Jeg-jegan adalah permainan tradisional yang berasal dari Yogyakarta. Jeg berasal dari kata ngejegi dalam bahasa Jawa yang berarti menduduki. Jeg-jegan berarti saling menduduki. Permainan ini dapat dilakukan setiap saat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Jeg-jegan adalah permainan tradisional yang berasal dari Yogyakarta. Jeg berasal dari kata ngejegi dalam bahasa Jawa yang berarti menduduki.[1] Jeg-jegan berarti saling menduduki. Permainan ini dapat dilakukan setiap saat.
Pemain minimal 6 orang yang dibagi menjadi 2 regu. Permainan tidak memerlukan peralatan, tetapi memerlukan arena bermain.
Arena berupa 2 lingkaran dengan garis tengah 2 meter dan masing-masing lingkaran memiliki lubang kecil di tengahnya. Jarak kedua lingkaran sekitar 14 meter, kedua lingkaran ini disebut ngejegan. Di samping kanan agak ke depan dari ngejegan dibuat lingkaran lebih kecil yang akan menjadi tempat tawanan. Kemudian pemain menentukan batas bersama-sama.
Seluruh anggota regu berada sejajar pada daerah ngejegan masing-masing. Jika regu satu menang undian untuk main, maka ia akan bergerak maju untuk memancing lawan supaya ia dikejar. Jika yang maju tersentuh lawan, maka ia akan mati atau menjadi tawanan lawan. Biasanya tawanan lawan akan kembali ke ngejegan regunya lalu membalas regu lawan.