Józef Wesołowski adalah seorang prelatus Gereja Katolik Roma Polandia. Ia menjadi uskup agung dari 2000 sampai dilaikisasi oleh Takhta Suci pada 2014. Ia menjadi Nunsius Apostolik untuk Republik Dominika dari Januari 2008 sampai ia ditarik pada Agustus 2013. Otoritas di Republik Dominika menyelidiki dugaan pelecehan anak terhadapnya. Pada Juni 2015, Vatikan mengumumkan bahwa ia akan disidang atas dakwaan melakukan pornografi anak, dimana ia menghadapi kemungkinan hukuman pidana. Ia meninggal pada 27 Agustus 2015 akibat serangan jantung sebelum disidang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Józef Wesołowski | |
|---|---|
| Mantan Uskup Agung Tituler Slebte | |
| Gereja | Gereja Katolik |
Masa jabatan | 3 November 1999–27 Juni 2014 |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 21 Mei 1972 oleh Karol Wojtyła |
Tahbisan uskup | 6 Januari 2000 oleh Paus Yohanes Paulus II |
| Laisasi | 2014 |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1948-07-15)15 Juli 1948 Nowy Targ, Provinsi Polandia Kecil, Polandia |
| Meninggal | 27 Agustus 2015(2015-08-27) (umur 67) Kota Vatikan, Negara Kota Vatikan |
Jabatan sebelumnya |
|
Józef Wesołowski (15 Juli 1948 – 27 Agustus 2015) adalah seorang prelatus Gereja Katolik Roma Polandia. Ia menjadi uskup agung dari 2000 sampai dilaikisasi oleh Takhta Suci pada 2014. Ia menjadi Nunsius Apostolik untuk Republik Dominika dari Januari 2008 sampai ia ditarik pada Agustus 2013. Otoritas di Republik Dominika menyelidiki dugaan pelecehan anak terhadapnya. Pada Juni 2015, Vatikan mengumumkan bahwa ia akan disidang atas dakwaan melakukan pornografi anak, dimana ia menghadapi kemungkinan hukuman pidana. Ia meninggal pada 27 Agustus 2015 akibat serangan jantung sebelum disidang.
Wesołowski lahir di Nowy Targ, kini bagian dari Provinsi Polandia Kecil, pada 15 Juli 1948. Ia ditahbiskan menjadi imam Katolik di Kraków pada 21 Mei 1972 oleh Kardinal Karol Wojtyła, kelak Paus Yohanes Paulus II. Ia menerima gelar dalam hukum kanon.[1] Untuk mempersiapkan karir sebagai diplomat, ia belajar di Akademi Gerejawi Kepausan pada permulaan 1976.[2] Ia bergabung dengan penugasan diplomatik Takhta Suci pada 25 Maret 1980. Penugasan awalnya menempatkannya di Afrika Selatan, Kosta Rika, Jepang, Swiss, India dan Denmark.[1]
Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya menjadi uskup agung tituler dan nunsius apostolik untuk Bolivia pada 3 November 1999 dan menahbiskannya menjadi uskup pada 6 Januari 2000. Pada 2002, Paus Yohanes Paulus mengangkatnya menjadi nunsius untuk empat negara Asia Tengah: Kazakhstan dan Tajikistan pada 16 Februari,[1] Kirgizstan pada 6 Juli,[3] dan Uzbekistan pada 6 November.[4] Pada 24 January 2008, Paus Benediktus XVI mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Republik Dominika dan Delegasi Apostolik untuk Puerto Riko.[5]
| Jabatan Gereja Katolik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Terrence Prendergast, S.J. |
Uskup Tituler Slebte 1999–2014 |
Lowong |
| Jabatan diplomatik | ||
| Didahului oleh: Rino Passigato |
Nunsius Apostolik untuk Bolivia 1999–2002 |
Diteruskan oleh: Ivo Scapolo |
| Didahului oleh: Marian Oleś |
Nunsius Apostolik untuk Kazakhstan, Kirgizstan dan Tajikistan 2002–2008 |
Diteruskan oleh: Miguel Maury Buendía |
| Nunsius Apostolik untuk Uzbekistan 2002–2008 |
Diteruskan oleh: Antonio Mennini | |
| Didahului oleh: Timothy Broglio |
Nunsius Apostolik untuk Republik Dominika 2008–2013 |
Diteruskan oleh: Jude Thaddeus Okolo |