Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Jalur trem Probolinggo–Paiton

Jalur trem Probolinggo–Paiton adalah jalur trem nonaktif yang menghubungkan Stasiun Probolinggo milik PbSM dengan Stasiun Paiton dengan panjang lintasan 36 Km. Jalur ini dibangun dari tahun 1897-1912 oleh perusahaan kereta api swasta Hindia Belanda, Probolinggo Stoomtram Maatschappij.

jalur kereta api di Indonesia
Diperbarui 13 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jalur trem Probolinggo–Paiton
Jalur trem Probolinggo–Paiton
Serangkaian trem uap PBSM melintas pinggiran Pantai Bentar.
Ikhtisar
JenisLintas cabang
SistemJalur kereta api rel ringan
StatusTidak beroperasi
TerminusStasiun Probolinggo
Stasiun Probolinggo Pelabuhan
Stasiun Paiton
Stasiun23
Operasi
Dibangun olehProbolinggo Stoomtram Maatschappij
Legalitas pembangunanGouvernements besluit 15 Desember 1894 No. 6
Dibuka1897-1898
Ditutup1960?
PemilikPT Kereta Api Indonesia
Karakteristik lintasLintas datar
DepoJati
Data teknis
Panjang rel36 km
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
700 mm (2 ft 3+9⁄16 in)
Kecepatan operasi20 s.d. 40 km/jam
Peta rute
Legenda
ke Sumberkareng
ke Probolinggo Pelabuhan
Probolinggo (PbSM)
Probolinggopasar
Probolinggomakam
ke Jorongan
(Left arrow SB–BG–KLT Right arrow)
ke Probolinggo Pelabuhan
ke Probolinggo
Jati
Randupangger
Dringu
Gunungpandak
Curahsawo
Gendinglama
Sebaung
Gendingbaru
Klaseman
Karanggeger
Pajarakanpasar
Pajarakan
Kraksaanpasar
Kraksaan
Kraksaan Chinese Kamp
Pengadangan
Jabung
Tanjung
Paiton
Peta Kota Probolinggo yang menunjukkan pembagian jalur antara segmen Stasiun Probolinggo s.d. Stasiun Jati.

Jalur trem Probolinggo–Paiton adalah jalur trem nonaktif yang menghubungkan Stasiun Probolinggo milik PbSM dengan Stasiun Paiton dengan panjang lintasan 36 Km. Jalur ini dibangun dari tahun 1897-1912 oleh perusahaan kereta api swasta Hindia Belanda, Probolinggo Stoomtram Maatschappij.

Sejarah

Pembukaan

Probolinggo Stoomtram Maatschappij (PbSM) mendapatkan konsensi untuk membangun jalur kereta api di wilayah Probolinggo dan Kraksaan berdasarkan Gouvernements besluit 15 Desember 1894 No. 6 yang saat itu masih berupa wilayah kabupaten berbeda. Pusat operasional jalur ini berada di Jati. Latar belakang pemberian izin pembangunan seiring dengan kebutuhan transportasi cepat bagi penumpang dan barang, terutama gula. Hal tersebut karena banyaknya pabrik gula di wilayah tersebut.[1]

Pembangunan jalur ini dibagi menjadi beberapa tahap, yakni segmen-segmen lintas utama Jati–Gending, Gending–Jabung, Probolinggo–Jati, dan Jabung–Paiton. Selain itu, dibangun pula percabangan dari Stasiun Probolinggo milik PbSM menuju Sumberkareng dan Pelabuhan Probolinggo. Detail tiap segmen tercantum dalam tabel berikut:[2]

Peta jalur kereta api Probolinggo-Jati-Paiton
Segmen-segmen jalur trem Probolinggo–Paiton
Segmen pembangunanTanggal pembukaanPanjang jalur (Km)
Jati–Gending21 April 189710
Gending–Jabung 1 Mei 189719
Probolinggo–Jati22 Juni 18971
Jabung–Paiton22 Juni 18985

Untuk menjalankan layanan angkutan penumpang dan barang, PbSM menggunakan 19 kereta penumpang dengan batas kecepatan operasional sebesar 40 km/jam. Layanan kereta api penumpang tercatat beroperasi dari Stasiun Probolinggo PbSM hingga Paiton. Pada 1926, tercatat terdapat delapan perjalanan pulang pergi di sepanjang jalur ini, dengan tujuan akhir Probolinggo PbSM, Jati PbSM, Kraksaan, dan Paiton.[3]

