Jurnalisme gawai adalah proses mengumpulkan dan menyampaikan berita dengan menggunakan ponsel ataupun gawai lainnya. Jurnalisme jenis ini dengan segala kepraktisannya memiliki potensi menjadi standar baru dalam pemberitaan dan penyiaran berita, terutama pada berita aktual.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Jurnalisme gawai adalah proses mengumpulkan dan menyampaikan berita dengan menggunakan ponsel ataupun gawai lainnya.[1] Jurnalisme jenis ini dengan segala kepraktisannya memiliki potensi menjadi standar baru dalam pemberitaan dan penyiaran berita, terutama pada berita aktual.
Gawai dan internet membawa perubahan dengan level yang baru pada dunia jurnalisme, karena gawai seperti ponsel tidak hanya menjadi perangkat mengonsumsi tapi juga membantu proses produksi. Dengan menggunakan gawai, wartawan dapat menghasilkan berita di segala waktu dan lebih aman karena tidak tampak perlengkapan kamera dan sebagainya yang mengindikasikan seseorang adalah wartawan.[1]
Lahirnya jurnalisme gawai tidak terlepas dari campur tangan seorang Timothy Daniel Pool.[2] Timothy merupakan seorang jurnalis independen Amerika yang dikenal dengan nama Tim Pool. Pada ajang Digital Journalism World 2015 di Singapura, dirinya menjadi pusat perhatian. Tim Pool dianggap telah melahirkan jurnalisme warga atau sering disebut mobile-first person in journalism.[3] Jurnalisme yang telah Tim lahirkan akhirnya dikenal oleh masyarakat luas dengan julukan jurnalisme gawai ala Tim Pool. Hal ini dikarenakan Tim lebih memilih melakukan peliputan secara langsung dari lokasi kejadian dengan menggunakan gawainya daripada mengunggahnya terlebih dahulu ke situs web. Menurut Tim dengan memanfaatkan gawai dan akses internet yang stabil, liputannya dapat dengan cepat tersampaikan dengan melaporkannya melalui berbagai kanal media sosialnya dan juga situs web pribadi.
Selain itu, Tim juga dianggap menjadi tokoh yang melahirkan reporter video warga yang disiarkan secara langsung dari tempat kejadian dan penonton dapat berpartisipasi dalam siaran langsung tersebut. Partisipasi penonton dapat berupa pertanyaan mengenai situasi terkini dari lokasi kejadian dan dapat langsung direspon oleh Tim. Ia juga pernah membuat modifikasi drone buatan Parrot AR untuk siaran langsung melalui sistem yang disebut sebagai DroneStream yang berarti cara murah untuk menyiarkan langsung dari udara. Melalui liputan langsung dari gawainya, Tim pernah mendapatkan 750.000 pengunjung dalam sehari. Ia pernah meliput di beberapa aksi demonstrasi di Istanbul, Brasil, liputan langsung Occupy Wall Street di New York, dan kerusuhan di Baltimore. Dalam liputan Occupy Wall Street pada tahun 2011, Tim mendapatkan banyak sorotan internasional untuk pemanfaatan teknologi. Selama 21 jam nonstop, Tim menyiarkan secara langsung peristiwa protes di Zuccotti Park, New York.
Jurnalisme gawai memiliki beberapa karakteristik,[4] yaitu:
Dalam melakukan jurnalisme gawai, terdapat beberapa alur produksi yang perlu dilakukan oleh seorang jurnalis di antaranya:[5]
Berita dapat dibagikan atau dipublikasikan melalui kanal digital, seperti media daring dan media sosial. Selain itu, berita juga dapat disiarkan di televisi. Alur produksi jurnalisme gawai tidak berbeda dengan langkah-langkah memproduksi berita pada umumnya. Perbedaan tersebut hanya terletak pada tanggung jawab jurnalis. Seorang jurnalis gawai tidak hanya bertanggung jawab atas isi berita, tetapi juga pada hal teknis, seperti daya baterai, kapasitas kartu memori, dan format berkas.
Jurnalis gawai membutuhkan peranti keras maupun lunak dalam melaksanakan tugasnya. Berikut ini adalah beberapa peranti yang dapat digunakan oleh jurnalis gawai:[5]