Ivan Petrovych Kotliarevsky adalah seorang penulis, penyair, penulis drama dan aktivis sosial Ukraina. Ia dipandang sebagai pelopor kesusastraan Ukraina modern. Karya utamanya adalah karya puisi lelucon heroik bertajuk Eneida.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Ivan Kotliarevsky | |
|---|---|
| Lahir | (1769-08-29)29 Agustus 1769 K.J. (9 September 1769) Poltava, Kekaisaran Rusia (kini Ukraina) |
| Meninggal | 29 Oktober 1838(1838-10-29) (umur 69) K.J. (10 November 1838) Poltava, Kekaisaran Rusia (kini Ukraina) |
Ivan Petrovych Kotliarevsky (bahasa Ukraina: Іван Петрович Котляревськийcode: uk is deprecated ;9 September [K.J.: 29 Agustus] 1769–10 November [K.J.: 29 Oktober] 1838) adalah seorang penulis, penyair, penulis drama dan aktivis sosial Ukraina. Ia dipandang sebagai pelopor kesusastraan Ukraina modern. Karya utamanya adalah karya puisi lelucon heroik bertajuk Eneida.
Kotliarevsky lahir pada 9 September [K.J.: 29 Agustus] 1769 di kota Poltava, Ukraina, berasal dari keluarga yang berprofesi sebagai juru tulis, Petro Kotliarevsky.[1] Keluarga Kotliarevsky termasuk ke dalam keluarga bangsawan Ukraina, tetapi tergolong tidak kaya. Keluarganya memiliki sebuah perkebunan kecil di Poltava dan sebidang tanah di dekatnya.[2] Setelah menempuh pendidikan Seminari Teologi di Poltava (1780–1789), Kotliarevsky bekerja sebagai guru privat bagi kaum bangsawan di pedesaan dan menjadi terbiasa dengan kehidupan rakyat Ukraina dan bahasa sehari-hari yang digunakan oleh para petani. Antara tahun 1796 hingga 1808, Kotliarevsky pernah berdinas di Tentara Kekaisaran Rusia dan tergabung ke dalam resimen Karabiner Siversky. Ia turut ambil bagian dalam Perang Rusia-Turki tahun 1806 hingga 1812, ketika pasukan Rusia mengepung kota Izmail. Kotliarevsky berpangkat Kapten-Staf (bahasa Rusia: штабс-капитанcode: ru is deprecated , translit. shtabs-kapitan) atau setingkat di bawah Kapten. Ia pensiun dari Angkatan Darat pada 1808, kemudian setelahnya ia menjadi wali-amanat sebuah lembaga pendidikan bagi anak-anak keluarga bangsawan miskin pada 1810. Ketika terjadi peristiwa invasi Prancis ke Rusia pada 1812, Kotliarevsky mengorganisir Resimen Kazaki Ukraina ke-5 di kota Horoshyn (Khorolsky Uyezd, Kegubernuran Poltava) dengan kondisi bahwa setelah perang usai, pasukan tersebut akan menjadi formasi militer permanen. Atas jasanya tersebut Kotliarevsky diberikan pangkat Mayor.[3]
Kotliarevsky turut serta dalam membantu kegiatan produksi panggung teater di kediaman Gubernur Jenderal Poltava dan ia merupakan pengarah artistik di Teater Bebas Poltava antara 1812 hingga 1821. Pada 1818, Kotliarevsky menjadi anggota Poltava Freemasonry Lodge Liubov do Istyny (Cinta Kebenaran) bersama dengan Vasyl Lukashevych, V. Taranovsky dan lainnya.[4][5] Kotliarevsky turut berpartisipasi dalam membebaskan Mikhail Shchepkin dari perbudakan dan memimpin beberapa lembaga filantropi sejak 1827 hingga 1835.[6] Sebelum kematiannya, Kotliarevsky membebaskan budak-budaknya dan membagikan hartanya kepada sanak saudara dan kerabatnya. Ia dimakamkan di Poltava.[7]

