Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

KRI Bung Hatta (370)

KRI Bung Hatta (370) adalah kapal kedua dari korvet kelas Bung Karno milik TNI Angkatan Laut. Kapal tersebut dinamai setelah Wakil Presiden Pertama Indonesia Mohammad Hatta.

Korvet kelas Bung Karno milik Angkatan Laut Indonesia
Diperbarui 30 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

KRI Bung Hatta (370)
Korvet TNI Angkatan LautTemplat:SHORTDESC:Korvet TNI Angkatan Laut
KRI Bung Hatta di slipway
Sejarah
Indonesia
Nama KRI Bung Hatta
Asal nama Mohammad Hatta
Dipesan 25 Januari 2024
Pembangun PT Karimun Anugrah Sejati, Batam
Pasang lunas 25 Januari 2024
Diluncurkan 27 Februari 2025
Mulai berlayar 17 April 2025
Pelabuhan daftar Surabaya
Identifikasi Nomor lambung: 370
Status Aktif
Ciri-ciri umum
Jenis Korvet kelas Bung Karno
Panjang 80,3 m (263 ft 5 in)
Lebar 12,6 m (41 ft 4 in)
Kecepatan 25 knot (46 km/h)
Daya tahan 5 days
Awak kapal 82
Senjata
  • Direncanakan
  • 1 × meriam Leonardo OTO Marlin 40 40 mm
  • 2 × meriam Yugoimport E71/08 20 mm
  • SAM, AShM, torpedoes
  • Seperti yang dibangun
  • 1 × meriam Bofors 40mm L/70
  • 2 × meriam Yugoimport M71/08 20 mm
Pesawat yang
diangkut
1 × helikopter (AS565 Panther)
Fasilitas penerbangan Dek penerbangan

KRI Bung Hatta (370) adalah kapal kedua dari korvet kelas Bung Karno milik TNI Angkatan Laut. Kapal tersebut dinamai setelah Wakil Presiden Pertama Indonesia Mohammad Hatta.

Riwayat

Selama acara peresmian KRI Bung Karno pada tanggal 1 Juni 2023, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali mengumumkan bahwa kapal saudari Bung Karno yang ditingkatkan akan dibangun. Laksamana Ali juga menyatakan bahwa kapal tersebut kemungkinan akan diberi nama Mohammad Hatta, salah satu pendiri bangsa Indonesia dan wakil presiden pertama Indonesia[1] Kontrak untuk korvet tersebut ditandatangani pada tanggal 25 Januari 2024 di galangan kapal PT Karimun Anugrah Sejati di Batam. Pada hari yang sama, upacara pemotongan baja dan peletakan lunas pertama juga dilaksanakan.[2]

Korvet tersebut diluncurkan pada tanggal 27 Februari 2025 dan secara resmi dinamai sebagai KRI Bung Hatta, disponsori oleh istri dari KSAL Ibu Fera Muhammad Ali.[3] Kapal tersebut direncanakan akan ditempatkan di Satuan Kapal Eskorta Komando Armada II di Surabaya.[4] Bung Hatta kemudian diserahkan kepada TNI Angkatan Laut dan mulai ditugaskan pada tanggal 17 April 2025.[5][6]

Untuk menghargai jasa-jasa perjuangan beliau, TNI AL mengabadikan nama beliau sebagai kapal perang KRI Bung Hatta (370) di bawah jajaran Koarmada II TNI AL yaitu Satkor Koarmada II, dimana kapal jenis Korvet ini dibutuhkan untuk memperkuat jajaran unsur kombatan yang siap beroperasi dalam rangka menjaga kedaulatan di wilayah kerja Koarmada II khususnya dalam mengatasi eskalasi mendesak dari kejahatan di laut.

Spesifikasi dan persenjataan

Bung Hatta direncanakan sebagai varian yang ditingkatkan dari KRI Bung Karno dengan ukuran yang sedikit lebih besar dan persenjataan yang lebih baik.[7][1] Kapal tersebut sendiri memiliki panjang 80,3 m (263 ft) dan lebar 12,6 m (41 ft). Korvet tersebut memiliki kecepatan tinggi 25 knot (46 km/h), kecepatan jelajah 18 knot (33 km/h), kecepatan ekonomis 14 knot (26 km/h), dan mampu bertahan hingga 5 hari di laut. Bung Hatta memiliki awak kapal sebanyak 82 personel.[3]

Kapal tersebut direncanakan akan dipersenjatai dengan satu meriam Super Rapid OTO Melara 76 mm Leonardo Super, dua meriam otomatis 20 mm, torpedo, dua peluncur ganda rudal anti-kapal, dan rudal darat-ke-udara.[8] Seperti yang dibangun, kapal tersebut dipersenjatai dengan satu meriam Bofors 57 mm L/70 Mk 1 di haluan dan dua meriam Yugoimport M71/08 20 mm di setiap sisi di belakang struktur. Meriam Bofors 57 mm berfungsi sebagai meriam utama sementara korvet hingga meriam Super Rapid OTO Melara 76 mm dapat diperoleh dan dipasang.[3]

