Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

John Woo

John Woo Yu-Sen SBS adalah seorang sutradara, penulis, dan produser film Tiongkok. Ia terkenal di dunia internasional akan film-filmnya yang penuh gaya --- urut-urutan aksi yang terkoreografi seperti tari balet, cerita peperangan yang habis-habisan dan tidak ada pihak yang menang di dalamnya, serta penggunaan unsur gerak lambat. Ia menyutradarai film-film Hong Kong terkenal seperti A Better Tomorrow, Hard Boiled, dan The Killer. Film-film berbahasa Inggris yang merupakan karyanya antara lain Hard Target, Broken Arrow, Face/Off, dan Mission: Impossible II.

Wikipedia article
Diperbarui 15 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

John Woo
John Woo
John Woo dalam Festival Film Cannes 2005
Nama Tionghoa吳宇森 (Tradisional)
Nama Tionghoa吴宇森 (Sederhana)
PinyinWú Yǔsēn (Mandarin)
JyutpingNg4 Jyu5 Sam1 (Kanton)
AsalHong Kong
PekerjaanSutradara, Produser, Penulis skenario, Penyunting
PasanganAnnie Woo
Penghargaan
  • Penghargaan Perfilman Hong Kong
    Film Terbaik
    1986 A Better Tomorrow
    Sutradara Terbaik
    1989 The Killer
    Penyuntingan Film Terbaik
    1990 Bullet in the Head
    1992 Hard Boiled
    Penghargaan lain
    Saturn Award for Best Direction
    1997 Face/Off

John Woo Yu-Sen SBS (lahir 1 Mei 1946) adalah seorang sutradara, penulis, dan produser film Tiongkok. Ia terkenal di dunia internasional akan film-filmnya yang penuh gaya --- urut-urutan aksi yang terkoreografi seperti tari balet, cerita peperangan yang habis-habisan dan tidak ada pihak yang menang di dalamnya, serta penggunaan unsur gerak lambat.[1] Ia menyutradarai film-film Hong Kong terkenal seperti A Better Tomorrow, Hard Boiled, dan The Killer. Film-film berbahasa Inggris yang merupakan karyanya antara lain Hard Target, Broken Arrow, Face/Off, dan Mission: Impossible II.

Sebagai seorang anak kecil, Woo ingin menjadi pendeta Kristen. Namun ia lantas menemukan ketertarikan yang sangat dalam pada perfilman, dipengaruhi oleh film-film Eropa, aliran New Wave Prancis dan Jean-Pierre Melville. Woo mengaku bahwa dirinya adalah pemalu dan memiliki kesulitan untuk berbicara, tetapi kemudian menemukan pembuatan film sebagai sebuah jalan untuk mengeksplorasi perasaan dan pemikirannya serta menggunakan film sebagai sebuah bahasa. Tiga film favorit Woo adalah Lawrence of Arabia karya David Lean, Seven Samurai dari Akira Kurosawa, dan karya Jean-Pierre Melville, Le Samouraï.[1] Woo ditulis oleh Dave Kehr dalam tabloid The Observer tahun 2002 sebagai "sutradara pencipta film yang bisa menjadi paling berpengaruh saat ini".

Kehidupan awal

Woo terlahir bernama Wu Yu-Seng (Ng Yu-Sum dalam bahasa Kanton) di Guangzhou, Tiongkok, di tengah-tengah kekacauan Perang Saudara Tiongkok pada akhir Oktober 1946. Karena pembatasan usia sekolah, ibunya mengubah tanggal lahirnya menjadi 22 September 1948, sesuai dengan yang terlihat di paspornya saat ini. Keluarga Woo diburu selama masa pembersihan anti-borjuis di awal berkuasanya Mao Zedong setelah Revolusi Komunis di Tiongkok, sehingga melarikan diri ke Hong Kong saat ia berusia lima tahun.[2]: xv, 3 

Woo menikahi Annie Woo Ngau Chun-lung pada 1976 dan memiliki tiga orang anak.[2] Ia tinggal di Amerika Serikat sejak 1993.

Filmografi

  • Fist to Fist (1973)
  • The Young Dragons (1974)
  • The Dragon Tamers (1974)
  • Hand of Death (1975)
  • Princess Chang Ping (1975)
  • From Riches to Rags (1977)
  • Money Crazy (1977)
  • Follow the Star (1978)
  • Last Hurrah for Chivalry (1978)
  • Hello, Late Homecomers (1978)
  • To Hell with the Devil (1981)
  • Laughing Times (1981)
  • Plain Jane to the Rescue (1982)
  • When You Need a Friend (1984)
  • Run, Tiger, Run (1985)
  • Heroes Shed No Tears (1986)
  • A Better Tomorrow (1986)
  • A Better Tomorrow 2 (1987)
  • Tragic Heroes (1989)
  • The Killer (1989)
  • A Better Tomorrow 3: Love & Death in Saigon (1989)
  • Bullet in the Head (1990)
  • Once a Thief (1991)
  • Hard Boiled (1992)
  • Hard Target (1993)
  • Broken Arrow (1996)
  • Once a Thief (1996)
  • Face/Off (1997)
  • Blackjack (1998)
  • Mission: Impossible II (2000)
  • Windtalkers (2001)
  • Paycheck (2003)
  • All the Invisible Children (2005)
  • Appleseed Ex Machina (2007)
  • Red Cliff (2008)
  • Red Cliff: Part II (2009)
  • Reign of Assassins (2010)
  • The Crossing (sedang difilmkan) (2014)

Lihat pula

  • Sinema Tiongkok
  • Sinema Hong Kong

Referensi

  1. 1 2 Pierce, Nev (2004). "Getting Direct With Directors: John Woo". BBC (dalam bahasa bahasa Inggris). Diakses tanggal 17-05-2007. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. 1 2 Woo, John (2005). Elder, Robert K. (ed.). John Woo: Interviews; Conversations with Filmmakers Series. University Press of Mississippi. ISBN 978-1-57806-776-3.

Pranala luar

  • John Woo di website Internet Movie Database (http://www.imdb.com/name/nm0000247/)
  • Interview bersama John Woo (http://johnwoointerviews.com Diarsipkan 2013-06-02 di Wayback Machine.)
  • A John Woo Restropective (http://www.mediacircus.net/johnwoo.html)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Italia
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Belanda
  • Norwegia
  • Korea
  • Polandia
  • Israel
  • Katalonia
Akademik
  • CiNii
Seniman
  • ULAN
  • Museum of Modern Art
  • FID
Orang
  • Trove
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan awal
  2. Filmografi
  3. Lihat pula
  4. Referensi
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

A Better Tomorrow

Indonesia dengan judul Gangland Boss Film ini disutradarai dan ditulis oleh John Woo dengan co-penulis Chan Hing-Ka dan Leung Suk-Wah. Film ini dikenal untuk

Song Hye-kyo

Aktris asal Korea Selatan

Red Cliff (film)

periode Zaman Tiga Negara dalam Tiongkok kuno. Film ini disutradarai oleh John Woo, dan dibintangi oleh Tony Leung, Takeshi Kaneshiro, Zhang Fengyi, Chang

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026