João Justino de Medeiros Silva adalah seorang rohaniwan Katolik Roma Brasil. Pada 2011, ia diangkat menjadi uskup auksilier Keuskupan Agung Belo Horizonte. Pada 2017, ia diangkat menjadi uskup agung koajutor Keuskupan Agung Montes Claros. Pada 2018, ia diangkat menjadi uskup agung Keuskupan Agung Montes Claros. Pada 2021, ia diangkat menjadi uskup agung Keuskupan Agung Goiânia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

João Justino de Medeiros Silva | |
|---|---|
| Uskup Agung Goiânia | |
João Justino de Medeiros Silva | |
| Gereja | Katolik Roma |
Keuskupan agung | Goiânia |
| Penunjukan | 9 Desember 2021 (4 tahun, 140 hari) |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 13 Desember 1992 (1992-12-13) |
Tahbisan uskup | 11 Februari 2012 (2012-02-11) oleh Walmor Oliveira de Azevedo |
| Informasi pribadi | |
| Nama lahir | João Justino de Medeiros Silva |
| Lahir | 22 Desember 1966 Juiz de Fora, Negara Bagian Minas Gerais, Brasil |
| Kewarganegaraan | Brasil |
| Denominasi | Katolik Roma |
| Kediaman | Keuskupan Agung Goiânia |
| Semboyan | UT TESTIMONIUM DE LUMINE |
| Lambang | |
João Justino de Medeiros Silva (lahir 22 Desember 1966) adalah seorang rohaniwan Katolik Roma Brasil. Pada 2011, ia diangkat menjadi uskup auksilier Keuskupan Agung Belo Horizonte. Pada 2017, ia diangkat menjadi uskup agung koajutor Keuskupan Agung Montes Claros. Pada 2018, ia diangkat menjadi uskup agung Keuskupan Agung Montes Claros. Pada 2021, ia diangkat menjadi uskup agung Keuskupan Agung Goiânia.[1]
Ia lahir pada 22 Desember 1966 di Juiz de Fora, Negara Bagian Minas Gerais. Ia belajar filsafat (1985–1988) dan teologi (1988–1992) di Seminário Santo Antônio dari Keuskupan Agung Juiz de Fora. Ia menerima gelar sarjana dalam pedagogi di Centro de Ensino Superior, Juiz de Fora (1988); sarjana dan magister dalam ilmu sosial di Universitas Federal Juiz de Fora (1992–1993); serta lisensiat (1997) dan gelar doktor (2003) dalam teologi dogmatik di Universitas Gregorian Kepausan, Roma.[1]
Ia menerima penahbisan imamat pada 13 Desember 1992, dan ditugaskan di keuskupan agung yang sama. Ia memegang jabatan sebagai vikaris paroki; imam paroki; koordinator pastoral regional; koordinator Dewan Presbiteral; profesor, wakil rektor dan rektor seminari diosesan agung Santo Antônio; anggota Dewan Presbiteral dan Dewan Penasehat; profesor dan koordinator kursus teologi; vikaris forane; dan vikarsi episkopal untuk Budaya, Pendidikan dan Pemuda. Ia juga merupakan seorang assessor dan kemudian peritus Komisi Episkopal untuk Doktrin Iman Konferensi Waligereja Brasil serta skeretaris Organisasi Seminari dan Institut Brasil (OSIB) Kawasan Leste 2.[1]
Pada 21 Desember 2011, ia diangkat menjadi uskup tituler Tullia dan uskup auksilier Keuskupan Agung Belo Horizonte. Ia menerima penahbisan episkopal dari Uskup Agung Belo Horizonte, Walmor Oliveira de Azevedo, pada 11 Februari didampingi oleh Clóvis Frainer OFMCap, Uskup Agung Emeritus Juiz de Fora, dan Gil Antônio Moreira, Uskup Agung Juiz de Fora. Ia mengambil semboyan Ut Testimonium de Lumine.
Pada 22 Februari 2017, ia diangkat menjadi uskup agung koajutor Keuskupan Agung Montes Claros.[2] Pada 21 November 2018, ia diangkat menjadi uskup agung Keuskupan Agung Montes Claros.[3] Dalam Konferensi Waligereja Brasil, ia menjadi presiden Komisi Budaya dan Pendidikan, serta anggota Dewan Permanen. Pada 9 Desember 2021, ia diangkat menjadi uskup agung Keuskupan Agung Goiânia.[1]