Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kenari biasa

Kenari adalah tumbuhan berbatang keras dan berkayu, yang banyak tumbuh liar di Kepulauan Maluku. Tumbuhan ini memiliki potensi ekonomi yang merupakan anggota suku Burseraceae. Tumbuhan ini berasal dari kawasan Malesia timur dan diambil buahnya untuk dimakan, terutama bagian dalam bijinya. Buahnya berbentuk bulat dan bijinya dikenal dengan kacang kenari yang memiliki kandungan lemak tinggi dan banyak digunakan dalam kuliner khas Maluku. Salah satunya adalah air guraka yang terbuat dari jahe parut, gula merah, serta rempah-rempah yang biasa disajikan dengan taburan kacang kenari parut.

Wikipedia article
Diperbarui 28 Juli 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kenari biasa
Untuk burung, lihat Kenari (burung).
Untuk Kacang kenari (Walnut), lihat Kacang kamiling.
Kenari
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Burseraceae
Genus: Canarium
Spesies:
C. indicum
Nama binomial
Canarium indicum
L.
Sinonim

C. amboinense Hochr.
C. moluccanum Blume
C. zephyrinum Rumphius
C.commune L.

Kenari (Bugis, Makassar: Kanare; Tidore, Ternate: Nyiha) adalah tumbuhan berbatang keras dan berkayu, yang banyak tumbuh liar di Kepulauan Maluku.[1] Tumbuhan ini memiliki potensi ekonomi yang merupakan anggota suku Burseraceae. Tumbuhan ini berasal dari kawasan Malesia timur dan diambil buahnya untuk dimakan, terutama bagian dalam bijinya. Buahnya berbentuk bulat dan bijinya dikenal dengan kacang kenari yang memiliki kandungan lemak tinggi dan banyak digunakan dalam kuliner khas Maluku.[1] Salah satunya adalah air guraka yang terbuat dari jahe parut, gula merah, serta rempah-rempah yang biasa disajikan dengan taburan kacang kenari parut.[1]

Daerah asalnya terutama adalah Kepulauan Maluku, Papua, sampai Vanuatu, kemudian diintroduksi di Sulawesi, Jawa, dan sekitarnya. Selain itu di Pulau Jawa, Nusa Tenggara, dan sekitarnya juga memiliki spesies Canarium vulgare Leenh. (Inggris: java almond) yang juga menghasilkan buah kenari. Kedua spesies ini berhubungan dekat dan saling tertukar karena sebelumnya disebut satu spesies C. commune, walaupun terdapat perbedaan pada daun penumpu (stipula) milik C. vulgare memiliki tepi daun lurus dan rata (Inggris: entire), mudah lepas (Inggris: caducous), dan kecil. Sedangkan stipula pada C. Indicum tepi daunnya bergerigi (Inggris: dentate), tidak mudah lepas, dan besar.[2][3] Selain itu C. harveyi dan C. solomonense juga memiliki daun penyangga yang kecil.[3]

Selain itu, dari luar Indonesia juga diperdagangkan buah dari spesies Canarium lainnya, yaitu C. harveyi dan C. solomonense, yang biasa disebut galip (dalam bahasa Papua Nugini) dan memiliki bentuk buah yang mirip.[3]

Produk

Produksi buah adalah yang diharapkan dari kenari. Buahnya berisi biji yang terbungkus cangkang (endokarp) yang keras dengan isi "daging" yang mengandung lemak dan protein tinggi dan dapat dimakan. Bagian dalam cangkang ini sering kali dipakai sebagai pengganti amandel (almond) untuk menghias kue. Minyak bijinya, yang diekstrak, dapat menggantikan minyak kelapa.[4]

Batangnya mengeluarkan resin yang diperdagangkan untuk campuran vernis dan melicinkan perahu.[4] Resin ini juga dapat digunakan sebagai balsem.

Kayunya berkualitas baik dan dipergunakan sebagai bahan pembuat perahu serta dayungnya.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 Stephanie, Maria (2024). Ensiklopedia dari Bumi Nusantara ke Piring Kita. Yogyakarta: Guru Bumi. ISBN 978-623-10-4657-4.
  2. ↑ Van Steenis, C. G. G. J. (1958). Flora Malesiana, Series I: Spermatophyta. Vol. 5. Jakarta: Noordhoff-Kolff N.V.
  3. 1 2 3 Thomson LAJ & Evans B. 2006. Canarium indicum var. indicum and C. harveyi (canarium nut). Lembar informasi dari www.traditionaltree.org. Diakses 2 Januari 2013.
  4. 1 2 3 Canarium vulgare[pranala nonaktif permanen]. Dalam sheetfact World Agroforestry Centre.

Pranala luar

  • Cara Membuat Ramuan Herbal Kenari Untuk Mengatasi Diabetes dan Menghambat Tumor Diarsipkan 2013-08-31 di Wayback Machine.
  • Chaplin GR & Paull RE. Canarium indicum. Dalam Janick J & Paull RE. The Encyclopedia of Fruit & Nuts. CABI International. 2008.
Pengidentifikasi takson
Canarium indicum
  • Wikidata: Q10441386
  • Wikispecies: Canarium indicum
  • APNI: 119222
  • BOLD: 419377
  • CoL: QJKG
  • Ecocrop: 606
  • EoL: 595292
  • FNA: 242412474
  • FoAO2: Canarium indicum
  • GBIF: 5421345
  • GRIN: 8815
  • iNaturalist: 428104
  • IPNI: 127364-1
  • IRMNG: 10458161
  • ITIS: 506412
  • IUCN: 61987634
  • NCBI: 246347
  • NZOR: e53b2423-114e-438f-9b63-70614a40a3f2
  • Open Tree of Life: 617977
  • Plant List: kew-2695906
  • PLANTS: CAIN42
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:127364-1
  • Tropicos: 4700599
  • WFO: wfo-0000583554


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Produk
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Ketam kenari

hewan sejenis kelomang; antropoda darat terbesar di dunia

Kenari (burung)

genus burung

Kenari atlantik

Burung kenari

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026