Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Jalur kereta api Pekalongan–Wonopringgo

Jalur kereta api Pekalongan–Wonopringgo adalah salah satu jalur kereta api nonaktif yang menghubungkan Stasiun Pekalongan dengan Stasiun Wonopringgo. Jalur ini dibuka pada tahun 1916 pada saat zaman Hindia Belanda. Pembangun dan operator jalur ini adalah sebuah salah satu perusahaan swasta Hindia Belanda, Semarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS). Selama beroperasi, jalur ini digunakan untuk mengangkut barang terutama gula dari Pabrik Gula Wonopringgo maupun penumpang ke berbagai tempat di Pulau Jawa. Akan tetapi, jalur ini dibongkar oleh tentara Jepang saat 3,5 tahun masa pendudukan Jepang. Kini bekas jalur ini sangat sedikit, hanya terdapat bekas jembatan dan bangunan stasiun. Sedangkan bekas rel, sinyal dan wesel sudah diangkut ke Burma atau Pekanbaru untuk keperluan perang Jepang saat Perang Dunia II.

jalur kereta api di Indonesia
Diperbarui 2 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jalur kereta api Pekalongan–Wonopringgo
Ikhtisar
JenisJalur lintas cabang
SistemJalur kereta api rel ringan
StatusTidak beroperasi
TerminusStasiun Pekalongan
Stasiun Wonopringgo
Stasiun9
Operasi
Dibangun olehSemarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij
Dibuka7 Februari 1916 (segmen Pekalongan–Kedungwuni)
1 Desember 1916 (segmen Kedungwuni–Wonopringgo)
Ditutup1943
PemilikPT Kereta Api Indonesia
Data teknis
Panjang rel12 km
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
Kecepatan operasi20 s.d. 40 km/jam

Jalur kereta api Pekalongan–Wonopringgo adalah salah satu jalur kereta api nonaktif yang menghubungkan Stasiun Pekalongan dengan Stasiun Wonopringgo. Jalur ini dibuka pada tahun 1916 pada saat zaman Hindia Belanda. Pembangun dan operator jalur ini adalah sebuah salah satu perusahaan swasta Hindia Belanda, Semarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS). Selama beroperasi, jalur ini digunakan untuk mengangkut barang terutama gula dari Pabrik Gula Wonopringgo maupun penumpang ke berbagai tempat di Pulau Jawa. Akan tetapi, jalur ini dibongkar oleh tentara Jepang saat 3,5 tahun masa pendudukan Jepang. Kini bekas jalur ini sangat sedikit, hanya terdapat bekas jembatan dan bangunan stasiun. Sedangkan bekas rel, sinyal dan wesel sudah diangkut ke Burma atau Pekanbaru untuk keperluan perang Jepang saat Perang Dunia II.[1]

Jalur terhubung

Lintas aktif

  • Cirebon–Semarang

Lintas nonaktif

  • Percabangan menuju Pelabuhan Pekalongan

Daftar stasiun

NomorNama stasiunSingkatanAlamatLetakKetinggianStatusFoto
Lintas Pekalongan–Wonopringgo
oleh Semarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij
Termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang
Segmen Pekalongan–Kedungwuni
Panjang segmen 9 km
Diresmikan pada tanggal 7 Februari 1916
2430PekalonganPKNasional 1 Jalan Gajah Mada, Bendan Kergon, Pekalongan Barat, Pekalongankm 87+944 lintas Semarang Poncol-Tegal-Cirebon
km 0+000 lintas Pekalongan-Wonopringgo
+4 mBeroperasi
- Tirto TROJalan Untung Suropati, Tegalrejo, Pekalongan Barat, Pekalongankm 1+700Tidak beroperasi
- Buwaran BWRkm 4+000Tidak beroperasi
- Kepuh (Pekalongan) KPHJalan Kepoh Coprayan, Coprayan, Buaran, Pekalongankm 4+700Tidak beroperasi
- Sapugarut SPGJalan Setia Kawan, Sapugarut, Buaran, Pekalongankm 6+300Tidak beroperasi
- Kembangan KBGPekajangan, Kedungwuni, Pekalongankm 7+300Tidak beroperasi
- Podo PDOJalan Sepuran, Ambokembang, Kedungwuni, Pekalongankm 8+800Tidak beroperasi
- Kedungwuni KDWJalan Sepuran, Kedungwuni Barat, Kedungwuni, Pekalongankm 9+500Tidak beroperasi
Segmen Kedungwuni–Wonopringgo
Panjang segmen 3 km
Diresmikan pada tanggal 1 Desember 1916
- Wonopringgo WPOWonopringgo, Wonopringgo, Pekalongankm 11+900Tidak beroperasi

Keterangan:

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang dicetak miring merupakan stasiun nonaktif.

Referensi:

  • Letak stasiun: [2][3]
  • Pengidentifikasi stasiun: [4]
  • Tanggal pembukaan jalur: [5]: 106–124 

Referensi

  1. ↑ Nusantara., Tim Telaga Bakti; Indonesia., Asosiasi Perkeretaapian (1997). Sejarah perkeretaapian Indonesia (Edisi Cet. 1). Bandung: Angkasa. ISBN 9796651688. OCLC 38139980.
  2. ↑ Subdirektorat Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). ;
  3. ↑ Perusahaan Umum Kereta Api (1992). Ikhtisar Lintas Jawa.
  4. ↑ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia
  5. ↑ Reitsma, S.A. (1928). Korte Geschiedenis der Nederlandsch-Indische Spoor- en Tramwegen. Weltevreden: G. Kolff & Co.


Ikon rintisan

Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Jalur terhubung
  2. Lintas aktif
  3. Lintas nonaktif
  4. Daftar stasiun
  5. Referensi

Artikel Terkait

Kereta Api Indonesia

perusahaan operator kereta asal Indonesia

Daftar jalur kereta api di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Daftar jalur kereta api nonaktif di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026