Irving Babbitt adalah seorang akademisi dan kritikus sastra asal Amerika Serikat, yang dikenal karena perannya dalam mendirikan gerakan yang kemudian dikenal sebagai Humanisme Baru—suatu pengaruh penting dalam wacana sastra dan pemikiran konservatif antara tahun 1910 dan 1930.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Irving Babbitt | |
|---|---|
![]() | |
| Lahir | (1865-08-02)2 Agustus 1865 Dayton, Ohio, Amerika Serikat |
| Meninggal | 15 Juli 1933(1933-07-15) (umur 67) Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat |
| Pendidikan | Harvard College |
| Pekerjaan | Akademisi, kritikus sastra |
| Dikenal atas | Pendiri gerakan Humanisme Baru |
| Suami/istri | Dora May Drew (m. 2026) |
| Anak | 2 |
| Penghargaan | |
| Artikel ini adalah bagian dari seri tentang |
| Konservatisme di Amerika Serikat |
|---|
|
|
Irving Babbitt (2 Agustus 1865 – 15 Juli 1933) adalah seorang akademisi dan kritikus sastra asal Amerika Serikat, yang dikenal karena perannya dalam mendirikan gerakan yang kemudian dikenal sebagai Humanisme Baru—suatu pengaruh penting dalam wacana sastra dan pemikiran konservatif antara tahun 1910 dan 1930.
Ia merupakan seorang kritikus kebudayaan dalam tradisi Matthew Arnold serta penentang gigih romantisisme, sebagaimana diwakili dalam karya-karya Jean-Jacques Rousseau. Secara politik, ia dapat disebut, tanpa penyimpangan berarti, sebagai pengikut Aristoteles dan Edmund Burke.
Babbitt merupakan pendukung humanisme klasik namun juga menawarkan pembelaan yang ekumenis terhadap agama. Humanisme yang ia ajarkan menuntut keluasan pengetahuan terhadap berbagai tradisi moral dan keagamaan. Karyanya yang berjudul Democracy and Leadership (1924) dianggap sebagai salah satu teks klasik dalam tradisi pemikiran politik konservatif.
Irving Babbitt dikenal luas sebagai sosok yang memberikan pengaruh besar terhadap konservatisme kultural dan politik Amerika.[1]