Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiAgama kepala merah (reptil)
Artikel Wikipedia

Agama kepala merah (reptil)

Agama kepala merah, agama pelangi, atau agama batu berkepala merah adalah spesies kadal agama dari tribus Agamidae yang tersebar di daerah Afrika bagian tengah hingga selatan wilayah gurun Sahara.

kadal afrika
Diperbarui 25 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Agama kepala merah (reptil)

Agama kepala merah
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Iguania
Famili: Agamidae
Genus: Agama
Spesies:
A. agama
Nama binomial
Agama agama
Linnaeus

Agama kepala merah, agama pelangi, atau agama batu berkepala merah (Agama agama) adalah spesies kadal agama dari tribus Agamidae yang tersebar di daerah Afrika bagian tengah hingga selatan wilayah gurun Sahara.[2][3][4]

Morfologi

Panjang tubuh agama berkisar antara 13 hingga 30 cm. Ukuran kadal jantan lebih panjang daripada kadal betina. Warna kepalanya merah terang atau oranye dengan tubuh (termasuk lengan kaki) berwarna dasar abu-abu kebiru-biruan atau biru terang atau sian. Punggungnya juga dihiasi dengan sedikit bintik-bintik kecil berwarna pucat, kadang-kadang ada warna kemerahan di punggungnya. Ekor berwarna biru gelap keabu-abuan dengan belang-belang tipis berwarna sian.[5]

Sebaran dan habitat

Kadal agama kepala merah tersebar luas di Benin, Burkina Faso, Kamerun, Tanjung Verde, Chad, Gabon, Ghana, Guinea, Guinea Bissau, Kenya, Liberia, Mali, Mauritania, Nigeria, Senegal, Togo, dan Madagaskar.[6] Hewan ini menghuni padang rumput (sabana) terbuka dan daerah berbatu.[7][8]

Makanan dan perilaku

Agama adalah pemakan serangga (insektivora), akan tetapi mereka juga memakan mamalia kecil, reptilia kecil, serta beberapa jenis tumbuhan. kadal agama menangkap mangsa menggunakan lidahnya, di mana ujung lidah kadal agama dipenuhi kelenjar berlendir yang berguna untuk menahan mangsanya (biasanya serangga kecil) agar tidak meloloskan diri.[9]

Agama jantan termasuk kadal yang sangat menjaga wilayahnya dan terkadang harus bertengkar dengan agama jantan lain untuk mempertahankan wilayahnya. Dalam berkelompok, kadal agama memiliki kelompok sosial yang dipimpin seekor agama jantan, dan beranggotakan biasanya enam kadal betina dan beberapa kadal jantan. Salah satu dai kadal jantan bisa memimpin suatu kelompok apabila mereka dapat mengalahkan pemimpin jantan atau membangun koloni di luar wilayah pemimpin jantan. Hanya pemimpin jantan yang dibolehkan bereproduksi dengan anggota betina. Bagian tengah wilayah pemimpin jantan ditandai oleh benda fisik seperti pohon atau batu. Mereka berkumpul di tengah. Di daerah perkotaan, agama jantan jarang bertengkar satu sama lain karena wilayah yang diperebutkan tidaklah luas.[8]

Reproduksi

Agama betina mencapai usia dewasa pada usia 14 sampai 18 bulan, sedangkan agama jantan mencapai kondisi dewasa pada usia 2 tahun. Agama seringnya bereproduksi pada musim penghujan. Setelah melalui perkawinan, agama betina akan mencari daerah dengan tanah basah berpasir yang ditutupi rumput atau tumbuhan lain dan terkena sinar matahari sepanjang hari. Setelah menemukan tempat yang cocok, agama betina akan menggali lubang sedalam 5 cm menggunakan moncong dan cakarnya. Lalu, agama betina mengeluarkan lima sampai tujuh telur berbentuk elips yang menetas setelah 8–10 pekan kemudian. Suhu atau temperatur sarang sangat memengaruhi jenis kelamin dari kadal baru yang akan menetas. Telur yang bersuhu 29 °C atau lebih akan menghasilkan jantan, sedangkan telur yang bersuhu antara 26 °C sampai 27 °C akan menghasilkan betina. Bayi agama yang baru menetas berukuran antara 3,7 hingga 3,8 cm dari moncong hingga anus, ditambah dengan ekor sepanjang 7,5 cm.[9]

Galeri

  • jantan, Kenya
    jantan, Kenya
  • betina, Kenya
    betina, Kenya
  • betina berganti kulit, Gambia
    betina berganti kulit, Gambia
  • Kebun Binatang Schmiding, dekat Bad Schallerbach, Austria
    Kebun Binatang Schmiding, dekat Bad Schallerbach, Austria

Referensi

  1. ↑ IUCN Detail 172799
  2. ↑ Leaché, A.D. et al. (2009). Phylogeny of the genus Agama based on mitochondrial DNA sequence data. Bonner zoologische Beiträge 56(4) 273-78.
  3. ↑ Mediannikov, O., Trape, S. and Trape, J-F. (2012). A Molecular Study of the Genus Agama (Squamata: Agamidae) in West Africa, with Description of Two New Species and a Review of the Taxonomy, Geographic Distribution, and Ecology of Currently Recognized Species. Russian Journal of Herpetology 19(2).
  4. ↑ Agama, The Reptile Database
  5. ↑ Burton, Maurice and Robert Burton. (2002). International Wildlife Encyclopedia, 3rd edition. New York: Marshall Cavendish Corp. p.30.
  6. ↑ https://www.researchgate.net/figure/Agama-agama-from-Antananarivo-Airport-Madagascar-Photo-by-B-Finch_fig1_237673395
  7. ↑ "Agama agama". The Reptile Database. Diakses tanggal 2017-04-27.
  8. 1 2 "The Habitat of the Agama Lizard" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-05-02.
  9. 1 2 "Agama agama (Common Agama, Rainbow Lizard)". Animal Diversity Web (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-05-02.

Bacaan tambahan

  • Spawls, S., et al. (2006). Reptiles and Amphibians of East Africa Princeton: Princeton University Press.

Pranala luar

  • Agama agama di Reptarium.cz Reptile Database
  • "Agama agama". Integrated Taxonomic Information System.
  • Media terkait Agama agama di Wikimedia Commons
  • Informasi terkait dengan Agama agama dari Wikispecies.
Pengidentifikasi takson
Agama agama
  • Wikidata: Q770750
  • Wikispecies: Agama agama
  • ADW: Agama_agama
  • CoL: 65K27
  • EoL: 815935
  • EPPO: AGAMAG
  • GBIF: 5226308
  • iNaturalist: 68056
  • IRMNG: 10426031
  • ITIS: 683024
  • IUCN: 172799
  • NatureServe: 2.785043
  • NCBI: 103336
  • Observation.org: 79590
  • OBIS: 1488204
  • Open Tree of Life: 144931
  • RD: agama
Lacerta agama
  • Wikidata: Q122899508
  • GBIF: 2466804
  • ZooBank: FA088A52-9C18-4432-AC90-A35761F41051
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Morfologi
  2. Sebaran dan habitat
  3. Makanan dan perilaku
  4. Reproduksi
  5. Galeri
  6. Referensi
  7. Bacaan tambahan
  8. Pranala luar

Artikel Terkait

Ular

subordo reptil

Mosasauridae

keluarga reptil laut besar yang hidup selama periode Kapur

Bunglon surai

spesies reptil

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026