Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Jean-François Millet

Jean Francois Millet adalah pelukis Prancis dari mazhab Barbizon. ia merupakan anak pertama dari Jean Louis Nicolas dan Aimee Henriette Adelaide Henry Millet, anggota komunitas petani di desa Gruchy. Karyanya bertema kehidupan tani yang sederhana sehingga ia dijuluki sebagai pelukis petani. Ia belajar dari pelukis konvensional Paul Delaroche, pelukis klasik Poussin dan pelukis realis Goya. Sejak menetap di Barbizon ia meninggalkan tema klasik dan telanjang dan beralih pada tema petani dengan tetap mempertahankan realismenya. Kritik bahwa temanya vulgar dan sosialistik ditanggapinya dengan mengatakan bahwa aku hanya bercerita sebisaku tentang apa yang kulihat dan kurasakan sendiri selagi aku bekerja. Millet meraih reputasi dan kesuksesan awal pada 1860-an. Pada awal dekade tersebut ia dikontrak untuk melukis 25 karya dengan imbalan uang saku bulanan untuk tiga tahun ke depan. Pada Pameran Universal di Paris (1867) Millet akhirnya diakui sebagai pelukis ulung dalam seni lukis modern Prancis. Namun, namanya tenggelam pada awal abad ke-20.

Wikipedia article
Diperbarui 30 November 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jean-François Millet
Jean Francois Millet

Jean Francois Millet (4 Oktober 1814 – 20 Jan 1875) adalah pelukis Prancis dari mazhab Barbizon.[1] ia merupakan anak pertama dari Jean Louis Nicolas dan Aimee Henriette Adelaide Henry Millet, anggota komunitas petani di desa Gruchy.[2] Karyanya bertema kehidupan tani yang sederhana sehingga ia dijuluki sebagai pelukis petani.[1] Ia belajar dari pelukis konvensional Paul Delaroche, pelukis klasik Poussin dan pelukis realis Goya.[1] Sejak menetap di Barbizon ia meninggalkan tema klasik dan telanjang (Oedipus taken from tree) dan beralih pada tema petani dengan tetap mempertahankan realismenya.[1] Kritik bahwa temanya vulgar dan sosialistik ditanggapinya dengan mengatakan bahwa aku hanya bercerita sebisaku tentang apa yang kulihat dan kurasakan sendiri selagi aku bekerja.[1] Millet meraih reputasi dan kesuksesan awal pada 1860-an.[2] Pada awal dekade tersebut ia dikontrak untuk melukis 25 karya dengan imbalan uang saku bulanan untuk tiga tahun ke depan.[2] Pada Pameran Universal di Paris (1867) Millet akhirnya diakui sebagai pelukis ulung dalam seni lukis modern Prancis.[1] Namun, namanya tenggelam pada awal abad ke-20.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Ichtiar Baru Van Hoeve; Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7 (edisi khusus). Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  2. 1 2 3 "Jean-Francois Millet Biography". Diakses tanggal 25 Juni 2014.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Italia
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Portugal
  • Belanda
  • Norwegia
  • Latvia
  • Chili
  • Yunani
  • Korea
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
  • Katalonia
  • Belgia
Akademik
  • CiNii
Seniman
  • ULAN
  • MusicBrainz
  • RKD Artists
  • KulturNav
    • 2
  • Victoria
  • Museum of Modern Art
  • Musée d'Orsay
  • Scientific illustrators
  • Photographers' Identities
  • Auckland
  • Städel
  • Galeri Nasional Kanada
  • South Australia
  • FID
Orang
  • Trove
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • Te Papa (Selandia Baru)
  • RISM
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Realisme (seni rupa)

gaya artistik mewakili subjek secara realistis

Daftar pelukis Prancis

artikel daftar Wikimedia

Théophile-Alexandre Steinlen

adalah seniman yang mendapatkan pengaruh dari Honoré Daumier dan Jean-François Millet. Karya-karya grafisnya banyak bicara tentang realitas sosial, di

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026