Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKampoeng Rawa
Artikel Wikipedia

Kampoeng Rawa

Kampoeng Rawa adalah objek wisata di Ambarawa, Jawa Tengah, yang terletak di sabuk hijau di sekitar Danau Rawa Pening. Dibuka pada Agustus 2012, tempat ini dimiliki dan dioperasikan oleh dua belas kelompok petani dan nelayan yang didanai oleh Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Artha Prima. Kompleks tersebut dimaksudkan untuk memengaruhi kesejahteraan petani dan melayani lokal disamping mempromosikan ekologi danau di wilayah tersebut. Fasilitasnya meliputi restoran mengapung, pendopo, pusat kerajinan, tempat memancing, dan dok. Pada hari libur, tempat ini dikunjungi oleh ratusan pengunjung. Kompleks ini disengketakan perizinannya karena dibangun di sabuk hijau dan kemungkinan dampak ekologinya.

taman di Indonesia
Diperbarui 16 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kampoeng Rawa
"Kampung Rawa" beralih ke halaman ini. Untuk desa administratif di Jakarta, lihat Kampung Rawa, Johar Baru.
Pemandangan panorama Kampoeng Rawa dengan (dari kiri ke kanan) pusat kerajinan, balai, pendopo, tempat istirahat untuk supir bus, musholla, dan restoran. Gunung Merbabu dan Gunung Telomoyo berada di latar belakang

Kampoeng Rawa (disebut juga Kampung Rawa) adalah objek wisata di Ambarawa, Jawa Tengah, yang terletak di sabuk hijau di sekitar Danau Rawa Pening. Dibuka pada Agustus 2012, tempat ini dimiliki dan dioperasikan oleh dua belas kelompok petani dan nelayan yang didanai oleh Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Artha Prima. Kompleks tersebut dimaksudkan untuk memengaruhi kesejahteraan petani dan melayani lokal disamping mempromosikan ekologi danau di wilayah tersebut. Fasilitasnya meliputi restoran mengapung, pendopo, pusat kerajinan, tempat memancing, dan dok. Pada hari libur, tempat ini dikunjungi oleh ratusan pengunjung. Kompleks ini disengketakan perizinannya karena dibangun di sabuk hijau dan kemungkinan dampak ekologinya.

Letak dan fasilitas

Dok di Kampoeng Rawa; kanal tersebut mengarah ke Danau Rawa Pening

Kampoeng Rawa terletak di Kilometer 3 Ring Road Selatan di Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah,[1] sebuah jalan yang digunakan untuk perjalanan antara Yogyakarta dan Semarang yang dibuka pada 2012.[2] Secara administratis, kompleks tersebut adalah bagian dari Desa Bejalen.[3] Kompleks tersebut berada di tengah-tengah persawahan dan berbatasan dengan Danau Rawa Pening. Dari tempat tersebut, para pengunjung dapat melihat pemandangan Gunung Merbabu dan Gunung Telomoyo, kedua gunung tersebut berada di sebelah selatan.[2][4]

Restoran mengapung yang berisi 300 kursi di Kampoeng Rawa terdapat di sebuah danau kecil dan menghidangkan hidangan khas Indonesia menggunakan bahan makanan produksi lokal, yang meliputi lele, gurame, dan tilapia.[5][6] Hidangannya meliputi nasi goreng dan mie goreng.[2] Semua diapungkan dengan drum plastik, dan untuk menuju bangunan utama pelanggan harus menggunakan rakit yang ditarik tali.[2]

Pusat kompleks tersebut adalah panggung terbuka, pusat kerajinan, dan pendopo untuk acara-acara khusus.[7] Acara-acaranya meliputi pernikahan, kontes mewarnai, sesi pelatihan, dan seminar.[8] Berbagai aktivitas dan fasilitas terdapat di tempat tersebut, meliputi ATV, flying fox, jet ski, dan memancing.[9] Kapal-kapal pergi dari dok dan berjalan melalui kanal menuju Danau Rawa Pening.[4]

Sejarah

Seorang petani padi di Kampoeng Rawa

Konsep untuk Kampoeng Rawa muncul pada 2004, ketika sekelompok petani dan nelayan dari wilayah Rawa Pening diberikan miliaran rupiah dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Artha Prima. Mereka diminta untuk mendirikan tontonan pariwisata sesambil mereka menjajakan barang-barang jualan mereka (yang kemudian meliputi seni dan kerajinan) demi membangkitkan kesadaran dan melindung ekosistem Rawa Pening.[10][11] Dalam persiapan untuk kampanye 2013 Visit Jateng, pada 2011 mereka memulai perencanaan kompleks yang terdapat pariwisata kuliner dan aktivitas air.[12] Artha Prima melatih beberapa penduduk lokal untuk menjadi staf pelayan, kasir, dan penjaga keamanan.[11]

