Jeremy Meciaz adalah tokoh olahraga Indonesia, khususnya dalam cabang kickboxing dan muay thai. sekaligus atlet mixed martial arts (MMA) yang berlaga di One Championship, Meciaz dikenal sebagai Presiden WBC Muay Thai Indonesia pada tahun 2021-2023 sebelum Urgyen Rinchen Sim, serta memegang beberapa jabatan strategis dalam organisasi seni bela diri nasional dan internasional. meciaz juga merupakan pendiri dari sasana Predator MMA Indonesia
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jeremy Meciaz (Lahir di Sleman) adalah tokoh olahraga Indonesia, khususnya dalam cabang kickboxing dan muay thai.[1][2] sekaligus atlet mixed martial arts (MMA) yang berlaga di One Championship, Meciaz dikenal sebagai Presiden WBC Muay Thai Indonesia pada tahun 2021-2023 sebelum Urgyen Rinchen Sim, serta memegang beberapa jabatan strategis dalam organisasi seni bela diri nasional dan internasional.[3][4][5] meciaz juga merupakan pendiri dari sasana Predator MMA Indonesia
| Jeremy Meciaz | |
|---|---|
| Data diri | |
| Kelas | (Welterweight) 149,914 lb (68 Kg) |
| Tinggi | 175 cm |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Lahir | Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia |
| Gaya | Mixed Martial Arts |
Pada Februari 2021, Jeremy Meciaz resmi ditunjuk sebagai Presiden Federasi Kickboxing (WKF) Indonesia. Penunjukan ini diumumkan secara resmi melalui situs World Kickboxing Federation. Sebelum jabatan tersebut, Meciaz juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Daerah Kickboxing Indonesia (KBI) cabang Surakarta periode 2019-2024.
Selain itu, pada akhir Oktober 2021, Meciaz ditunjuk sebagai Presiden World Boxing Council (WBC) Muay Thai Indonesia oleh Jenderal Polisi Kovid Bhakdibhumi, Presiden WBC Muay Thai Dunia. Penunjukan ini menjadikan Meciaz dan Predator MMA Indonesia sebagai perwakilan resmi WBC International di Indonesia.[6]
Dengan posisinya sebagai Presiden WKF Indonesia, Meciaz menetapkan bahwa organisasi tersebut tidak lagi berada di bawah payung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), melainkan berdiri sebagai perwakilan resmi Federasi Kickboxing Dunia untuk Indonesia.[7]
Program kerja yang dicanangkan Meciaz sebagai Presiden WKF Indonesia termasuk penyelenggaraan kompetisi kickboxing tingkat internasional pada tahun 2022, meliputi kategori amatir, pro-am, dan profesional. Untuk mewujudkan program ini, WKF Indonesia berencana bekerja sama dengan Predator MMA Indonesia sebagai penyedia fasilitas, logistik, dan media broadcasting.[8]
Sebagai Presiden WBC Muay Thai Indonesia, Meciaz merencanakan penyelenggaraan pertandingan WBC Muay Thai pertama di Indonesia, serta penataran wasit dan juri muay thai. Tujuan utama keberadaan WBC di Indonesia adalah mencetak atlet muay thai untuk kejuaraan WBC Muay Thai dunia dan memfasilitasi pertandingan muay thai bergengsi di Indonesia.[9]
Jeremy Meciaz berharap dengan adanya WKF Indonesia dan WBC Muay Thai Indonesia, promotor yang ingin mengadakan pertandingan kickboxing dan muay thai dapat menyelenggarakannya di bawah payung organisasi internasional tanpa harus berafiliasi dengan KONI. Hal ini diharapkan dapat mempercepat perkembangan kedua cabang olahraga bela diri tersebut di Indonesia.
Sebagai matchmaker WBC Muay Thai Indonesia, Meciaz juga memiliki tugas penting dalam memfasilitasi pertandingan muay thai yang berkualitas dan memastikan setiap pertandingan yang diadakan memiliki badan hukum yang jelas, sehingga tidak ilegal.[10]