Kacamata sulawesi adalah spesies burung dalam famili Zosteropidae. Ia adalah endemik Sulawesi Tenggara di Indonesia. Habitat aslinya adalah hutan dataran rendah lembab subtropis atau tropis. Spesies ini mempunyai sebaran terbatas dan juga tampaknya sensitif terhadap gangguan manusia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Kacamata sulawesi
| |
|---|---|
| Zosterops consobrinorum | |
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 22714107 |
| Taksonomi | |
| Kelas | Aves |
| Ordo | Passeriformes |
| Famili | Zosteropidae |
| Genus | Zosterops |
| Spesies | Zosterops consobrinorum Meyer, A., 1904 |
| Distribusi | |
| Endemik | Sulawesi Tenggara |
Kacamata sulawesi ( Zosterops consobriorum ) adalah spesies burung dalam famili Zosteropidae. Ia adalah endemik Sulawesi Tenggara di Indonesia. Habitat aslinya adalah hutan dataran rendah lembab subtropis atau tropis. Spesies ini mempunyai sebaran terbatas [1] dan juga tampaknya sensitif terhadap gangguan manusia.[2]
Meski belum diakui sebagai subspesies burung kacamata Sulawesi, pada tahun 2003 burung serupa ditemukan di dekat desa Wanci di Pulau Wangi-wangi dan untuk sementara diberi nama kacamata Wangi-Wangi ( Zosterops sp. nov. ) .[3] Pulau ini adalah satu-satunya rumahnya yang diketahui dan merupakan bagian dari Kepulauan Tukangbesi di sebelah tenggara Sulawesi di Indonesia.
Kacamata Wangi-Wangi memiliki beberapa perbedaan dengan kacamata sulawesi antara lain ukurannya lebih besar, badannya hitam, paruh panjang berwarna kuning, dada berwarna abu-abu, dan kaki pucat. Seperti kebanyakan burung kacamata, ia memiliki cincin putih di sekitar mata dan bagian atas berwarna hijau.