Jean Francois Millet adalah pelukis Prancis dari mazhab Barbizon. ia merupakan anak pertama dari Jean Louis Nicolas dan Aimee Henriette Adelaide Henry Millet, anggota komunitas petani di desa Gruchy. Karyanya bertema kehidupan tani yang sederhana sehingga ia dijuluki sebagai pelukis petani. Ia belajar dari pelukis konvensional Paul Delaroche, pelukis klasik Poussin dan pelukis realis Goya. Sejak menetap di Barbizon ia meninggalkan tema klasik dan telanjang dan beralih pada tema petani dengan tetap mempertahankan realismenya. Kritik bahwa temanya vulgar dan sosialistik ditanggapinya dengan mengatakan bahwa aku hanya bercerita sebisaku tentang apa yang kulihat dan kurasakan sendiri selagi aku bekerja. Millet meraih reputasi dan kesuksesan awal pada 1860-an. Pada awal dekade tersebut ia dikontrak untuk melukis 25 karya dengan imbalan uang saku bulanan untuk tiga tahun ke depan. Pada Pameran Universal di Paris (1867) Millet akhirnya diakui sebagai pelukis ulung dalam seni lukis modern Prancis. Namun, namanya tenggelam pada awal abad ke-20.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Jean Francois Millet (4 Oktober 1814 – 20 Jan 1875) adalah pelukis Prancis dari mazhab Barbizon.[1] ia merupakan anak pertama dari Jean Louis Nicolas dan Aimee Henriette Adelaide Henry Millet, anggota komunitas petani di desa Gruchy.[2] Karyanya bertema kehidupan tani yang sederhana sehingga ia dijuluki sebagai pelukis petani.[1] Ia belajar dari pelukis konvensional Paul Delaroche, pelukis klasik Poussin dan pelukis realis Goya.[1] Sejak menetap di Barbizon ia meninggalkan tema klasik dan telanjang (Oedipus taken from tree) dan beralih pada tema petani dengan tetap mempertahankan realismenya.[1] Kritik bahwa temanya vulgar dan sosialistik ditanggapinya dengan mengatakan bahwa aku hanya bercerita sebisaku tentang apa yang kulihat dan kurasakan sendiri selagi aku bekerja.[1] Millet meraih reputasi dan kesuksesan awal pada 1860-an.[2] Pada awal dekade tersebut ia dikontrak untuk melukis 25 karya dengan imbalan uang saku bulanan untuk tiga tahun ke depan.[2] Pada Pameran Universal di Paris (1867) Millet akhirnya diakui sebagai pelukis ulung dalam seni lukis modern Prancis.[1] Namun, namanya tenggelam pada awal abad ke-20.[1]