Korvet tersebut rencananya akan dilengkapi dengan rangkaian peperangan elektronik, seperti radar penanggulangan elektronik (R-ECM) dan tindakan dukungan elektronik radar (R-ESM).[3]

Bung Hatta juga mampu membawa helikopter Eurocopter AS565 Panther[9] dan memiliki sebuah dek penerbangan.[10] Kapal tersebut membawa dua perahu karet berlambung kaku (RHIB) dan memiliki jalur buritan untuk perahu, yang dapat mendukung misi infiltrasi, eksfiltrasi, pencarian dan penyelamatan (SAR), dan kunjungan, naik, pencarian, dan penyitaan (VBSS).[3][8]

Komandan KRI

  1. Letkol Laut (P). Ramli Arif, S.T., M.Sc., M.Tr.Opsla. (17 April 2025 - Sekarang)

Operasi

Pada tanggal 25 November 2025, KRI Bung Hatta menangkap dua kapal pengangkut biji nikel ilegal di Laut Konawe Utara, Sulawesi Utara.[11] Dua kapal milik PT Prima Mulia Jaya itu tidak membawa dokumen kapal dan muatan yang sah, dan selanjutnya dikawal menuju Lanal Kendari untuk diperiksa lebih lanjut.[12]

Referensi

  1. 1 2 "KSAL Berencana Produksi Sister Ship KRI Bung Karno-369". okezone.com. 2 June 2023. Diakses tanggal 31 January 2024.
  2. ↑ "Dukung Produk Dalam Negeri, TNI AL Laksanakan First Steel Cutting Dan Keel Laying Kapal Korvet Di Batam". tni.mil.id. 27 January 2024. Diakses tanggal 31 January 2024.
  3. 1 2 3 4 5 "KAPAL KORVET KRI BUNG HATTA-370 SIAP PERKUAT ARMADA TNI AL". peloporwiratama.co.id. 27 February 2025. Diakses tanggal 28 February 2025.
  4. ↑ "Ksal Resmikan Kapal Korvet KRI Bung Hatta 370 Buatan Dalam Negeri di Batam, Dilengkapi Meriam". koranbatam.com. 27 February 2025. Diakses tanggal 27 February 2025.
  5. ↑ Malufti, Fauzan (19 April 2025). "Indonesian Navy Commissions New Indigenous Corvette". navalnews.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 19 April 2025.
  6. ↑ Yunizar, Syahrul (18 April 2025). "Masuk Jajaran Satkor Koarmada II, KRI Bung Hatta Akan Bermarkas di Surabaya". jawapos.com. Diakses tanggal 19 April 2025.
  7. ↑ Achmad, Nirmala Maulana; Prabowo, Dani (27 January 2024). "TNI AL Mulai Bangun Kapal Korvet Sekelas KRI Bung Karno-369". kompas.com. Diakses tanggal 27 February 2025.
  8. 1 2 "Beredar Foto Korvet KRI Bung Hatta 370, Serupa 'Tapi Tidak Sama' dengan KRI Bung Karno 369". indomiliter.com. 25 February 2025. Diakses tanggal 27 February 2025.
  9. ↑ "PT KAS Dipercaya Buat Kapal KRH VVIP dan Kepresidenan". detaknews.co.id. 9 June 2022. Diarsipkan dari asli tanggal 26 December 2022. Diakses tanggal 26 December 2022.
  10. ↑ "Bangun KRI Bung Karno-369 untuk Gantikan KRI Barakuda-633". JawaPos.com. 21 June 2022. Diakses tanggal 26 December 2022.
  11. ↑ Al Farisi, Baharudin (27 November 2025). "Dua Kapal Pengangkut Nikel Ditangkap TNI AL, Tujuannya ke Pertambangan di Morowali". Kompas. Diakses tanggal 30 November 2025.
  12. ↑ "TNI AL Amankan Dua Kapal Pengangkut Nikel Tujuan PT IMIP Morowali". CNN Indonesia. 26 Nov 2025. Diakses tanggal 30 November 2025.

Pranala luar

Media terkait KRI Bung Hatta (370) di Wikimedia Commons

  • l
  • b
  • s
Korvet kelas Bung Karno
  • missing name
  • missing name
  • Didahului oleh: kelas  Bung Tomo
Daftar kapal TNI Angkatan Laut yang aktif

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat
  2. Spesifikasi dan persenjataan
  3. Komandan KRI
  4. Operasi
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Korvet kelas Bung Karno

Korvet kelas Bung Karno merupakan kelas korvet yang bertugas di TNI Angkatan Laut. Kelas ini dibangun oleh galangan kapal PT Karimun Anugrah Sejati di

Korvet kelas Diponegoro

Korvet berpeluru kendali kelas Diponegoro milik TNI Angkatan Laut adalah tipe SIGMA 9113 dari keluarga kapal angkatan laut modular Sigma rancangan Belanda

KRI Bung Karno (369)

KRI Bung Karno (369) adalah sebuah korvet dan yacht kepresidenan milik TNI Angkatan Laut. Ditetapkan sebagai Korvet Rudal Heli VVIP dan Kepresidenan,

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026