Dua belas kelompok petani dan nelayan, yang terdiri dari 325 orang, ikut dalam Ikatan Kampoeng Rawa pada 4 Agustus 2012. Kelompok ini ditugaskan untuk mengelola tempat wisata baru tersebut,[3] yang dibuka, meskipun konstruksinya belum rampung, tak lama sebelum Lebaran (18–19 Agustus).[8][11] Tempat tersebut menjadi populer dengan cepat, dikunjungi sekitar 2,000 pengunjung pada hari ke-1 pada hari raya libur Lebaran, dan menjadi tempat untuk berbagai acara yang diadakan oleh pemerintah lokal.[6][13] Pada akhir Agustus 2012, biaya masuknya adalah Rp. 2,500 per orang ditambah tarif parkir mobil Rp. 5,000 per mobil, meskipun untuk berbagai aktivitas dikenakan biaya ekstra.[2][4] Pada empat hari pada hari raya libur Lebaran pada 2013, tempat tersebut dikunjungi oleh lebih dari 14,000 pengunjung.[8]

Sebuah kontroversi terhadap Kampoeng Rawa menyeruak pada akhir 2012, ketika Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) menyatakan bahwa tempat tersebut tidak sah karena terletak di wilayah sabuk hijau di sekitar Danau Rawa Pening.[14] Pada 2013, ekolog Sudharto dari Universitas Diponegoro menyatakan bahwa wilayah di sekitar Rawa Pening harusnya bebas dari segala bangunan, jika tidak maka aliran air dan ekosistem disana akan terganggu. Itu juga menemukan bahwa izin untuk pendirian kompleks tersebut belum diperoleh. Namun, Bupati Semarang, Sudharto, yang mendukung Kampoeng Rawa, menyatakan bahwa kompleks tersebut tak hanya memengaruhi kesejahteraan para petani dan nelayan, tetapi juga menghentikan permusuhan atas penggunaan persawahan di wilayah tersebut.[13]

Pada awal 2014, sebagai bagian dari kegiatan insentif untuk menutup bangunan tak berlisensi di kabupaten tersebut, polisi mengeluarkan pernyataan bahwa situs Kampoeng Rawa tak berlisensi. Manajer Kampoeng Rawa, Agus Sumarno, menyatakan bahwa mereka telah berupaya mengajukan perizinan untuk bangunan-bangunan mereka, tetapi pemerintah lokal dan provinsi menyatakan bahwa mereka tidak mengurusi masalah tersebut.[15] Ketika spanduk polisi tersebut dihilangkan, terdapat kabar bahwa pengelolaan situs tersebut telah diambil kembali, meskipun pengelola menyatakan bahwa tempat tersebut telah jatuh ke dalam angin keras. Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto, menyatakan bahwa ia telah mengkonfirmasikan agar pengelolaan Kampoeng Rawa disertai dengan perizinan dan pemerintah memproses pengajuan tersebut.[16]

Referensi

  1. ↑ Kampoeng Rawa 2014, Brochure, hlm. 1.
  2. 1 2 3 4 5 Fitrianto 2012, Keindahan.
  3. 1 2 SRG, Wisata Alam.
  4. 1 2 3 Ikhsan 2012, Pesona.
  5. ↑ Kampoeng Rawa 2014, Brochure, hlm. 3.
  6. 1 2 Yuwono 2013, Rawapening.
  7. ↑ Kampoeng Rawa 2014, Brochure, hlm. 4.
  8. 1 2 3 Suara Merdeka 2013, Kampoeng.
  9. ↑ Kampoeng Rawa 2014, Brochure, hlm. 5.
  10. ↑ Kampoeng Rawa 2014, Brochure, hlm. 2.
  11. 1 2 3 Suara Merdeka 2012, Petani-Nelayan.
  12. ↑ Kampoeng Rawa, Tentang Kampoeng Rawa.
  13. 1 2 Munir 2013, Meski.
  14. ↑ Herusansono 2012, Kampoeng Rawa.
  15. ↑ Munir 2014, Objek.
  16. ↑ Suara Merdeka 2014, Berharap.

