Invasi Tentara Merah ke Georgia, juga dikenal sebagai Perang Soviet-Georgia atau invasi Soviet ke Georgia adalah kampanye militer yang dilancarkan oleh Tentara Merah Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia terhadap Republik Demokratik Georgia, yang bertujuan menjatuhkan pemerintahan Sosial-Demokrat (Menshevik) dan memasang rezim Bolshevik di Georgia. Konflik ini merupakan akibat dari kebijakan ekspansionis Soviet, yang berusaha menguasai seluruh wilayah yang telah menjadi bagian dari Kekaisaran Rusia hingga Perang Dunia I.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Invasi Tentara Merah ke Georgia | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| |||||||
| Pihak terlibat | |||||||
|
|
| ||||||
| Tokoh dan pemimpin | |||||||
|
|
| ||||||
| Kekuatan | |||||||
|
~50.000 (Tentara Merah), ~20.000 (Tentara Ketiga Turki) | ~35.000 | ||||||
| Korban | |||||||
| 5.500 tentara Soviet tewas | 3.000-7.000 tewas[1] | ||||||
Invasi Tentara Merah ke Georgia, juga dikenal sebagai Perang Soviet-Georgia[2] atau invasi Soviet ke Georgia[3] (15 Februari – 17 Maret 1921) adalah kampanye militer yang dilancarkan oleh Tentara Merah Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia terhadap Republik Demokratik Georgia, yang bertujuan menjatuhkan pemerintahan Sosial-Demokrat (Menshevik) dan memasang rezim Bolshevik di Georgia. Konflik ini merupakan akibat dari kebijakan ekspansionis Soviet, yang berusaha menguasai seluruh wilayah yang telah menjadi bagian dari Kekaisaran Rusia[4][5] hingga Perang Dunia I.