Layanan angkutan barang produksi gula dilayani dari sejumlah pabrik gula di sekitar Probolinggo dengan total armada 28 gerbong barang. Pabrik-pabrik tersebut antara lain PG. Wonolangan, PG. Gending, PG. Pajarakan, PG. Kandangjati, PG. Umbul, PG. Wonoasih, PG. Jabung, PG. Paiton, PG. Bago, PG. Maron, PG. Sumberkareng, dan PG. Seboro.[2] Seiring dengan semakin ramainya aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Probolinggo serta meningkatnya angkutan gula, jalur trem barang dari Stasiun Probolinggo PbSM ke Pelabuhan Probolinggo kemudian direlokasi. Alih-alih melalui pusat kota, jalur trem hasil relokasi tersebut dibangun di sebelah jalur milik Staatsspoorwegen (SS) dari Pelabuhan Probolinggo hingga emplasemen Stasiun Jati. Jalur trem kemudian bergabung kembali dengan jalur utama PbSM melalui area bengkel dan depo PbSM di timur Stasiun Jati milik SS.[4][5]

Penutupan

Jalur kereta api ini telah beberapa kali dibongkar dan dibangun kembali. Pada masa pendudukan Jepang (1942/1943), segmen Gendingbaru–Paiton dibongkar guna kepentingan militer. Kemudian, Agresi Militer Belanda I juga menghancurkan jalur kereta api ini. Majalah Pantja Raja edisi 15 Juni 1946 mencatat bahwa jalur kereta api segmen Sebaung–Kraksaan dibangun kembali.[6] Pasca kemerdekaan, DKARI melakukan renovasi pada segmen Probolinggo–Gending Baru sekitar pertengahan dekade 1950-an.[7] Praktis, layanan kereta apinya juga tidak dapat dijalankan hingga 1960-an.

Jalur ini sepenuhnya ditutup pada sekitar tahun 1970 karena segmen jalur yang sebagian besar bersisihan dengan Jalan Raya Pantura segmen Probolinggo-Paiton serta kalah bersaing dengan alat transportasi yang lebih modern. Bekas rel dan beberapa stasiun masih dapat dijumpai di sepanjang jalan raya tersebut. Sebagian aset yang berhubungan masih dikuasai oleh PT Kereta Api Indonesia.[8]

Railbed di jalur ini hampir sepenuhnya selalu bersisian dengan jalan raya. Sisa-sisa sarana perkeretaapian di jalur ini masih dapat dijumpai walaupun sebenarnya jalur ini sudah ditutup cukup lama pada tahun 1960-an. Sedangkan di beberapa lokasi, bekas railbednya hingga saat ini digunakan untuk angkutan tebu oleh beberapa pabrik gula dengan cara menyempitkan lebar relnya (regauge) yang semula lebar relnya 1067 mm.

Jalur terhubung

Lintas aktif

Jalur kereta api Bangil–Kalisat

Lintas nonaktif

  • Percabangan menuju Kalibuntu
  • Percabangan menuju PG. Wonolangan
  • Percabangan menuju PG. Gending
  • Percabangan menuju PG. Padjarakan
  • Percabangan menuju PG. Kandang Djati
  • Percabangan menuju PG. Paiton
  • Di segmen Probolinggo–Jati terdapat percabangan menuju Probolinggo Pelabuhan / Pelabuhan Tanjung Tembaga (eks PbSM)

Daftar stasiun

Segmen Probolinggo Pelabuhan–Jati PbSM

NomorNama stasiunSingkatanAlamatLetakKetinggianStatusFoto
Lintas Probolinggo–Paiton
Segmen Probolinggo–Jati
Diresmikan pada tanggal 28 September 1898(?)
oleh Probolinggo Stoomtram Maatschappij
Termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember
- Probolinggo Pelabuhan PBHKomplek Pelabuhan Tanjung Tembaga, Mayangan, Mayangan, Probolinggokm 00+000 lintas Probolinggo Pelabuhan–Probolinggo PbSM
km xxx lintas Jati PbSM–Probolinggo Pelabuhan
Tidak beroperasi
5704 Jati JATJati, Mayangan, Probolinggokm 1+130 lintas Probolinggo–Paiton
km 00+000 lintas Probolinggo Pelabuhan–Jati PbSM
km 4+xxx lintas Probolinggo Pelabuhan–Probolinggo PbSM–Jati PbSM
Tidak beroperasi

Keterangan:

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang dicetak miring merupakan stasiun nonaktif.

