Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiJodhi Yudono
Artikel Wikipedia

Jodhi Yudono

Jodhi Yudono adalah musikus dan penulis berkebangsaan Indonesia. Karya musiknya, dalam bentuk nyanyian puisi, dibawakan di panggung-panggung konvensional, dan juga dipersembahkan untuk menghibur kepada sesama kawan yang tengah mengalami penderitaan. Jodhi juga sering terlibat langsung dalam penggalangan dana kemanusiaan bagi daerah-daerah yang sedang terkena bencana. Catatan-catatan perjalanannya ke berbagai daerah dan luar negeri tentang seni-budaya telah dimuat di beberapa media massa.

Pewarta dan pemusik Indonesia
Diperbarui 26 Juni 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jodhi Yudono

Jodhi Yudono
LahirJodhi Yudono
(1963-05-16)16 Mei 1963
Cilacap, Jawa Tengah
PekerjaanMusikus, Penulis, Wartawan
Tahun aktif1986 - sekarang

Jodhi Yudono (lahir 16 Mei 1963) adalah musikus dan penulis berkebangsaan Indonesia. Karya musiknya, dalam bentuk nyanyian puisi, dibawakan di panggung-panggung konvensional, dan juga dipersembahkan untuk menghibur kepada sesama kawan yang tengah mengalami penderitaan. Jodhi juga sering terlibat langsung dalam penggalangan dana kemanusiaan bagi daerah-daerah yang sedang terkena bencana. Catatan-catatan perjalanannya ke berbagai daerah dan luar negeri tentang seni-budaya telah dimuat di beberapa media massa.[1][2][3]

Kehidupan pribadi

Jodhi Yudono lahir dan besar di Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap. Usai menamatkan SMA-nya di Purwokerto, dia melanjutkan kuliah di Universitas Tujubelas Agustus (Untag) Semarang, pada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Di sanalah dia mulai merintis debutnya sebagai penulis puisi dan musisi dengan memusikalisasi puisi beberapa penyair antara lain karya Timur Sinar Suprabana, Eko Tunas. Bersama Joshua Igho, dia melakukan pertunjukan di beberapa kota antara lain Gedung Pemuda Kota Semarang, Auditorium IKIP Semarang, dan Gedung Kesenian Kota Tegal (1989). Kemampuannya di dunia seni peran pun pernah dia jalani saat bergabung di Teater 17 dan Teater Dhome, Semarang.

Awal tahun 1990-an Jodhi hengkang ke Jakarta menekuni profesi barunya sebagai jurnalis di tabloid Citra, milik grup Kompas Gramedia. Tak lama kemudian dia dipindahtugaskan di Kompas Cyber Media.[4] Di situ kemampuan menulisnya semakin terasah tajam, sembari tetap setia pada dunia lama sebagai musisi. Perkenalannya dengan beberapa musisi Indonesia antara lain Totok Tewel, Jockie Surjoprajogo, Iwan Fals, dan Syaharani, telah menghasilkan beberapa komposisi lagu yang digarap bersama-sama. Jodhi juga telah melakukan pertunjukan musiknya di beberapa gedung pertunjukan, stasiun televisi (Metro TV [5] dan MNC TV[6]), serta diundang pentas di beberapa negara. Jodhi menggeluti musik bukan untuk dirinya sendiri, melainkan dibagikan kepada sesama manusia dalam rangka turut berempati atas penderitaan/duka yang sedang dialami.

Karya-karya

  • Demi Kehidupan (kompilasi album Satu Hati)
  • Angin (kompilasi album Angin pun Berbisik)
  • Jogja
  • Sukma yang Merdeka
  • Nenek
  • Cinta
  • Mata Air
  • Semesta Suatu Saat
  • Derai Cemara (puisi Chairil anwar)
  • Doa (puisi Chairil anwar)
  • Diponegoro (puisi Chairil anwar)
  • Pamflet Cinta (puisi W.S. Rendra)

Lihat pula

  • Teguh Esha
  • Eko Tunas
  • Joshua Igho
  • Timur Sinar Suprabana
  • Jockie Surjoprajogo
  • Kompas Cyber Media

Referensi

  1. ↑ "Sesawi.net, diakses 4 Feb 2015". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-12-14. Diakses tanggal 2015-02-04.
  2. ↑ "Situs resmi Suara Merdeka, diakses 4 Feb 2015". Merdeka.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-02-04. Diakses tanggal 2015-02-04.
  3. ↑ Tribun News, diakses 4 Feb 2015
  4. ↑ Situs resmi Kompas Cyber Media, diakses 4 Feb 2015[pranala nonaktif permanen]
  5. ↑ Situs resmi Metro TV, diakses 4 Feb 2015
  6. ↑ Situs resmi MNC TV, diakses 4 Feb 2015
Jodhi Yudono</span>"}]]}' id="mwnA"/>

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan pribadi
  2. Karya-karya
  3. Lihat pula
  4. Referensi

Artikel Terkait

Tony Wenas

Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI). Tony meraih gelar Sarjana Hukum Bisnis dari Universitas Indonesia pada tahun 1985 dan menyelesaikan

Festival Penulis dan Kebudayaan Borobudur

Festival penulis dan kebudayaan

Balawan

September 1972) adalah pemusik Jazz Indonesia. Balawan adalah seorang gitaris Jazz yang nama mencuat dan semakin difavoritkan di Indonesia dengan teknik bermain

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026