Kotliarevsky menulis karya puisi pertamanya saat ia masih menjadi mahasiswa di Seminari Teologi Poltava, kemudian menerbitkannya dalam almanak satir (bahasa Ukraina: Полтавська мухаcode: uk is deprecated , Poltavska mukha).[7] Ia mulai mengerjakan karya sastra yang kelak membuat dirinya terkenal, puisi ejekan heroik bertajuk Eneida (bahasa Ukraina: Енеїдаcode: uk is deprecated ) pada 1794.[8] Pada 1798, tiga bagian puisinya diterbitkan di Sankt-Peterburg tanpa seizinnya.[7] Publikasinya umumnya dipandang sebagai titik awal kesusastraan Ukraina modern, sebagaimana hal tersebut menandai awal dari penggunaan bahasa sehari-hari Ukraina sebagai bahasa sastra.[9] Bagian keempat diterbitkan pada 1809 dan bagian kelima serta keenam diselesaikan pada 1820, meskipun edisi lengkap dari karya tersebut baru diterbitkan pada 1842, setelah kematian Kotliarevsky.[8]
Eneida (Енеїда) dibangun berdasarkan tradisi parodi Aeneis karya Publius Vergilius Maro dalam kesusastraan Eropa.[8] Dalam Eneida, para pahlawan Trojan dari Aeneid berubah menjadi Kazaki Zaporizhia, sementara para dewa Olimpia, menjadi tuan tanah yang kejam.[10] Hal tersebut mencerminkan ingatan dari Sich Zaporizhia dan Hetmanat Kazaki yang baru saja hancur dan titik puncak perbudakan yang diberlakukan Rusia di Ukraina. Hal ini merupakan sindiran kelas sosial, sejak era masa lampau dan masa kini.[8] Karya ini menjadi sangat populer pada masanya dan menginspirasi sejumlah karya-karya lain yang serupa.[8] Eneida karya Kotliarevsky juga memperkenalkan syair suku kata aksen ke dalam puisi Ukraina yang menggantikan versi suku kata sebelumnya, yang dianggap kurang sesuai untuk bahasa Ukraina yang ditekankan secara acak.[11]
Dua drama karya Kotliarevsky, komedi Natalka Poltava (Natalka dari Poltava) dan vaudeville Moskal-Charivnyk (Prajurit-penyihir),[11] memainkan peranan utama dalam pengembangan teater nasional Ukraina.[8]
Pavlo Petrenko menyatakan melalui tulisannya bahwa, pandangan dunia Kotliarevsky "dibimbing oleh moral daripada kriteria sosial politik dan simpatinya terhadap kaum tani Ukraina yang tertindas secara sosial dan nasional, tunduk atas kesetiaannya pada otokrasi Tsar.[8]
Pavlo Petrenko juga menyatakan bahwa, "bukti pengaruh Kotliarevsky tidak hanya karya-karya para penerus langsungnya, seperti Hryhorii Kvitka-Osnovianenko, Taras Shevchenko, Yakiv Kukharenko, K. Topolia, Stepan Pysarevsky dan lainnya, tetapi juga dalam drama etnografi pada paruh kedua abad ke-19, juga dalam kesusastraan Rusia, karya Nikolai Gogol dan Vasilii Narezhny serta Eneida navyvarat [Parodi Eneida] oleh Anonim".[8]
Karya lengkap Kotliarevsky dipublikasikan di Kyiv pada 1952–1953 dan 1969. Pada 1952, Museum Kotliarevsky dibuka di Poltava.[8] Universitas Seni Nasional Kharkiv Kotliarevsky di Kharkiv, Ukraina, dinamai menurut namanya. Sebuah monumen yang didedikasikan untuk Kotliarevsky didirikan di Kyiv yang dirancang oleh arsitek A. Ignashchenko dan pemahat G. Kalchenko dan monumen yang dibuat di Poltava yang dirancang oleh A. Shirshov dan pemahat L. Pozen.
Beberapa stanza pertama dari Eneida, diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh Volodymyr Semenina dan dipublikasikan melalui surat kabar Ukraina-Amerika Ukrainian Weekly pada 20 Oktober 1933.[12] Namun versi lengkap dari karya tersebut, baru dipublikasikan pada 2004 oleh Melnik Bogdan Osipovich.[13][14][15]