Referensi:

  • Letak stasiun: [9][10]
  • Pengidentifikasi stasiun: [11]
  • Tanggal pembukaan jalur: [12]: 106–124 

Segmen Probolinggo–Sumberkareng

NomorNama stasiunSingkatanAlamatLetakKetinggianStatusFoto
Segmen Probolinggo PbSM–Sumberkareng
Panjang segmen 3 km
Diresmikan pada tanggal 6 Agustus 1912
oleh Probolinggo Stoomtram Maatschappij
Termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember
- Probolinggo PbSM PBTRKebonsari Kulon, Kanigaran, Probolinggokm km 3+xxx lintas Probolinggo Pelabuhan–Probolinggo PbSM–Jati PbSM
km 00+000 lintas Probolinggo PbSM–Umbul–Sumberkareng
Tidak beroperasi
- Umbul Tisnonegaran, Kanigaran, Probolinggokm xxxTidak beroperasi
- Sumberkareng km 3+xxxTidak beroperasi

Keterangan:

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang dicetak miring merupakan stasiun nonaktif.

Referensi:

  • Letak stasiun: [9][13]
  • Pengidentifikasi stasiun: [14]
  • Tanggal pembukaan jalur: [12]: 106–124 

Lintas Probolinggo Pelabuhan–Paiton

NomorNama stasiunSingkatanAlamatLetakKetinggianStatusFoto
Lintas Probolinggo Pelabuhan–Paiton
Segmen Probolinggo Pelabuhan–Probolinggo PbSM
Panjang segmen 3 Km
Diresmikan pada tanggal 22 Juni 1897
oleh Probolinggo Stoomtram Maatschappij
Ditutup pada 1928
Termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember
- Probolinggo Pelabuhan PBHKomplek Pelabuhan Tanjung Tembaga, Mayangan, Mayangan, Probolinggokm 00+000 lintas Probolinggo Pelabuhan–Probolinggo PbSM
km xxx lintas Jati PbSM–Probolinggo Pelabuhan
Tidak beroperasi
Segmen Probolinggo PbSM–Jati
Panjang segmen 1 Km
Diresmikan pada tanggal 22 Juni 1897
Termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember
Probolinggo PbSM PBTRKebonsari Kulon, Kanigaran, Probolinggokm km 3+xxx lintas Probolinggo Pelabuhan–Probolinggo PbSM–Jati PbSM
km 00+000 lintas Probolinggo PbSM–Umbul–Sumberkareng
Tidak beroperasi
- Probolinggopasar PBPJalan Pantura, Mangunharjo, Mayangan, Probolinggokm 0+230Tidak beroperasi
- Probolinggomakam PBKJalan Pantura, Jati, Mayangan, Probolinggokm 0+650Tidak beroperasi
5704 Jati JATJati, Mayangan, Probolinggokm 1+130 lintas Probolinggo–Paiton
km 00+000 lintas Probolinggo Pelabuhan–Jati PbSM
km 4+xxx lintas Probolinggo Pelabuhan–Probolinggo PbSM–Jati PbSM
Tidak beroperasi
Segmen Jati–Gending
Panjang segmen 10 Km
Diresmikan pada tanggal 21 April 1897
- Randupangger RPGNasional 1 Jalan Pantura, Wiroborang, Mayangan, Probolinggokm 1+620Tidak beroperasi
- Dringu DRINasional 1 Jalan Raya Dringu, Kedungdalem, Dringu, Probolinggokm 4+400Tidak beroperasi
- Gunungpandak GPDkm 6+620Tidak beroperasi
- Curahsawo CHSCurahsawo, Gending, Probolinggokm 9+870Tidak beroperasi
- Gendinglama GNLkm 11+???Tidak beroperasi
Segmen Gending–Jabung
Panjang segmen 19 Km
Diresmikan pada tanggal 1 Mei 1897
- Sebaung SBUkm 13+970Tidak beroperasi
- Gendingbaru GNBkm ?+???Tidak beroperasi
- Sembungan SBNkm ?+???Tidak beroperasi
- Klaseman KLASNasional 1 Jalan Raya Panglima Sudirman, Klaseman, Gending, Probolinggokm 16+190Tidak beroperasi
- Karanggeger KGRNasional 1 Jalan Raya Panglima Sudirman, Karanggeger, Pajarakan, Probolinggokm 18+330Tidak beroperasi
- Pajarakanpasar PJKPSukokerto, Pajarakan, Probolinggokm 20+780Tidak beroperasi
- Pajarakan PJKNasional 1 Jalan Raya Panglima Sudirman, Sukomulyo, Pajarakan, Probolinggokm 21+310Tidak beroperasi
- Semampir SMMNasional 1 Jalan Raya Panglima Sudirman, Semampir, Kraksaan, Probolinggokm 23+600Tidak beroperasi
- Kraksaanpasar KKPkm 24+470Tidak beroperasi
- Kraksaan KKANasional 1 Jalan Raya Panglima Sudirman, Kraksaan Wetan, Kraksaan, Probolinggokm 25+070
km 0+000 lintas Kraksaan–Kalibuntu
Tidak beroperasi
- Kraksaan Chinese Kamp KKCNasional 1 Jalan Raya Panglima Sudirman, Kraksaan Wetan, Kraksaan, Probolinggokm 25+510Tidak beroperasi
- Pengandangan (Asembakor) PAGNasional 1 Jalan Raya Panglima Sudirman, Asembakor, Kraksaan, Probolinggokm 28+790Tidak beroperasi
- Jabung JAkm 30+870Tidak beroperasi
Segmen Jabung–Paiton
Panjang segmen 5 Km
Diresmikan pada tanggal 22 Juni 1898
- Tanjung (Karanganyar) TUKKaranganyar, Paiton, Probolinggokm 34+520Tidak beroperasi
- Paiton PHTNasional 1 Jalan Raya Paiton, Paiton, Paiton, Probolinggokm 36+130Tidak beroperasi

