Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Muliakanlah

‘Muliakanlah adalah kidung yang termuat dalam buku nyanyian Kristen "Kidung Jemaat" Nomor 100, yang diterbitkan oleh Yamuger. Kidung ini biasa digunakan sebagai Nyanyian Gloria besar pada hari Natal dalam gereja - gereja Protestan. Lagu Natal ini juga populer di kalangan gereja-gereja Reformed Amerika Serikat dan Kanada yang memiliki akar dari gereja Reformasi Belanda. Kidung ini diterjemahkan dari bahasa Belanda "Ere Zij God" dan merupakan salah satu lagu Natal yang paling dicintai dinyanyikan di gereja-gereja Protestan di Belanda.

Wikipedia article
Diperbarui 22 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

‘Muliakanlah adalah kidung yang termuat dalam buku nyanyian Kristen "Kidung Jemaat" Nomor 100, yang diterbitkan oleh Yamuger. Kidung ini biasa digunakan sebagai Nyanyian Gloria besar pada hari Natal dalam gereja - gereja Protestan. Lagu Natal ini juga populer di kalangan gereja-gereja Reformed Amerika Serikat dan Kanada yang memiliki akar dari gereja Reformasi Belanda. Kidung ini diterjemahkan dari bahasa Belanda "Ere Zij God" dan merupakan salah satu lagu Natal yang paling dicintai dinyanyikan di gereja-gereja Protestan di Belanda.[1]

Teks asli kidung ini terinspirasi oleh kata-kata bahwa malaikat bernyanyi saat kelahiran Kristus diumumkan ke gembala dalam Lukas 02:14. Sehingga kidung ini juga sering disebut Kidung Besar para Malaikat. Lagu ini pertama kali muncul di media cetak pada tahun 1857 di himne Het nachtegaaltje, yang disusun dan ditulis oleh penulis lirik Bikkers Isaac (1833-1903).[2]

Musik dari kidung ini digubah oleh FA Schultz, di antaranya sedikit yang diketahui kecuali untuk referensi oleh orang lain bahwa Franz Albert Schultz menulis sebuah buku lagu saat bekerja di sebuah perguruan tinggi di Königsberg di 1731. Buku lagu Belanda menunjukkan tanggal komposisi sebagai 1870. Musiknya megah dalam gaya, dalam bentuk syair A B A, dengan diperpanjang, mengalir diakhiri dengan pujian Amin.

Teks Bahasa Indonesia Kidung ini diterjemahkan oleh I.S. Kijne.

Lirik

Bahasa Belanda

Ere zij God! Ere zij God!

In den hoge! In den hoge! In den hoge!

Vrede op aarde, vrede op aarde

in de mensen een welbehagen.

Ere zij God in den hoge! Ere zij God in den hoge!

Vrede op aarde, vrede op aarde,

Vrede op aarde, vrede op aarde.

In de mensen, in de mensen een welbehagen.

In de mensen een welbehagen, een welbehagen.

Ere zij God! Ere zij God!

In den hoge! In den hoge! In den hoge!

Vrede op aarde, vrede op aarde

in de mensen een welbehagen.

Amen, Amen.

Bahasa Indonesia

Muliakanlah, muliakanlah

Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi

Damai  sejaht'ra turun ke bumi

Bagi orang pengasihanNya

Muliakanlah Tuhan Allah

Muliakanlah Tuhan Allah

Da mai sejaht'ra turun ke bumi

Damai sejaht'ra turun ke bumi

Bagi orang, bagi orang pengasihan-Nya

Bagi orang PengasihanNya, pengasihan-Nya

Muliakanlah, muliakanlah

Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi

Damai sejaht'ra turun ke bumi

Bagi  orang pengasihan-Nya

Amin, amin, amin

Lihat pula

  • Kidung Jemaat
  • Himne
  • Yamuger
  • Injil Lukas

Referensi

  1. ↑ See the facsimile edition.
  2. ↑ See Pieter Endedijk on Kerklied.net Diarsipkan 2010-01-11 di Wayback Machine. (Dutch).

Pranala luar

  • http://www.hymnsandcarolsofchristmas.com/Hymns_and_Carols/glory_to_god_ere_zij_god.htm
  • http://www.allcarols.com/g/glory_to_god_ere_zij_god.html

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lirik
  2. Bahasa Belanda
  3. Bahasa Indonesia
  4. Lihat pula
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Jalan Mulia Berunsur Delapan

ajaran utama sebagai kerangka dasar cara hidup yang diajarkan Sang Buddha

Kemunculan Bersebab

ajaran dasar Buddhisme tentang sebab akibat

Empat Kebenaran Mulia

Ajaran utama tentang penderitaan, asalnya, akhirnya, dan jalan keluarnya dalam Buddhisme

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026