Jean-Baptiste Charles Joseph Bélanger adalah seorang matematikawan terapan Prancis yang bekerja di bidang hidrolika dan hidrodinamika. Ia merupakan profesor di École Centrale des Arts et Manufactures, École Polytechnique, dan École des Ponts et Chaussées di Prancis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Jean-Baptiste Bélanger | |
|---|---|
| Lahir | Jean-Baptiste Charles Joseph Bélanger (1790-04-04)4 April 1790 Valenciennes, Kerajaan Prancis |
| Meninggal | 8 Mei 1874(1874-05-08) (umur 84) Neuilly-sur-Seine, Republik Prancis |
| Almamater | École des Ponts et Chaussées |
| Dikenal atas | Hidrolika saluran terbuka |
| Karier ilmiah | |
| Bidang | Hidrolika |
| Institusi | École Polytechnique |
| Mahasiswa ternama | Gustave Eiffel |
Jean-Baptiste Charles Joseph Bélanger (4 April 1790 – 8 Mei 1874) adalah seorang matematikawan terapan Prancis yang bekerja di bidang hidrolika dan hidrodinamika. Ia merupakan profesor di École Centrale des Arts et Manufactures, École Polytechnique, dan École des Ponts et Chaussées di Prancis.
Dalam teknik hidrolika, ia sering kali secara tidak tepat dianggap sebagai orang yang menerapkan prinsip momentum pada loncatan hidrolik dalam saluran terbuka persegi pada tahun 1828. Kontribusi sejatinya pada tahun 1828 adalah pengembangan persamaan arus balik (backwater equation) untuk aliran berubah lambat laun (gradually varied flows) di saluran terbuka (Bélanger 1828) dan penerapan prinsip momentum pada aliran loncatan hidrolik pada tahun 1838 (Bélanger 1841).
Lahir di Valenciennes pada tanggal 4 April 1790, Bélanger adalah putra dari Charles Antoine Aimé Joseph Bélanger, seorang ahli kunci, dan Jeanne Françoise Joseph. Ia menempuh pendidikan di Paris di École Polytechnique dan kemudian di École des Ponts et Chaussées.
Sebagai insinyur di Corps des Ponts et Chaussées, ia memulai karier tekniknya pada tahun 1816 di La Réole. Mulai tahun 1821, ia pindah untuk mengerjakan kanal navigasi Somme dan setelah tahun 1826 di kanal navigasi Ardennes. Selama dua misi inilah ia mempelajari secara khusus hidrolika aliran saluran terbuka yang berubah lambat laun.
Ia kemudian menjadi dosen di École Centrale des Arts et Manufactures antara tahun 1838 dan 1864, di École nationale des ponts et chaussées dari tahun 1841 hingga 1855, dan di École Polytechnique dari tahun 1851 hingga 1860.[1] Di École Centrale, salah satu mahasiswanya adalah Gustave Eiffel (1832–1923), yang membangun Menara Eiffel dan mengukir nama Bélanger di sekitar lantai pertama[2][3] bersama dengan nama 71 ilmuwan lainnya.
Jean-Baptiste Bélanger pensiun pada tahun 1864 dan meninggal pada 8 Mei 1874 di Neuilly-sur-Seine, tempat jenazahnya dimakamkan.
Selama karier profesionalnya, risalah tahun 1828 miliknya merupakan kontribusi besar bagi hidrolika saluran terbuka modern.[4][5] Karya tersebut berfokus pada studi aliran saluran terbuka yang berubah lambat laun.[6] Orisinalitas esai Bélanger 1828 adalah keberhasilan pengembangan persamaan arus balik untuk aliran tunak satu dimensi yang berubah lambat laun dalam saluran terbuka, bersama dengan pengenalan metode langkah (step method), jarak yang dihitung dari kedalaman, dan konsep kondisi aliran kritis. Pada tahun 1828, Bélanger memahami sifat aliran loncatan yang berubah cepat, tetapi ia salah menerapkan prinsip Bernoulli pada loncatan hidrolik.
Penerapan pertimbangan momentum yang benar pada aliran loncatan hidrolik diturunkan 10 tahun kemudian dan pertama kali diterbitkannya pada tahun 1841[7] sebagai bagian dari rangkaian catatan kuliah untuk École nationale des ponts et chaussées. Catatannya membentuk risalah komprehensif dalam teknik hidrolika.[4] Karya tersebut diedit ulang beberapa kali dan digunakan di École des Ponts et Chaussées serta École Centrale des Arts et Manufactures, dan tersedia di École Polytechnique serta École des Mines de Paris.
Secara keseluruhan, kontribusi Bélanger pada tahun 1828 dan 1841 terhadap hidrolika saluran terbuka modern sangat luar biasa dan memengaruhi karya-karya Jacques Antoine Charles Bresse, Henry Darcy, Henry Émile Bazin, Adhémar Jean Claude Barré de Saint-Venant, dan Joseph Valentin Boussinesq, serta Philipp Forchheimer dan Boris Bakhmeteff.
Mulai tahun 1851, sebagai profesor penuh di École Polytechnique, ia mengembangkan kurikulum universitas baru dalam mekanika (cours de Mécanique) sebagai tanggapan atas restrukturisasi program teknik di École Polytechnique.[1] Dengan menghubungkan kinematika dan dinamika, ia berargumen bahwa mekanika didasarkan pada tiga prinsip: inersia, aksi-reaksi, dan rasio konstan gaya terhadap percepatan di titik mana pun.
Di antara inovasi-inovasinya, ia menganggap statika sebagai kasus terbatas dari dinamika, yang merupakan hal paling inovatif di Prancis pada saat itu. Ide-ide dasarnya pertama kali dikembangkan dalam catatan kuliah tahun 1847, dan memengaruhi banyak cendekiawan terkemuka di Prancis dan luar negeri.[3] Sebagai contoh, Franz Reuleaux (1829–1905) sangat menghormati teks Bélanger 1847; Ernst Mach (1838–1916) mencantumkan risalah Bélanger tahun 1847 di antara beberapa referensi dasar dalam Mekanika.
Aspek yang tidak biasa dari karier Bélanger adalah keterlibatannya yang sangat sukses baik dalam teknik profesional (1816–1838) maupun pengajaran akademik (1838–1864), serta kemampuannya untuk mengembangkan buku teks fundamental baru yang dihormati secara luas (Chanson 2010).