Keterangan:

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang dicetak miring merupakan stasiun nonaktif.

Referensi:

  • Letak stasiun: [9][15]
  • Pengidentifikasi stasiun: [16]
  • Tanggal pembukaan jalur: [12]: 106–124 

Referensi

  1. ↑ (Belanda) Reitsma, Steven Anne (1928). Korte geschiedenis der Nederlandsch-Indische spoor- en tramwegen. Weltevreden: G. KOLFF & Co.
  2. 1 2 Setiawan, Nanang (2022-12-12). "PROBOLINGGO STOOMTRAM MAATSCHAPPIJ: MODERNISASI TRANSPORTASI PUBLIK DI KOTA PROBOLINGGO TAHUN 1894- 1930". Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora. 8 (2): 271–288. doi:10.36869/pjhpish.v8i2.252. ISSN 2686-4355.
  3. ↑ Officieele Reisgids de Spoor- en Tramwegen en Aansluitende Automobieldiensten op Java en Madoera. Solo: N. V. Sie Dhian Ho. 1 Mei 1926. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ "Spoor en haven". Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indië. 1928-05-12. Diakses tanggal 2026-04-12.
  5. ↑ "Telegrammen van de Sumatra-Bode Aneta-Radiodienst Nederlandsch-Indie". Sumatra-bode. 1928-05-12. Diakses tanggal 2026-04-13.
  6. ↑ Toer, Pramoedya Ananta; Toer, Koesalah Soebagyo; Kamil, Ediati (1999). Kronik revolusi Indonesia (Edisi Cet. 1). Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) bekerjasama dengan Yayasan Adikarya IKAPI dan the Ford Foundation. ISBN 9799023270. OCLC 42772007.
  7. ↑ Djawatan Kereta Api, tt., DAFTAR C, 13c. Ichtisar Angkutan Penumpang jang berangkat dan Kiriman Biasa (dalam ton) jang dikirim dari tiap² setasiun² dan perhentian² D.K.A. di DJAWA dan MADURA semasa tahun² 1950-1951-1952 dan 1953 Eksplotasi TIMUR. Hlm. 156.
  8. ↑ "Masa Penjajahan Jepang Ratusan Kilimeter Rel Lenyap". Majalah KA. Depok: PT Ilalang Sakti Komunikasi. 12 Juli 2007.
  9. 1 2 3 Subdirektorat Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). ;
  10. ↑ Perusahaan Umum Kereta Api (1992). Ikhtisar Lintas Jawa.
  11. ↑ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia
  12. 1 2 3 Reitsma, S.A. (1928). Korte Geschiedenis der Nederlandsch-Indische Spoor- en Tramwegen. Weltevreden: G. Kolff & Co.
  13. ↑ Perusahaan Umum Kereta Api (1992). Ikhtisar Lintas Jawa.
  14. ↑ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia
  15. ↑ Perusahaan Umum Kereta Api (1992). Ikhtisar Lintas Jawa.
  16. ↑ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Pembukaan
  3. Penutupan
  4. Jalur terhubung
  5. Lintas aktif
  6. Lintas nonaktif
  7. Daftar stasiun
  8. Segmen Probolinggo Pelabuhan–Jati PbSM
  9. Segmen Probolinggo–Sumberkareng
  10. Lintas Probolinggo Pelabuhan–Paiton
  11. Referensi

Artikel Terkait

Kereta Api Indonesia

perusahaan operator kereta asal Indonesia

Daftar jalur kereta api di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Persinyalan dan semboyan kereta api di Indonesia

Daftar-daftar semboyan kereta api Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026