Kutipan karya

  • "Berharap Kepastian Hukum Kampoeng Rawa". Suara Merdeka (dalam bahasa Indonesian). 18 June 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-06. Diakses tanggal 6 July 2014. ; Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Fitrianto, Dahono (24 August 2012). Pandia, Agnes Swetta (ed.). "Keindahan Sederhana di Tengah Rawa Pening". Kompas.com (dalam bahasa Indonesian). Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-06. Diakses tanggal 6 July 2014. ; Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Fitrianto, Dahono (20 December 2012). Pandia, Agnes Swetta (ed.). "Keindahan Sederhana di Tengah Rawa Pening". Kompas.com (dalam bahasa Indonesian). Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-06. Diakses tanggal 6 July 2014. ; Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Ikhsan, Imam (20 December 2012). "Pesona Kampung Rawa Ambarawa". Jateng Time (dalam bahasa Indonesian). Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-06. Diakses tanggal 6 July 2014. ; Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • "Kampoeng Rawa Jadi Magnet Wisata". Suara Merdeka (dalam bahasa Indonesian). 19 August 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-06. Diakses tanggal 6 July 2014. ; Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Wisata Apung Kampoeng Rawa (brochure) (dalam bahasa Indonesian), Kampoeng Rawa, 2014 Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Munir, Syahrul (20 February 2013). Wadrianto, Glori K. (ed.). "Meski Dinilai Ganggu Lingkungan, Bupati Dukung Kampung Rawa". Kompas.com (dalam bahasa Indonesian). Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-06. Diakses tanggal 6 July 2014. ; Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Munir, Syahrul (9 May 2014). Wadrianto, Glori K. (ed.). "Objek Wisata Apung "Kampoeng Rawa" Disegel Satpol PP". Kompas.com (dalam bahasa Indonesian). Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-06. Diakses tanggal 6 July 2014. ; Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • "Petani-Nelayan Bentuk Paguyuban Kampung Rawa". Suara Merdeka (dalam bahasa Indonesian). 6 August 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-06. Diakses tanggal 6 July 2014. ; Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • "Tentang Kampoeng Rawa". Official Website (dalam bahasa Indonesian). Kampoeng Rawa. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-06. Diakses tanggal 6 July 2014. ; Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • "Wisata Alam Kampung Rawa" (dalam bahasa Indonesian). Semarang Regency Government. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-06. Diakses tanggal 6 July 2014. ; Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Yuwono, Rony (31 August 2012). "Rawapening Lestari, Nelayan pun Berseri". Suara Merdeka (dalam bahasa Indonesian). Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-06. Diakses tanggal 6 July 2014. ; Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Pranala luar

  • Situs web resmi
  • Media terkait Kampoeng Rawa di Wikimedia Commons

<a href=\"./Wikipedia:Artikel_bagus\" title=\"Ini adalah artikel bagus. Klik untuk informasi lebih lanjut.\" id=\"mwASE\"><img alt=\"Ini adalah artikel bagus. Klik untuk informasi lebih lanjut.\" resource=\"./Berkas:Fairytale_bookmark_silver.svg\" src=\"//upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a0/Fairytale_bookmark_silver.svg/20px-Fairytale_bookmark_silver.svg.png\" decoding=\"async\" data-file-width=\"100\" data-file-height=\"100\" data-file-type=\"drawing\" height=\"20\" width=\"20\" srcset=\"//upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a0/Fairytale_bookmark_silver.svg/40px-Fairytale_bookmark_silver.svg.png 2x\" class=\"mw-file-element\" id=\"mwASI\"/></a></span>\n"}' id="mwASM"/>

7°16′14.87″S 110°25′18.03″E / 7.2707972°S 110.4216750°E / -7.2707972; 110.4216750[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Kampoeng_Rawa&params=7_16_14.87_S_110_25_18.03_E_type:landmark_dim:250 <span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">7°16′14.87″S</span> <span class=\"longitude\">110°25′18.03″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\">&#xfeff; / &#xfeff;</span><span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">7.2707972°S 110.4216750°E</span><span style=\"display:none\">&#xfeff; / <span class=\"geo\">-7.2707972; 110.4216750</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwASc\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt97\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwASg\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwASk\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&amp;pagename=Kampoeng_Rawa&amp;params=7_16_14.87_S_110_25_18.03_E_type:landmark_dim:250\" class=\"external text\" id=\"mwASo\"><span class=\"geo-default\" id=\"mwASs\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwASw\"><span class=\"latitude\" id=\"mwAS0\">7°16′14.87″S</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwAS4\">110°25′18.03″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwAS8\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwATA\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwATE\"></span></span><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwATI\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwATM\">7.2707972°S 110.4216750°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwATQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwATU\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwATY\">-7.2707972; 110.4216750</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwATc\"/></span>"}' id="mwATg"/>

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Letak dan fasilitas
  2. Sejarah
  3. Referensi
  4. Kutipan karya
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar taman nasional di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Taman Safari Indonesia

taman di Indonesia

Taman Mini Indonesia Indah

Taman rekreasi bertema budaya Indonesia di Jakarta

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026