terjadi pada unggas yang bulunya masih baik dan hanya kloaka yang menjadi sasaran pematukan.[4][5] Ada beberapa penyebab yang dapat memicu perilaku kanibalisme pada ayam, seperti cahaya dan panas berlebih, ukuran kerumunan, nutrisi, cedera/kematian, genetika, dan perilaku yang dipelajari individu unggas.[6][1][2] Penelitian telah dilakukan untuk mencoba memahami mengapa unggas terlibat dalam perilaku ini, karena tidak sepenuhnya dipahami. Ada metode untuk mengurangi kanibalisme seperti dengan mengatur ukuran kerumunan, pemangkasan paruh, manipulasi cahaya, seleksi genetika, dan kacamata unggas.

Referensi

  1. 1 2 3 "FEATHER PECKING AND CANNIBALISM IN SMALL AND BACKYARD POULTRY FLOCKS – Small and backyard poultry". poultry.extension.org. Diakses tanggal 2019-11-17.
  2. 1 2 Bennewitz, J.; Bögelein, S.; Stratz, P.; Rodehutscord, M.; Piepho, H. P.; Kjaer, J. B.; Bessei, W. (2014-04-01). "Genetic parameters for feather pecking and aggressive behavior in a large F2-cross of laying hens using generalized linear mixed models". Poultry Science (dalam bahasa Inggris). 93 (4): 810–817. doi:10.3382/ps.2013-03638. ISSN 0032-5791. PMID 24706957.
  3. ↑ Savory, J., (2010). Nutrition, feeding and drinking behaviour, and welfare. In The Welfare of Domestic Fowl and Other Captive Birds, I.J.H. Duncan and P. Hawkins (Eds). Springer. pp. 165-188
  4. ↑ Savory, C.J., (1995). Feather pecking and cannibalism. World's Poultry Science Journal, 51: 215–219
  5. ↑ Rodenburg, T.B., Komen, H., Ellen, E.D., Uitdehaag, K.A., and van Arendonk, J.A.M., (2008). Selection method and early-life history affect behavioural development, feather pecking and cannibalism in laying hens: A review. Applied Animal Behaviour Science, 110: 217-228
  6. ↑ Koene, Paul (1997). "CANNIBALISM IN EXTENSIVE POULTRY KEEPING: INTERFACING GENETICS AND WELFARE". Ethology Group.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Kanibalisme

tindakan atau praktik memakan daging atau organ dalam dari makhluknya sendiri

Kacamata ayam

khusus untuk ayam. Kacamata ayam dikenakan pada ayam untuk mencegah ayam mematuk ayam lain atau melakukan kanibalisme. Kacamata ini berbeda dari penutup mata

Penderitaan hewan liar

Melville, dalam Moby-Dick, yang diterbitkan pada tahun 1851, menggambarkan laut sebagai tempat "kanibalisme universal", di mana "makhluk hidup saling memangsa

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026