Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah

Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah atau disingkat Jasmerah adalah semboyan yang terkenal yang diucapkan oleh Presiden Soekarno, dalam pidatonya yang terakhir pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1966.

Wikipedia article
Diperbarui 19 Maret 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah atau disingkat Jasmerah adalah semboyan yang terkenal yang diucapkan oleh Presiden Soekarno, dalam pidatonya yang terakhir pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1966.

Menurut A. H. Nasution, Jasmerah adalah judul yang diberikan oleh Kesatuan Aksi terhadap pidato Presiden, bukan judul yang diberikan Bung Karno. Presiden Soekarno memberi judul pidato itu untuk mempertahankan garis politiknya, yaitu "Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah". Dalam pidato itu Presiden menyebutkan antara lain bahwa kita menghadapi tahun yang gawat, perang saudara, dan seterusnya. Disebutkan pula bahwa MPRS belumlah berposisi sebagai MPR menurut UUD 1945. Posisi MPRS sebenarnya nanti setelah MPR hasil pemilu terbentuk.

Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret, Suyatno, menyebut pidato "Djangan Sekali-kali Meninggalkan Sedjarah!" pada 17 Agustus 1966 merupakan pidato kepresidenan terakhir Bung Karno.

Dia mencatat, terdapat 89 kata revolusi dan 50 kata sejarah dalam pidato tersebut. Itu menunjukkan betapa penting revolusi dan sejarah bagi Bung Karno.[1][2]

Referensi

Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah
  1. ↑ Suyatno - cnnindonesiah[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ A.H. Nasution - a journal

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Sejarah Indonesia

aspek sejarah

Soekarno

Presiden Indonesia ke-1 (1945–1967)

Tarumanagara

kerajaan di Asia Tenggara

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026