Jalur Jalan Raya Manggarai - Lenteng Agung adalah jalur jalan raya tua yang berada di wilayah DKI Jakarta, Indonesia yang memiliki panjang 17 km. Jalur jalan raya ini menghubungkan kawasan Menteng dengan Pancoran, Pasar Minggu, dan Lenteng Agung hingga perbatasan Jakarta Selatan dan Kota Depok. Jalur ini dapat disebut sebagai jalur tengah, karena bermula dari bagian tengah kota Jakarta yang berada di sebelah barat Sungai Ciliwung. Di dekat jalur jalan ini terdapat Jalur kereta api Manggarai–Padalarang. Jalan ini terbagi menjadi tujuh bagian, yakni Jalan Minangkabau Timur, Jalan Minangkabau Barat, Jalan Dokter Saharjo, Jalan Letnan Jenderal Soepomo, Jalan Raya Pasar Minggu, Jalan Raya Tanjung Barat, dan Jalan Raya Lenteng Agung.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jalur Jalan Raya Manggarai - Lenteng Agung (bahasa Belanda: Middenwegcode: nl is deprecated ) adalah jalur jalan raya tua yang berada di wilayah DKI Jakarta, Indonesia yang memiliki panjang 17 km. Jalur jalan raya ini menghubungkan kawasan Menteng dengan Pancoran, Pasar Minggu,[1] dan Lenteng Agung hingga perbatasan Jakarta Selatan dan Kota Depok. Jalur ini dapat disebut sebagai jalur tengah, karena bermula dari bagian tengah kota Jakarta yang berada di sebelah barat Sungai Ciliwung. Di dekat jalur jalan ini terdapat Jalur kereta api Manggarai–Padalarang. Jalan ini terbagi menjadi tujuh bagian, yakni Jalan Minangkabau Timur, Jalan Minangkabau Barat, Jalan Dokter Saharjo, Jalan Letnan Jenderal Soepomo, Jalan Raya Pasar Minggu, Jalan Raya Tanjung Barat, dan Jalan Raya Lenteng Agung.
| Jalur Jalan Raya Manggarai - Lenteng Agung | |
|---|---|
| Middenweg | |
Simpang Patung Dirgantara (Pancoran) di Pancoran, Jakarta Selatan merupakan salah satu persimpangan besar dari Jalur Jalan Raya Manggarai-Lenteng Agung | |
| Informasi rute | |
| Dikelola oleh Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta (Manggarai–Tanjung Barat) Direktorat Jenderal Bina Marga (Tanjung Barat–Lenteng Agung) | |
| Panjang | 17 km (11 mi) |
| Berdiri | Sejak Sekitar Abad ke-18 hingga ke-19 |
| Persimpangan besar | |
| Persimpangan besar | Simpang Jalan Sultan Agung Simpang Saharjo (Menuju Jalan Casablanca/Jalan K.H. Abdullah Syafei) Simpang Jalan Tebet Raya SImpang Patung Dirgantara (Pancoran) (Menuju Jalan Gatot Subroto/Jalan MT Haryono) Simpang Jalan Pancoran Timur Raya Simpang Jalan Duren Tiga Raya Simpang Kalibata (Menuju Taman Makam Pahlawan Kalibata) SImpang Jalan Purbaya (Jalan Kemuning Raya) Simpang Pasar Minggu Flyover Tapal Kuda Tanjung Barat Simpang Flyover Tanjung Barat (Menuju Jalan TB SImatupang) Simpang Jalan Joe Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung Simpang Jalan Raya Jagakarsa Simpang Jalan Moch. Kahfi II Flyover Universitas Indonesia (Menuju Jalan Margonda Raya/Jalan Komjen. Pol. M. Jasin) |
| Lokasi | |
| Negara | Indonesia |
| Kota | Jakarta Selatan |
| Sistem jalan | |
Jalur Jalan Raya Manggarai—Lenteng Agung terbagi menjadi tujuh ruas jalan, yakni:
Jalur ini melewati satu Kota Administrasi, yakni:

Jalur Jalan Raya Manggarai—Lenteng Agung memiliki banyak persimpangan besar maupun kecil. Persimpangan besar pada jalur jalan raya ini adalah:
Diurutkan dari arah Manggarai menuju Lenteng Agung
Jalan Raya Manggarai - Lenteng Agung dilewati oleh Transjakarta rute pengumpan 4B (Stasiun Manggarai - Universitas Indonesia) yang terus menelusuri jalan raya ini hingga Simpang Universitas Indonesia (Jalan Komjen Pol M. Jasin, Jalan Margonda Raya, dan Jalan Akses UI).
